slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Bermuara ke Yang Besar Juga

Aas Arbi by Aas Arbi
20-07-2018 06:55:28
in Catatan Dahlan Iskan
Problem Bule Baca Disway
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Muara persewaan sepeda ini akhirnya konglomerat juga.

Tapi lihatlah riwayat lahirnya: Lima mahasiswa punya hobi yang sama: bersepeda. Mereka pun membuat klub sepeda. Di Beijing. Mereka memang lagi kuliah di program bisnis di Beijing University. Yang sering mendapat gelar informal sebagai ‘Harvardnya Tiongkok’.

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Ketua klub sepeda itu bernama Dai Wei. Kelahiran tahun 1991. Asal: provinsi miskin Anhui. Begitu lulus tahun 2013 Dai Wei harus ai guo: mengabdi di pedalaman. Mengajar matematika di pedesaan provinsi terpencil: Qinghai. Saya bisa membayangkan terpencilnya provinsi ini karena sudah tiga kali ke Qinghai.

Setahun di Qinghai ia ambil master di universitas yang sama. Belum lagi lulus, lima mahasiswa ini merumuskan gagasan: bisnis persewaan sepeda. Kecil-kecilan. Khusus untuk turis. Dan untuk lingkungan kampus.

Mereka pun mulai mencari dukungan dana. Sasaran pertamanya adalah: ikatan alumni program bisnis di universitas itu. Yang memang punya dana khusus: untuk mahasiwanya yang serius ingin memulai bisnis.

Dana itu cukup untuk membeli sepeda sebanyak 2.000 roda. (Di Tiongkok satuan untuk sepeda adalah ‘liang’ bukan ‘buah’).

Mereka mendirikan perusahaan: OfO. Pilihan nama itu terinspisari dari imajinasi: tiga huruf itu mirip sketsa orang naik sepeda. OfO ternyata laris. Selama setahun itu penggunanya sudah 20.000.

Tentu dana pertama tadi tidak cukup. Untuk mendukung gairah dan ambisi mereka. Dicarilah dana dari perusahaan besar. Mereka incar perusahaan yang menyukai teknologi.

Yang merespons ternyata perusahaan telepon Xiaomi. Dan satu perusahaan lagi bernama Didi (baca: Titi). Didi adalah perusahaan yang berhasil mematikan Uber di Tiongkok. Dengan cara membelinya. Dan menguburkan nama Uber di kuburan abadi.

Dari dua perusahaan itu Dai Wei mendapat dukungan dana USD 130 juta. Atau sekitar Rp 150 miliar. Begitu mudahnya cari dana. Untuk ide yang hebat. Untuk langkah kecil yang sudah nyata.

Mulailah OfO ngetop. Bisa membuka persewaan sepeda di mana-mana. Warna kuning tiba-tiba memenuhi trotoar setiap kota.

OfO pun memasuki tahap yang disebut ‘growing pain’. Sakit akibat pertumbuhan. Sakitnya pun berat. Karena pertumbuhannya terlalu cepat. Artinya: OfO perlu dana yang lebih besar.

Didi berani menyuntikkan dana lagi. Lebih besar: USD 450 juta. Hampir Rp 600 miliar. Bersama perusahaan Russia, Digital Sky Tech.

Grup Alibaba giliran tergiur. Ikut suntikkan dana USD 700 juta. Dan tahun ini Alibaba kembali menginjeksi lagi. Lebih besar lagi: USD 866 juta.

Perkembangan OfO memang menjadi luar biasa. Persewaan sepeda ini sudah beroperasi di 250 kota. Di 22 negara. Waktu di Dallas, Texas, bulan lalu saya kaget: ada OfO juga di sana. Waktu ke St Louis, Missouri, juga ketemu OfO.

Total OfO sudah memiliki sepeda sebanyak 10 juta liang.

Bermula dari ide lima mahasiswa. Hanya dalam lima tahun. Dari hobi bersepeda. Bisa memiliki perusahaan raksasa. Senilai Rp 14 triliun. Bisnisnya pun sepele: persewaan sepeda.

Memang sukses OfO menggeret banyak follower. Puluhan perusahaan lahir. Ikuti jejak OfO. Ada yang bertahan, ada yang langsung mati.

Mobike, yang sepedanya warna Manchester City, tergolong sukses juga: punya 9 juta sepeda. Beroperasi di 200 kota. Di 18 negara.

Tapi banyak juga yang mati. WukangBike hanya berumur 6 bulan. Beroperasinya di kota Chongqing: kota besar di bagian tengah Tiongkok. Yang penduduknya 50 juta. Yang umumnya lebih miskin dari wilayah Tiongkok timur.

Ditemukanlah penyebabnya: 90 persen sepedanya hilang!

Bukan berarti OfO atau Mobike tidak pernah kehilangan sepeda. Tahun lalu diadakan pencarian sepeda di sungai Mutiara. Yang melintasi kota Guangzhou. Hasilnya lumayan: 3.000 sepeda berhasil diangkat dari sungai. Rupanya tidak ada ikan yang berani memakannya.

Persewaan sepeda telah menjadi kisah sukses. Meski belum satu pun yang berhasil laba. Suksesnya masih di tahap ini: siapa yang meruginya paling besar dialah yang disebut paling sukses.

Tapi lima mahasiswa ini telah bisa mengubah kata mobil menjadi sepeda. Awalnya mereka tidak mungkin mampu membeli mobil. Cita-cita awal mereka hanyalah: bagaimana bisa menghubungkan mobil dengan mobil. Melalui sepeda. Sejauh-jauh mobil dikendara harus ada sepeda untuk jarak dekatnya.

Final persaingan sepeda sewaan nanti: tim Alibaba vs tim Tencent. Rasanya seperti itu. Kecil kemungkinan melesetnya. Dua konglomerat terbesar di Tiongkok itu sedang berada di perempat final. OfO akan dibeckingi Alibaba dan Mobike didukung Tencent.

Dunia modern kian bermuara ke yang besar-besar saja. Atau sekalian yang kecil-kecil saja. Tidak adakah tempat bagi yang sedang-sedang saja?(dis)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cristiano Ronaldo Libur Lebih Lama

Next Post

Perserang Taklukkan Semen Padang 1-0

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Perserang Taklukkan Semen Padang 1-0

Perserang Taklukkan Semen Padang 1-0

Dian Sastrowardoyo Paling Suka Makan Tengkleng

Dian Sastrowardoyo Paling Suka Makan Tengkleng

Penemuan Tas Dikira Bom, Warga Gerem Geger

Penemuan Tas Dikira Bom, Warga Gerem Geger

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

Senin, 25 Mei 2026 22:08
Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

Senin, 25 Mei 2026 21:57
Ledakan PT MCCI Cilegon

DPRD Cilegon Minta DLH Turun Tangan Terkait Dugaan Insiden Ledakan di PT MCCI

Senin, 25 Mei 2026 21:27
Ledakan PT MCCI Cilegon

Insiden Ledakan di PT MCCI Cilegon, Ini Penjelasan Pihak Perusahaan

Senin, 25 Mei 2026 21:16
Kenyamanan investasi cilegon

Wawalkot Terima Kunjungan Investor Jepang di Cilegon, Tawarkan Kenyamanan Investasi

Senin, 25 Mei 2026 21:09
Sengketa lahan kadu jaya

PN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer Terkait Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 20:48
Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

Senin, 25 Mei 2026 22:08
Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

Senin, 25 Mei 2026 21:57
Ledakan PT MCCI Cilegon

DPRD Cilegon Minta DLH Turun Tangan Terkait Dugaan Insiden Ledakan di PT MCCI

Senin, 25 Mei 2026 21:27
Ledakan PT MCCI Cilegon

Insiden Ledakan di PT MCCI Cilegon, Ini Penjelasan Pihak Perusahaan

Senin, 25 Mei 2026 21:16
Kenyamanan investasi cilegon

Wawalkot Terima Kunjungan Investor Jepang di Cilegon, Tawarkan Kenyamanan Investasi

Senin, 25 Mei 2026 21:09
Sengketa lahan kadu jaya

PN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer Terkait Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 20:48

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

by Yusuf Permana
Senin, 25 Mei 2026 22:08

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID  – Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah...

Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 25 Mei 2026 21:57

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang disuspand buntut adanya dugaan kasus keracunan masal...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak