SERANG – Sopir tronton yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan bus antar kota antar provinsi dan ojek di depan kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sabtu (14/10) lalu dan menewaskan seroang balita dan ibunya sampai hari ini masih buron. Polisi pun melakukan pengejaran terhadap supir yang belum diketahui identitasnya tersebut.
Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman menjelaskan, sesaat setelah kecelakaan maut tersebut terjadi, supir tronton dengan nomor polisi B 9189 UM tersebut langsung melarikan diri.
“Untuk supir bus masih kita amankan. Sejauh ini statusnya masih sebagai saksi,” ujar Ali Rahman saat ditemui awak media di ruang kerjanya sore ini, Senin (16/10).
Selain memeriksa supir bus, polisi pun telah memeriksa dua saksi lainnya. Keduanya adalah masyarakat yang menyaksikan secara langsung kecelakaan tersebut. “Pengendara ojek jadi saksi kunci kita, tapi belum kita mintai keterangan karena sampai saat ini masih shock dengan kejadian tersebut,” ujarnya.
Dalam menggali keterangan, menurut Ali, petugas melakukannya secara hati-hati. Sisi kemanusiaan menjadi salah satu pertimbangan petugas dalam proses penggalian keterangan. “Kita hati-hati untuk gali keterangan dari korban maupun keluarga korban, proses itu kan sama dengan wawancara,” papar Ali.
Kepada awak media, Ali menegaskan, pihaknya akan menuntaskan persoalan tersebut. Saat ini barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan petugas di Mapolres Serang. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









