TANGERANG – Sebanyak 70 penghargaan disabet Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sejak 2014 hingga akhir Oktober tahun ini.
Ini artinya, kepemimpinan Arief diakui berbagai pihak. Mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional. Program kerja yang digulirkannya pun berdampak positif terhadap masyarakat. Bahkan, daerah lain menjadikan Kota Tangerang sebagai daerah tempat belajar.
Penghargaan yang diraih ini berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat berdasarkan hasil lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada Agustus 2017. Hasil kinerja yang dilakukan Arief mendapatkan kepuasan publik mencapai 87 persen.
Berdasarkan data yang dihimpun Bagian Humas dan Protokol Pemkot Tangerang, ke-70 penghargaan yang diraih itu antara lain, penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat nasional dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup pada 22 Desember 2014, penghargaan ASEAN Environmentally Sustainable City (ESC) Award kategori udara bersih tingkat ASEAN pada 30 Oktober 2014 dan penghargaan Adipura Kencana sebagai kota metropolitan terbersih nasional (2014).
Tahun selanjutnya, penghargaan WTP kedelapan kalinya dari Kementerian Keuangan, peringkat kedua Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) untuk kategori kota berpenduduk di atas 1 juta jiwa dari harian Kompas, penghargaan Lencana Darma Bhakti Pramuka dan penghargaan Silver Regional Marketing Award 2015, serta Adiwiyata dan PHBS Nasional.
Pada 2016, penghargaan BPOM atas kemandirian pemkot dalam memberikan terobosan inovatif menerbitkan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT), penghargaan Sindo Weekly dan Tempo Group, penghargaan Indonesia Digital Economy Award 2016 (IDEA) dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai upaya perwujudan kota cerdas. Kemudian, penghargaan BNN dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), dan penghargaan Adiwiyata dan Adipura.
Lalu, pada 2017, penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan kategori lalu lintas, penghargaan Recognation of Excellence atas keberhasilan Kota Tangerang dalam menerapkan teknologi informasi, penghargaan iNew Maker Awards 2017 sebagai kepala daerah yang menerapkan smart city, penghargaan perencanaan terbaik yang diberikan Menteri Dalam Negeri, penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2017 dari Koran Sindo, penghargaan Adipura dan Adiwiyata Mandiri, penghargaan Best Communicator 2017 kategori Walikota dari Majalah PR Indonesia dan yang terbaru adalah penghargaan kota layak pemuda dari Kemenpora.
Arief mengatakan, penghargaan yang diraih ini haruslah menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas mewujudkan kesejahteraan.
”Saya akan terus melakukan terobosan dan lompatan dalam penerapan program kerja. Sebab, pembangunan Kota Tangerang memerlukan kerja sama semua pihak dan dukungan agar mampu mewujudkan kota layak huni, layak investasi, layak dikunjungi dan kota pintar,” tandas walikota kelahiran 23 April 1977 ini. (Indra S/RBG)









