CILEGON – PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC) mewajibkan karyawannya untuk meluangkan waktunya minimal selama lima jam dalam setahun, untuk mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan. Seperti gotong royong bersama warga sekitar.
Jumat (15/12) hari ini, jajaran beserta pejabat PT KIEC mengecat Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Khairiyah II di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Camat Purwakarta Balukia Iqbal bersama Lurah Ramanuju Amin Hidayat juga turut hadir.
“Pengecetan sekolah ini merupakan bagian dari penyaluran CSR PT KIEC. Selain bersih-bersih, CSR kali ini juga memberikan bantuan berupa tower penampungan air dan perbaikan bangunan gedung atap sekolah atau eternit,” ujar Corporate Secretary PT KIEC Bunyamin Fauzi.
Bunyamin menyebut, tahun 2017 ini, pihaknya menargetkan ada delapan lokasi yang didatangi oleh jajaran PT KIEC. Dengan kegiatan saat ini berarti sudah tujuh lokasi. “Untuk lokasinya berdasarkan survey, komunikasi dengan masyarakat difasilitasi pihak kelurahan, nanti kebutuhannya apa,” ucapnya.
Ia menjelaskan kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen perusahaan kepada dunia pendidikan yang ada di Kota Cilegon. Selain itu, untuk mempererat hubungan yang harmonis antara karyawan PT KIEC dengan warga sekitarnya. “Agar karyawan ikut membaur ke lapangan atau ke lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan MDTA Al-Khairiyah II, Hikmatullah mengungkapkan sekolah yang berdiri sejak tahun 1978 itu memang memerlukan bantuan. “Di sini siswanya ada 139 orang. Alhamdulillah kita diberi bantuan dari PT KIEC yang berupa CSR. Tower air ini akan memperlancar anak-anak untuk berwudhu,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











