slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tekan Risiko Usaha Tani Padi, Petani Diimbau Ikut Asuransi

Redaksi by Redaksi
05-07-2018 12:29:43
in Berita Utama, Umum
Petani Patia Khawatirkan Sungai Cilemer Meluap

Sejumlah petani menanam padi di areal persawahan blok Cukang Bangkong, Desa Ciawi, Kecamatan Patia, Selasa (10/4).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mengimbau kepada petani di Banten untuk ikut program asuransi usaha tani padi (AUTP). Program tersebut bertujuan untuk menekan risiko usaha tani padi.

“Asuransi ini merupakan program Kementerian Pertanian, yang bisa diikuti oleh petani atau buruh tani yang membudidayakan padi. Pemerintah menggandeng salah satu perusahaan BUMN, PT Asuransi Jasa Indonesia (AJI) sebagai pelaksananya,” kata Kepala Distan Banten, Agus M Tauchid kepada Radar Banten, Rabu (4/7).

Baca Juga :

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

Tahap I Bedah Rumah Tangsel Rampung Akhir Juni, 186 Unit Capai Progres 100 Persen

Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Rumah Sakit SHL Sudah Punya IPAL Tipe C

Menurut Agus, besaran premi yang harus dibayar oleh peserta terbilang murah yakni Rp36.000 per hektare dalam satu kali musim tanam dengan nilai pertanggungan hingga Rp6 juta. Besaran nilai asuransi proposional dengan luas tanam, misalnya untuk lahan setengah hektare membayar setengahnya dan mendapatkan pertanggungan setengahnya juga.

Biaya asuransi menjadi murah karena pemerintah mensubsidi premi 80 persen dari total premi yang harus dibayar. “Kalaupun gagal panen, kami juga sudah mengantisipasi melalui langkah-langkah pelindung, salah satunya melalui AUTP. Jaminannya kalau gagal panen itu Rp4 sampai Rp6 juta, apakah itu gagal panen akibat hama penyakit atau lain sebagainya,” ungkapnya.

Selain menyarankan petani ikut asuransi, Distan juga mengimbau petani untuk menggilir penanaman varietas padi di musim kedua tanam atau musim kemarau. Hal itu perlu dilakukan sebagai antisipasi serangan hama penyakit padi. Dikatakan Agus, setiap musim memiliki potensi hama penyakit padi yang berbeda. Oleh karenanya, alangkah baiknya perlakukan penanaman padi bisa disesuaikan dengan musimnya. Salah satu caranya dengan menggilir varietas yang ditanam. “Harus ada pergiliran varietas, menanam jenis benih padi yang sesuai dengan musimnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini para petani Banten cenderung lebih menyukai varietas Ciherang dan IR 64. Alasannya, varietas tersebut lebih mendapat respons dari pengusaha penggilingan padi. Padahal, varietas tersebut terbilang sudah tua sehingga rentan terhadap hama penyakit. “Contoh kasus di Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yang terserang hama penyakit. Tapi Alhamdulillah setelah tim dari kami turun bisa diatasi,” katanya.

Jika saat ini memasuki musim kemarau, maka varietas yang lebih cocok ditanam Situbagendit. Selain itu bisa juga digunakan varietas Inpari 33 yang tahan terhadap serangan hama penyakit wereng batang coklat (WBC). “Jika seperti pertanaman musim ke dua, musim kemarau, ada baiknya pakai Situbagendit yang tahan terhadap kekeringan. Bisa juga misalnya yang tahan sekali terhadap wereng seperti Inpari 33,” ungkapnya.

Terpisah, Gubernur Wahidin Halim meminta kepada ilmuan pertanian untuk ikut membuka lahan mengembangkan pertanian dan kesejahteraan petani. Hal itu disampaikan WH mengingat kebanyakan ilmuan pertanian yang hanya sebatas mengajar ilmu yang dimiliki tanpa memiliki lahan untuk digarap. “Makanya saya minta para ilmuan pertanian, mari kita buka lahan,” ujar Wahidin saat membuka Seminar Nasional dan Rapat Tahunan Dekan (SEMIRATA) Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS – PTN) bidang pertanian wilayah barat di Hotel Horison Ultima Ratu, Rabu (4/7).

Senada dengan Gubernur, Ketua BKS – PTN Wilayah Barat Agus Sabti mengajak perguruan tinggi untuk mengembangkan pengetahuan dan kreativitasnya di bidang pertanian, untuk generasi selanjutnya sehingga kedaulatan pangan bisa nyata dirasakan.

“Bagaimana peran perguruan tinggi mampu mentransfer pengetahuan dan kreativitas bagi generasi ke depan. Target kita bagaimana kedaulatan pangan tidak hanya sebagai simbolis, tapi bisa kita wujudkan,” ujarnya. (Deni S/RBG)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ditahan Semalam Demi Hukum

Next Post

Tim Vera-Nurhasan Minta Tunda Pleno KPU

Related Posts

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji
Kabupaten Serang

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 25 Juni 2026 15:53

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serang dipastikan akan berhenti beroperasi sementara pada masa libur sekolah selama...

Read moreDetails

Tahap I Bedah Rumah Tangsel Rampung Akhir Juni, 186 Unit Capai Progres 100 Persen

Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Rumah Sakit SHL Sudah Punya IPAL Tipe C

Masih Ada 1.090 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Serang

Pemkot Serang Salurkan 600 Paket Sembako kepada Anak Yatim

KPK Awasi Pengadaan Barang dan Jasa Program Prioritas Banten

Densus 88 Gandeng Pemkot Cilegon Perkuat Benteng Lawan Radikalisme

Pamulang Jadi Kecamatan Pertama di Tangsel Raih 100 Persen RW Bebas Jentik

Urus Sertipikat Secara Mandiri, Kantor Pertanahan Kota Serang Ajak Masyarakat Cegah Pungli

Next Post
Pilkada Kota Serang: Syafrudin-Subadri Unggul Tipis

Tim Vera-Nurhasan Minta Tunda Pleno KPU

TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Syahrini Jebloskan Dua Haters ke Penjara

Syahrini Jebloskan Dua Haters ke Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

Kamis, 25 Juni 2026 15:53
Bedah Rumah Tangsel

Tahap I Bedah Rumah Tangsel Rampung Akhir Juni, 186 Unit Capai Progres 100 Persen

Kamis, 25 Juni 2026 15:47
Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Kamis, 25 Juni 2026 15:44
kesehatan Pandeglang

Rumah Sakit SHL Sudah Punya IPAL Tipe C

Kamis, 25 Juni 2026 15:37
Kawasan Kumuh Kabupaten Serang

Masih Ada 1.090 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Serang

Kamis, 25 Juni 2026 15:32
Pemkot Serang Salurkan 600 Paket Sembako kepada Anak Yatim

Pemkot Serang Salurkan 600 Paket Sembako kepada Anak Yatim

Kamis, 25 Juni 2026 15:29
MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

Kamis, 25 Juni 2026 15:53
Bedah Rumah Tangsel

Tahap I Bedah Rumah Tangsel Rampung Akhir Juni, 186 Unit Capai Progres 100 Persen

Kamis, 25 Juni 2026 15:47
Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Mediasi Kasus Dugaan PHK Sepihak Eks Karyawan Semen Jakarta Belum Temui Titik Terang

Kamis, 25 Juni 2026 15:44
kesehatan Pandeglang

Rumah Sakit SHL Sudah Punya IPAL Tipe C

Kamis, 25 Juni 2026 15:37
Kawasan Kumuh Kabupaten Serang

Masih Ada 1.090 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Serang

Kamis, 25 Juni 2026 15:32
Pemkot Serang Salurkan 600 Paket Sembako kepada Anak Yatim

Pemkot Serang Salurkan 600 Paket Sembako kepada Anak Yatim

Kamis, 25 Juni 2026 15:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

MBG Berhenti Beroperasi Libur Sekolah, Pegawai SPPG Tetap Terima Gaji

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 25 Juni 2026 15:53

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serang dipastikan akan berhenti beroperasi sementara pada masa libur sekolah selama...

Bedah Rumah Tangsel

Tahap I Bedah Rumah Tangsel Rampung Akhir Juni, 186 Unit Capai Progres 100 Persen

by Agung S Pambudi
Kamis, 25 Juni 2026 15:47

TANGSEL,RADARBANTEN- Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak