slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pelebaran Jalur Ciracas Mandek

Redaksi by Redaksi
23-01-2018 13:08:12
in Berita Utama, Umum
Pelebaran Jalur Ciracas Mandek

Sebuah truk besar bermuatan batu material melintasi Jalan Lingkar Selatan, Cikulur, Kota Serang, Senin (22/1). Meskipun jalur truk sudah dialihkan menuju Tol Merak-Tangerang, tetapi sejumlah truk masih melintas di jalur Ciracas ini.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang, sempat dilebarkan saat jalan ini masih ditangani Pemprov Banten. Namun, rencana pelebaran itu mandek setelah jalur Ciracas dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional yang ditangani pemerintah pusat.

Pada 2014 Pemprov Banten telah mewacanakan pelebaran jalur Ciracas mulai dari kawasan Kebonjahe-Kepandean dan Kebonjahe-Ciceri. Saat itu Pemprov menyiapkan anggaran Rp50 miliar yang masing-masing untuk Kebonjahe-Ciceri Rp20 miliar dan Kebonjahe-Kepandean Rp30 miliar.

Baca Juga :

Pengendara Tak Sabar Saat Macet di Jalur Wisata Pandeglang, Polisi Akui Banyak Sulit Diatur

Macet Parah Bojonegara–Puloampel Lumpuhkan Aktivitas, Pengendara Tertahan 3 Jam Lebih

Macet Panjang di BSD Serpong Pagi ini

Macet Panjang dari Pintu Keluar Tol Kunciran Arah Kota Tangerang

Pelebaran mandek karena ada beberapa lahan yang belum terbebaskan. Akhirnya pada 2016 jalur Ciracas dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional. Selain pelebaran jalan, jalan sepanjang Kebonjahe-Kepandean juga akan dilebarkan empat jembatan dari tujuh meter menjadi 14 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang M Ridwan mengatakan, sebelum ada pelimpahan kewenangan jalur Ciracas ke pemerintah pusat, Pemprov Banten baru melakukan pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Letnan Jidun saja. Belum semua jalur Ciracas dilebarkan karena keburu jalur ini dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional. “Kemungkinan rencana itu (pelebaran jalan-red) akan dilanjutkan oleh Satker (Satker Pengelola Jalan Nasional Wilayah I-red),” tuturnya.

Ridwan mengaku sudah berkomunikasi dengan Satker Pengelola Jalan Nasional Wilayah I. Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, pembangunan Jalur Ciracas diprogramkan tahun 2018. Saat ini masih menunggu proses administrasi.

Diungkapkan, pembangunan ruas jalan yang meliputi tiga kelurahan itu yakni Kelurahan Lontar Baru, Kelurahan Serang, dan Kelurahan Cipare akan dilakukan secara betonisasi dan hotmix.

“Namun, karena melihat kondisi saat ini (jalan rusak-red), Satker melakukan perbaikan dulu yang mudah-mudahan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sebelum diperbaiki,” ujarnya kepada Radar Banten melalui telepon genggam, Senin (22/1).

Kata dia, pihaknya mengusulkan agar pembangunan jalan itu satu paket dengan drainase maupun trotoarnya. Lantaran, jalur Ciracas saat ini bukan lagi menjadi jalan alternatif bagi masyarakat Kota Serang, tapi sudah merupakan jalan utama.

Hal serupa disampaikan Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah. Orang nomor satu di legislator Banten ini menilai perlu betonisasi yang ditunjang dengan drainase dan pembatasan tonase di jalur Ciracas.

Asep mengatakan, perbaikan jalur Ciracas tidak bisa setengah-setengah. Tidak cukup hanya ditambal sulam saja dalam perbaikannya. Menurutnya, masalah jalan bukan hanya karena konstruksi jalannya yang kurang baik. Penunjang seperti drainase dan ukuran kendaraan yang lewat juga menjadi bagian yang memperparah kondisi jalan. “Jalan lingkar selatan atau dikenal Ciracas itu tidak hanya kurang matangnya di sisi konstruksi, yang kedua adalah tidak ada ukuran tonase kendaraan yang lewat di situ,” katanya kepada Radar Banten di gedung DPRD Banten.

Jalan aspal hotmix tidak bisa menahan beban kendaraan yang melebihi tonase. Terlebih, di musim pengujan seperti ini. “Hotmix ini kan musuhnya air. Persoalannya, air itu bisa mengendap ke situ atau tidak tersalurkan karena drainase di sekitar jalan juga tidak ada,” sambung Asep.

Pemeliharaan yang dilakukan pihak terkait percuma selama penunjang jalan tidak diperhatikan secara keseluruhan. “Satker kan orang-orang yang paham membuat jalan yang benar, sehebat apa pun Satker membuat jalan yang bagus tanpa ditunjang oleh drainase yang memadai ya akan rusak lagi,” katanya.

Selain betonisasi dan perbaikan drainase sepanjang jalur Ciracas, Ketua DPD PDIP Banten ini menyarankan agar semua pihak ikut berkontribusi. Satker melakukan betonisasi jalan dan perbaikan drainase dan Dinas Perhubungan berwenang mengatur lalu lintas agar tidak ada kendaraan yang over muatan. “Selama kepentingan jalan tidak terpenuhi ya selamanya akan seperti itu,” katanya.

Sementara itu, sejumlah kendaraan overtonase masih ditemukan melintas di jalur Ciracas ini. Padahal Satker sudah memberikan teguran agar kendaraan overtonase yang mengangkut bahan material proyek Bendang Sindangheula itu tidak melewati jalur ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) 1 Banten pada Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rozatul Farid membenarkan masih ada kendaraan overtonase yang melalui jalur Ciracas. Padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi agar kendaran yang melebihi tonase tidak melintas di jalan tersebut. “Memang masih ada (kendaraan material-red) yang melintas. Tapi jumlahnya sudah berkurang,” ujarnya kepada Radar Banten saat ditemui di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang.

Kata dia, jalan yang baru setahun menjadi kewenangan pemerintah pusat ini memiliki kapasitas maksimal delapan ton. Ia mengaku untuk sekelas dum truck memang jalan masih kuat jika sesuai kapasitas. Namun, ia menyayangkan kalau ada kendaraan tronton yang melintas. “Kalau dum truck itu delapan ton. Kalau tronton lebih dari 30 ton. Tapi memang yang biasa lewat itu tronton,” katanya.

Kendati demikian, Farid mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan polisi untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang melebihi tonase di jalur Ciracas. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan Satlantas dan bersedia melakukan tilang jika ditemukan kendaraan (overtonase-red) yang melintas di jalur tersebut,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Proyek Bendung Sindangheula Yudi mengaku mendengar pengalihan rute truk ke jalur Tol Serang Timur, Pakupatan dan Palima. “Alhamdulillah. Semoga perbaikannya (jalan-red) lancar,” katanya.

Mengenai masih ada truk yang masih melintas di jalur Ciracas itu Yudi mengaku, menyerahkan sepenuhnya dan menjadi tanggung jawab supplier. “Biar jadi risiko mereka, Mas,” paparnya.

Ia mengaku sudah memberikan larangan agar kendaraan pengangkut bahan material untuk proyek Bendung Sindangheula tersebut tidak melintas di jalan yang tidak sesuai dengan kelasnya. Namun saat disinggung apakah jalan Ciracas masuk atau tidak. Yudi berdalih larangan dimaksud tidak spesifik hanya pada satu ruas saja. “Kita tidak spesifik hanya ke satu ruas tapi lebih ke kelasnya,” ungkapnya.

Mengenai, langkah Satker PJN  Banten I yang berkerja sama dengan kepolisian untuk menertibkan kendaraan overtonase, Yudi mengaku setuju dengan langkah tersebut. “Setuju Mas,” tandasnya. (Supriyono-Rostinah-Fauzan D/RBG)

Tags: jalan macetmacet
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pasokan Menurun, Harga Beras di Cilegon Kian Melambung

Next Post

Pelaku Teror Bom Polsek Tanara Berhasil Diciduk

Related Posts

Pengendara Tak Sabar Saat Macet di Jalur Wisata Pandeglang, Polisi Akui Banyak Sulit Diatur
Berita Utama

Pengendara Tak Sabar Saat Macet di Jalur Wisata Pandeglang, Polisi Akui Banyak Sulit Diatur

by Moch. Madani Prasetia
Senin, 23 Maret 2026 19:07

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satlantas Polres Pandeglang mengakui masih banyak pengendara yang sulit diatur saat petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas...

Read moreDetails

Macet Parah Bojonegara–Puloampel Lumpuhkan Aktivitas, Pengendara Tertahan 3 Jam Lebih

Macet Panjang di BSD Serpong Pagi ini

Macet Panjang dari Pintu Keluar Tol Kunciran Arah Kota Tangerang

Kerap Macet, Forum HRD Desak Percepatan Pelebaran Jalan Bojonegara–Puloampel

Hindari Macet Parah di Tol Jakarta-Merak, Ini Jalur Alternatif yang Tersedia

Volume Kendaraan di Jalur Wisata Anyar-Cinangka Meningkat 80 Persen Saat Libur Tahun Baru 2026

Jalur Wisata Pantai Anyar–Cinangka Macet, Polisi Berlakukan Sistem One Way

Arus Lalu Lintas Lumpuh 1,7 Km di Raya Cadas–Sepatan Sore Ini

Hindari Jalan Cadas–Kukun, Lalu Lintas Padat Akibat Penumpukan Kendaraan Sore Hari

Next Post
Pelaku Teror Bom Polsek Tanara Berhasil Diciduk

Pelaku Teror Bom Polsek Tanara Berhasil Diciduk

KPU Kerahkan 10.450 Petugas Coklit

Pendaftaran Calon Anggota Polri Dibuka Sekitar Maret

Pendaftaran Calon Anggota Polri Dibuka Sekitar Maret

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

Rabu, 10 Juni 2026 20:50
Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Rabu, 10 Juni 2026 18:55
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Rabu, 10 Juni 2026 17:46
RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

Rabu, 10 Juni 2026 17:38
Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Rabu, 10 Juni 2026 17:00
Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Rabu, 10 Juni 2026 16:35
Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

Rabu, 10 Juni 2026 20:50
Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Rabu, 10 Juni 2026 18:55
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Serang Ditetapkan

Rabu, 10 Juni 2026 17:46
RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

RSUD Tigaraksa Bareng PMI Gelar Donor Darah Rutin

Rabu, 10 Juni 2026 17:38
Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Binus School Serpong Gandeng Damai Indah Golf Kembangkan Bakat Siswa Lewat Ekskul Golf

Rabu, 10 Juni 2026 17:00
Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Warga Urus Sertipikat Tanah Tanpa Perantara

Rabu, 10 Juni 2026 16:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Pemakaman Tangsel

Disperkimta Jelaskan Mekanisme Layanan Pemakaman di Tangsel

by Agung S Pambudi
Rabu, 10 Juni 2026 20:50

TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan...

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

Pertagas Salurkan Mesin Cultivator untuk Dukung Ketahanan Pangan di Pamulang

by Syaiful Adha
Rabu, 10 Juni 2026 18:55

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan mesin cultivator kepada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Flamboyan dan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak