SERANG – Gara-gara spirtus terlempar secara tak sengaja, bengkel dan satu rumah toko (ruko) di Kampung Ranca Kuda, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun kerugian yang harus ditanggung kedua pemilik bangunan ini mencapai Rp 40 juta.
Kapolsek Kopo, AKP Maryadi membenarkan jika kebakaran disebabkan karena kalalaian dari penambal ban yang mencoba menambahkan cairan spirtus ke mangkok pembakaran yang masih ada apinya. Kapolsek menambahkan tidak ada korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
“Penyebabnya diduga karena kelalaia dari penambal ban,” ungkapnya melalui telepon seluler, Senin (5/3).
Musibah kebakaran bengkel dan ruko ini terjadi Minggu (4/3) sore lalu. Sebelum terjadi kebakaran Jumadi (55) penambal ban sedang menambal ban sepeda motor. Melihat tambalan ban kurang matang, Jumadi mencoba menambahkan cairan spirtus ke dalam mangkuk pengapian untuk melanjutkan penambalan.
Begitu cairan spirtus dalam botol plastik disemprotkan ke dalam mangkok pembakaran, sisa api yang ada dalam mangkok seketika menyambar. Begitu api menyambar, Jumadi kaget dan reflek melempar botol berisi cairan spirtus yang dipegangnya. Begitu terlempar, botol plastik itu membentur tiang.
Sial, pantulan botol spirtus ini jatuh dimana salah seorang anak korban bernama Adam sedang memindahkan bensin ke botol eceran. Akibatnya api dari botol spirtus ini langsung menyambar bensin. Beruntung, Adam dapat menghindari kobaran api.
Dibantu warga setempat, korban berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Hanya saja, kobaran api terus membesar sulit dipadamkan dan terus merembet mambakar ruko yang menjual kulit jok motor. Kebakaran baru dapat diatasi setelah warga mendatangkan kendaraan tangki penyiram tanaman milik PT Citra Raya Maja. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










