SERANG – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang Asep Saefudin Mustofa mengaku berat sekali memilah pemilih Pilkades serentak 2017.
Pasalnya, pekerjaan ini paling menguras tenaga pikiran dan lain sebagainya.
“Karena bisa milih, kalau sudah suket, semua harus direkam semua harus punya suket,” kata dia, di Hotel Ledian, Senin (23/10).
Ketika Suket bisa diselesaikan hingga hari pelaksanaan Pilkades. Dikatakan dia, tanggal 5 November ini ada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan, KPU Kabupaten meminta kepastian, mana menurut Disdukcapil yang boleh memilih dan mana yang dianggap tidak bisa memilih.
“Ada pemilahan, untuk pemilih ini harus lebih dari enam bulan tinggal di desa tersebut. Nah itu harus diolah lagi, kan, mana yang lebih enam bulan, mana yang dibawah,” ujarnya.
Sekira 100.000 dari 33 desa yang akan menjadi calon DPT Pilkades 2017. Dijelaskannya, ada yang sudah memiliki KTP dan sudah melakukan perekaman. Tentu saja, harus dipilah mana di bawah enam bulan dan mana yang di atas enam bulan.
“Kami ringan saja, semua dari desa, kami hanya memfasilitasi saja. Tapi tetap masalah desa, masalah kami juga,” tukasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).









