CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Enam perusahaan asal Jepang melakukan kunjungan ke kawasan industri milik PT Krakatau Steel Industri (PT KSI), Senin 25 Mei 2026.
Usai meninjau kawasan industri, rombongan calon investor melanjutkan agenda ke Aula Setda Kota Cilegon untuk mendengarkan pemaparan terkait potensi investasi dan industri di Kota Baja.
Dalam kegiatan tersebut, para calon investor menerima presentasi dari Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, perwakilan PT PCM, serta Kepala Baperida Kota Cilegon Achmad Junaedi.
Usai kegiatan, Fajar Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan perusahaan asal Jepang tersebut.
Ia menyebut, kunjungan itu menjadi awal yang baik dalam membuka peluang investasi di Kota Cilegon.
“Kami ucapkan terima kasih atas rombongan dari Jepang. Ada enam perusahaan yang hadir,” katanya kepada awak media.
Meski demikian, Fajar menegaskan bahwa rombongan yang datang masih berstatus calon investor dan belum melakukan penanaman modal secara langsung di Kota Cilegon.
“Sebenarnya belum investor, baru calon investor. Mudah-mudahan jadi investor,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut berawal dari hubungan kerja sama yang telah dibangun Pemerintah Kota Cilegon dengan perusahaan Jepang, yakni PT Kyotsu, khususnya dalam rencana kerja sama tenaga kerja ke Jepang.
“Ini mengawali dari hubungan baik kami dengan PT Kyotsu yang akan rencana kerja sama tenaga kerja ke Jepang. Alhamdulillah dia membawa tamu sesama industri dari sana dan sempat ke kawasan industri,” ucapnya.
Fajar mengatakan, dalam kesempatan itu pihaknya memperkenalkan Kota Cilegon sebagai kota industri yang siap mendukung ekspansi bisnis perusahaan asing.
“Saya pribadi mengenalkan bahwa Cilegon adalah kota industri. Kalau di sana membutuhkan ekspansi diversifikasi, kami siap,” katanya.
Ia menilai, hal utama yang ditawarkan Pemerintah Kota Cilegon kepada para calon investor ialah kenyamanan dan kemudahan birokrasi dalam berinvestasi.
“Nama baik, rasa nyaman. Semoga mereka merasakan rasa nyaman itu. Ini sesuatu yang perlu proses, mudah-mudahan mereka bisa menilai kenyamanannya,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot Cilegon juga berharap ke depan terjalin business matching antara perusahaan asing dengan pelaku usaha lokal maupun industri kecil menengah (IKM) di Kota Cilegon.
“Harapannya ke depan jika mereka ada yang berkenan business matching contohnya dengan usaha lokal, IKM,” katanya.
Fajar menjelaskan, keberadaan investasi baru di kawasan industri akan memberikan dampak positif bagi berbagai pihak, termasuk peningkatan pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja.
“Kalau KS untung, banyak pabrik di sana terbangun, otomatis pendapatan daerah bertambah dan tenaga kerja bisa terserap,” ujarnya.
Ia memastikan Pemerintah Kota Cilegon terbuka terhadap seluruh calon investor yang ingin menanamkan modal di Kota Cilegon.
“Tugas kami adalah memastikan tidak hanya Jepang, bagi calon investor yang ingin masuk kami sangat terbuka,” tuturnya.
Fajar juga menekankan bahwa saat ini birokrasi di Kota Cilegon terus didorong untuk memberikan pelayanan cepat bagi para investor.
“Birokrasi kita luar biasa memahami bahwa sekarang dibutuhkan percepatan,” katanya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi










