slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pengisian Jabatan Lambat, Reformasi Birokrasi Pemprov Terkendala

Redaksi by Redaksi
27-07-2018 12:47:51
in Berita Utama, Pemerintahan
Pemprov Banten Mulai Terapkan E-SPPD
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Agenda reformasi birokrasi di Pemprov Banten terkendala lantaran banyak jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama yang kosong. Ada tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa pimpinan definitif dan hanya dikomandoi pelaksana tugas (Plt) kepala OPD.

Bahkan jabatan eselon I (sekda) saat ini juga diisi oleh pelaksana harian (Plh) akibat Ranta Soeharta mengundurkan diri dari jabatan sekda Banten.

Baca Juga :

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Belasan Perda di Banten Mandek, Pemprov Alasan Minim SDM

Belasan Perda Masih Mandek, Ini Kata Pemprov Banten

IPM Banten 2025 Tembus 77,25, DPRD Apresiasi Sinergi Kebijakan Pusat dan Daerah

September dan Oktober, sudah dipastikan ada dua kepala OPD memasuki pensiun, itu akan menambah jumlah jabatan yang kosong di Pemprov Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin menuturkan, reformasi birokrasi membutuhkan waktu, terutama dalam melakukan reformasi kepegawaian.

“Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menata kepegawaian, pertama struktural, kedua kultural. Pengisian jabatan struktural tidak bisa tanpa mengikuti aturan,” kata Komarudin kepada Radar Banten, kemarin.

Terkait persoalan struktural, Komarudin mengakui, pejabat Pemprov banyak yang pensiun dalam dua tahun terakhir. Untuk pengisian pejabat yang pensiun 2017, sudah terisi awal Januari lalu melalui open bidding (lelang jabatan), sedangkan yang pensiun awal 2018, saat ini tinggal menunggu penetapan gubernur karena hasil lelang lima jabatan kepala OPD sudah rampung di tingkat panitia seleksi (pansel).

“Selain mengisi jabatan karena ditinggal pensiun, pengisian juga dilakukan karena ada pejabat yang mengundurkan diri dan dinon-job-kan oleh gubernur. Agar pelayanan publik tidak terganggu, pengisian sementara melalui penunjukkan Plt kepala OPD,” ungkapnya.

Penunjukan Plt, lanjutnya, juga menimbulkan persoalan. Sebab, pejabat yang ada terpaksa rangkap jabatan untuk sementara. “Memang aturannya begitu (rangkap), tapi untuk lelang jabatan kepala OPD bisa dilakukan untuk beberapa jabatan yang kosong. Ini efisiensi anggaran,” tuturnya.

Sementara pengisian jabatan sekda (eselon I) membutuhkan waktu relatif lama. Sebab, lelang jabatannya berbeda dengan jabatan eselon II. “Kita harapkan tahun ini open bidding untuk jabatan sekda bisa mulai dilaksanakan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Divisi Kebijakan Publik Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Banten Amin Rohani mengatakan, gubernur harus bekerja cepat melakukan perubahan birokrasi di Banten. “Sudah seharusnya kekosongan jabatan di beberapa OPD segera ditindaklanjuti dengan cepat agar pelayanan publik tidak terabaikan,” tegasnya.

Wakil Gubernur Andika Hazrumy mengatakan, Gubernur Wahidin Halim telah menunjuk Plt untuk jabatan yang kosong. “Sementara ini kebijakannya mengangkat Plt. Saya dengan Pak Gubernur ingin keseluruhan yang kosong itu segera terisi,” ungkap Andika.

Menurutnya, kekosongan jabatan harus segera diisi agar tidak mengganggu kinerja OPD yang bersangkutan. Andika menjelaskan, terkait penunjukan Plt mengacu pada peraturan perundang-undangan, dimana pejabat yang ditunjuk jadi Plt tidak boleh dari luar unit OPD yang bersangkutan.

Sebelumnya, Asda III Setda Pemprov Banten Samsir mengatakan, kekosongan jabatan kepala OPD tentu mengganggu kinerja. “Ya, tentu mengganggu. Ini sebenarnya tidak ada kendala, hanya saja dulu kebiasaannya kalau mau ada jabatan yang kosong itu kan yang diusulkan itu asda. Nah, kalau sekarang permintaan gubernur ada tiga yang diusulkan, satu dari asda, dua dari eselon III senior di instansi yang bersangkutan. Nanti baru Beliau (Gubernur) yang memilih. Pesannya yang penting jangan yang terindikasi korup,” tuturnya.

Dua hari lalu, Gubernur Wahidin Halim memastikan setiap jabatan yang kosong pengisiannya melalui lelang jabatan. “Semuanya open bidding, seleksinya terbuka. Sehingga, kita mendapatkan pejabat baru yang terbaik hasil seleksi,” kata Wahidin usai rapat paripurna di DPRD Banten, Rabu (25/7).

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Banten Sumawijaya yang sejak 16 Juli lalu mengundurkan diri sebagai ASN, ternyata masih aktif bertugas di kantor BPBD, padahal sudah menjadi bakal caleg DPRD Banten dari PDI Perjuangan dapil Banten 8 (Kabupaten Lebak). Kepada wartawan Sumawijaya mengatakan, surat pengunduran dirinya sudah masuk BKD Banten sebelum daftar bacaleg ke KPU. “Saya pensiun awal 2019. Jadi, pas Pemilu 2019 sebenarnya saya sudah pensiun,” katanya.

Kepala Ombudsman Perwakilan Banten Bambang P Sumo mengatakan, opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) yang diraih Pemprov Banten dua tahun berturut-turut harus menjadi modal dasar bagi Pemprov untuk meningkatkan tata kelola pelayanan publik. Ombudsman terus mendorong agar Pemprov Banten mengoptimalkan pelayanan publik sehingga masyarakat percaya dan tidak selalu curiga dengan program pemerintah daerah.

Satu tahun di bawah kepemimpinan WH-Andika, pembenahan birokrasi dalam tataran aturan telah dilakukan. Tetapi, pelaksanaannya masih banyak yang harus dievaluasi. Berdasarkan hasil survei kepatuhan pelayanan publik tahun 2017 di Provinsi Banten, pelayanan publik di Pemprov Banten masih di zona kuning. “Berarti birokrasi yang melayani pelayanan publik masih belum baik. Ini tantangan sekaligus hambatan dalam mewujudkan good governance,” ujarnya.

Selama 2017, Ombudsman menerima 238 keluhan terkait infrastruktur, sarana pendidikan, pertanahan, penyaluran dana BOS dan obat-obatan dari warga Banten. (Deni S-Fauzan D/RBG)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Gelombang Tinggi di Banten Selatan Bukan Tsunami

Next Post

Sungai Cidurian Tercemar Berat Limbah

Related Posts

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.
Berita Utama

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

Read moreDetails

Belasan Perda di Banten Mandek, Pemprov Alasan Minim SDM

Belasan Perda Masih Mandek, Ini Kata Pemprov Banten

IPM Banten 2025 Tembus 77,25, DPRD Apresiasi Sinergi Kebijakan Pusat dan Daerah

Permudah SPMB 2026, Dindikbud Banten Terapkan Tahap Pra-Pendaftaran Mulai April

Mahasiswa Banten Dukung Gaji Guru Minimal Rp5 Juta, Dinilai Langkah Progresif Perbaiki Pendidikan

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

360 ASN Pemprov Banten Pensiun Tahun Ini

ASN WFH Tiap Hari Jumat, Dewan : Harus Tetap Produktif !

Banten Bidik Jadi Pemasok Pangan Jakarta, 21 Petani Milenial Dikirim Magang ke Jepang

Next Post
Sungai Cidurian Tercemar Berat Limbah

Sungai Cidurian Tercemar Berat Limbah

33,4 Persen Anak di Kabupaten Serang Alami Stunting

33,4 Persen Anak di Kabupaten Serang Alami Stunting

Pemkab Lebak Bantu Korban Banjir Rob

Pemkab Lebak Bantu Korban Banjir Rob

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Rabu, 22 April 2026 07:23
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Rabu, 22 April 2026 07:23
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ilustrasi cara memulai usaha. Foto: pixabay

Ini Dia 4 Jenis Modal Usaha dan Cara Memilih yang Tepat untuk Bisnis Kamu

by Mulyadi
Rabu, 22 April 2026 07:23

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Modal adalah fondasi utama dalam membangun bisnis. Maka dari itu, memahami jenis modal usaha menjadi langkah penting...

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak