CILEGON – Kesebelasan Cilegon United (CU) mengusung misi balas dendam ketika menjamu Persis Solo pada laga lanjutan penyisihan Grup A putaran 16 besar Liga 2 Indonesia 2017. Laga sarat emosional itu akan tersaji di Stadion Krakatau Steel (KS), Cilegon, Senin (2/10) pukul 15.00 WIB.
Misi yang diusung Laskar Geger Cilegon, julukan CU, atas Persis Solo tidak lepas dari hasil negatif yang diderita tim besutan Imam Riyadi saat melawat ke Stadion Manahan yang merupakan home base Persis Solo, pada Kamis, 28 September 2017. Saat itu, Suandi cs takluk atas tim tuan rumah Persis Solo dengan skor 0-2.
Kepala Pelatih CU Imam Riyadi mengatakan, kemenangan atas Persis Solo wajib diraih timnya jika ingin tetap berada di jalur persaingan menuju putaran delapan besar. “Alhamdulillah, seluruh pemain berada dalam kondiri terbaik dan siap dimainkan. Seluruh pemain juga telah melupakan hasil negatif atas Persis Solo dan siap memberi yang terbaik untuk masyarakat Cilegon. Yang kami butuhkan hanya fokus dan konsentrasi agar bisa meraih poin sempurna atas Persis Solo. Poin penuh wajib kami amankan agar tidak terdepak di persaingan menuju delapan besar,” kata Imam kepada Radar Banten, Minggu (1/10) siang.
Imam menambahkan, kekalahan atas Persis Solo menjadi modal timnya untuk meraih kemenangan kandang. Ia megaku telah mengantongi sisi kelemahan lawan yang akan dimanfaatkan untuk membuat gol. “Setiap tim pastinya memiliki celah yang bisa dimanfaatkan untuk membuat gol. Kami telah mempelajari pola permainan Persis Solo. Kami juga sudah menyiapkan strategi apa yang harus dilakukan. Kami yakin bisa membuat suporter yang mengisi tribun bergemuruh,” ujarnya.
Sementara itu, CEO CU Yudhi Apriyanto menyatakan, Rinto Ali cs akan berjuang untuk memberikan yang terbaik. Bahkan ia optimistis CU akan memetik poin sempurna karena secara permainan CU layak diunggulkan. “Bukan kita jemawa, tapi itu yang terlihat ketika kami main di Solo. Secara permainan cukup berimbang, tapi yang membunuh permainan anak-anak adalah keputusan wasit yang banyak merugikan CU. Termasuk gol pertama tuan rumah yang seharusnya tidak sah lantaran jelas-jelas terkena offside, tapi wasit mengesahkannya,” ucapnya.
Tiga laga tersisa, yakni menjamu Persis Solo di Cilegon, menjamu PSS Sleman juga di Cilegon, dan melawat ke kandang PSPS Riau di Pekanbaru harus dimaksimalkan agar CU bisa lolos ke putaran delapan besar. “Kami tidak boleh kehilangan poin jika ingin lolos (delapan besar). Insya Allah kami akan berusaha semaksimal mungkin dan mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Cilegon,” tandas Yudhi. (Andre Ap/RBG)










