slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Pemerintahan

Anggaran Pemprov Banten Rp9,4 Triliun Mengendap

Aas Arbi by Aas Arbi
02-04-2018 12:07:08
in Pemerintahan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy sepertinya harus berpikir lebih keras. Upayanya untuk melakukan percepatan pembangunan tidak berjalan mulus seperti yang diinginkan. Selain realisasi capaian serapan triwulan I APBD tahun anggaran 2018 yang belum memenuhi target, prioritas programnya juga belum banyak terealisasi.

Memasuki evaluasi capaian realisasi triwulan I tahun anggaran 2018, dari target 15 persen Pemprov hanya bisa merealisasikan sebesar 8,5 persen atau sebesar Rp875,5 miliar dari total APBD sebesar Rp10,3 triliun. Itu artinya, masih ada Rp9,42 triliun anggaran mengendap atau belum bisa digunakan.

Baca Juga :

Serapan Anggaran di Bawah Target, WH: Wajar Serapan Rendah

Soal Anggaran Rp9,42 Triliun Mengendap, Ketua DPRD Banten: Perlu Evaluasi Secara Menyeluruh

Realisasi ini jauh jika dibandingkan dengan serapan triwulan I pada ABPD dua tahun sebelumnya. Pada 2016, Pemprov Banten bisa merealisasikan anggarannya di triwulan I sebesar 30 persen. Sedangkan pada 2017 realisasinya sebesar 20 persen.

Saat dikonfirmasi Radar Banten, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Nandy Mulya S membenarkan realiasi tersebut. Hingga evaluasi terakhir, Jumat (30/3) belum tercapai target 15 persen. “Realisasi keuangan 8,5 persen, sedangkan realisasi fisik lebih besar dari keuangan. Datanya ada di Karo Adpem (Kepala Biro Administrasi Pembangunan Banten, Mahdani-red),” ujar melalui pesan singkat, Minggu (1/4).

Namun, Nandy tidak menjelaskan detil masalahnya. Bahkan, saat ditanya mengenai catatan atas evaluasi serapan tersebut. “Evaluasi tupoksi (kewenangan-red) Adpem,” singkatnya.

Kepala Biro Adpem Mahdani saat ditemui di halaman Pendopo Gubernur Banten, Selasa (27/3), tidak mengelak jika realisasi anggaran belum sampai 15 persen. Ia mengaku, penggunaan anggaran triwulan I sudah distop per 23 Februari. Kata dia, hitungan hingga Februari baru terealisasi tujuh persen. Menurutnya, belum tercapainya realisasi target 15 persen karena di triwulan I pihaknya baru menyiapkan segala bentuk administrasinya.

“Itulan baru persiapan SK-SK (Surat Keputusan) dulu, praktis belum jalan. Januari kan baru tunda (tunjangan daerah) dan yang rutin,” katanya.

Lambatnya realisasi anggaran dan fisik triwulan I tidak dipungkiri jika salah satu penyebabnya lambatnya lelang khususnya pada pembangunan fisik yang memerlukan anggaran besar. “Kalau fisik yang gede kan di akhir, kalau proses lelang terus. Kalau target awal kecil dulu. Rutinitas yang keluar baru tunda sama gaji, sedangkan yang lain hanya rapat-rapat, makan minum doang,” kata Mahdani.

Namun demikian, Mahdani meyakini jika di triwulan II dan III realisasi akan jauh lebih besar. “Sampai dengan sekarang paket yang masuk ULP ada 232, dan yang sudah ada pemenangnya sekitar 42, sisanya masih proses. Ada yang sudah ditender, ada juga yang masih verifikasi kelengkapan dokumen,” ujarnya.

Ia mengaku, dari paket pengadaan sebanyak enam ribu lebih pada APBD Banten, tidak semuanya masuk dalam ULP. Kebanyakan paket dilakukan oleh OPD. “Kontrak di bawah Rp50 juta paket pengawasan dan barjas (barang jasa) di bawah Rp200 juta dilaksanakan oleh OPD dengan cara PL (penunjukan langsung-red),” ujarnya.

Selain serapan anggaran, prioritas program yang digulirkan Pemprov Banten belum ada yang terealisasi. Misalnya prioritas program pembangunan infrastruktur revitalisasi Kawasan Banten Lama. Agenda yang digadang-gadang sebagai langkah memperbaiki wajah ikon wisata di Banten ini semestinya sudah berjalan per Maret ini. Namun, karena terkendala lelang, program tersebut tidak kunjung direalisasi.

Dalam beberapa kesempatan berbincang dengan wartawan, Gubernur Wahidin Halim enggan berkomentar saat ditanya realiasi program selama sepuluh bulan kepemimpinannya. “Jangan tagih saya sepuluh bulan, tapi nanti setelah lima tahun,” katanya.

Di sisi lain, ia selalu mewanti-wanti segera merealiasikan programnya sesuai dengan jadwal kegiatan yang sudah ditentukan. Bahkan, ia kerap melontarkan nada ancaman akan mengganti aparaturnya yang dinilainya lamban melaksanakan program. “Harus segera dilaksanakan. Kita minta tanggung jawab OPD-nya. Sudah saya marahin,” ujarnya. ken/air/alt/ags/RBG)

Tags: APBD Banten 2018
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Daerah Urban, Cilegon Waspada Narkoba

Next Post

Uang Kas Rp 1,8 Miliar Dibobol, Kejari Serang Usut LKM Ciomas

Related Posts

Serapan Anggaran di Bawah Target, WH: Wajar Serapan Rendah
Berita Utama

Serapan Anggaran di Bawah Target, WH: Wajar Serapan Rendah

by Redaksi
Selasa, 3 April 2018 10:07

SERANG - Meski serapan anggaran triwulan I APBD Banten tahun anggaran 2018 di bawah target realisasi 15 persen, namun Gubernur...

Read moreDetails

Soal Anggaran Rp9,42 Triliun Mengendap, Ketua DPRD Banten: Perlu Evaluasi Secara Menyeluruh

Next Post
Uang Kas Rp 1,8 Miliar Dibobol, Kejari Serang Usut LKM Ciomas

Uang Kas Rp 1,8 Miliar Dibobol, Kejari Serang Usut LKM Ciomas

PDIP Restui Bambang Djanoko Maju di Pilkada Kota Serang 2018

Soal Anggaran Rp9,42 Triliun Mengendap, Ketua DPRD Banten: Perlu Evaluasi Secara Menyeluruh

Awarding Night Zetizen Icon Radar Banten 2K18, Woow Seru…

Awarding Night Zetizen Icon Radar Banten 2K18, Woow Seru…

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

Rabu, 22 April 2026 17:41
Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 17:35
Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Rabu, 22 April 2026 17:28
Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Rabu, 22 April 2026 17:15
Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Rabu, 22 April 2026 17:09
Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Rabu, 22 April 2026 17:03
BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

Rabu, 22 April 2026 17:41
Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 17:35
Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Rabu, 22 April 2026 17:28
Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Rabu, 22 April 2026 17:15
Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Rabu, 22 April 2026 17:09
Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Rabu, 22 April 2026 17:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

by Yusuf Permana
Rabu, 22 April 2026 17:41

Albertus Doni Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, menjelaskan penyebab penutupan 20 SPPG di Banten. (Foto: Yusuf)

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

by Syaiful Adha
Rabu, 22 April 2026 17:35

Alfamidi dengan Program Alfability-nya untuk memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. (Foto: Alfamidi)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak