• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Suami Emosian, Begitu Ditinggal Anak Istri Malah Jatuh Sakit

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 4 Agustus 2018 11:56
in Sosial Budaya
Suami Emosian, Begitu Ditinggal Anak Istri Malah Jatuh Sakit

Beratnya membangun rumah tangga memang begitu terasa, tapi, sebagai lelaki sejati seharusnya tak membuat Somplak (56) nama samaran bersikap keras pada anak istri, sebut saja namanya Icih (51). Saat itu usia Somplak 31 tahun dan Icih 26 tahun. Memiliki tempramen tinggi, Icih dan sang buah hati dimarahi hampir setiap hari. Aih-aih. Ngeri amat nih Kang Somplak.

“Beuh, Kang, dulu itu saya dan anak kayak enggak ada benarnya di mata dia. Setiap hari pasti ada saja salahnya,” curhat Icih kepada Radar Banten.

RelatedPosts

Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57
GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

Jumat, 31 Juli 2026 07:05
Paramount Petals Gelar Pengobatan Gratis dan Program Lingkungan di Tangerang

Paramount Petals Gelar Pengobatan Gratis dan Program Lingkungan di Tangerang

Jumat, 31 Juli 2026 06:49
Komunitas Jimkat.ID Salurkan Delapan Truk Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

Komunitas Jimkat.ID Salurkan Delapan Truk Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

Jumat, 31 Juli 2026 06:45

Memiliki istri cantik jelita, nyatanya tak membuat Somplak mensyukuri apa yang ada. Baik ada masalah atau pun tidak, anak istri selalu mejadi korban pelampiasan amarahnya. Seolah menganggap rumah seperti neraka, Icih mengaku, sering mengajak anaknya pergi berdua. Wih pergi ke mana, Teh?

“Ya ke mana saja jalan-jalan ke daerah lain. Walaupun enggak jelas tujuannya, yang penting bisa refresh pikiran, pusing di rumah ribut terus,” kata Icih.

Icih bercerita, Somplak sebenarnya termasuk lelaki cuek dan pendiam. Namun herannya, ia punya banyak teman. Terlahir dari keluarga berada, ayah pengusaha dan ibu tenaga pengajar, Somplak muda hidup penuh warna. Meski begitu, ia tak luput dengan kenikmatan yang ada.

Dengan kerja keras dan terus berusaha, hidupnya menjadi sukses seperti saat ini. Hingga beranjak usia dewasa, dipertemukanlah ia dengan Icih, anak rekan sang ayah yang menjadi pilihan untuk dijadikan istri. Tak ingin terburu-buru melangkah ke pelaminan, Somplak dan Icih waktu itu sempat menikmati masa pacaran.

Saling mengerti dan memahami karakter masing-masing, baik Somplak maupun Icih bersatu dalam ikatan cinta. Sifat sang lelaki yang cuek, membuat Icih nyaman. Soalnya ia berkeyakinan, tipe lalaki seperti itu kemungkinan untuk selingkuhnya sangat kecil. Ini masa pacaran adem-adem saja, Teh?

“Ya waktu pacaran mah memang enggak ada masalah, Kang. Namanya lagi dimabuk cinta, pasti saling jaga sikap dan nunjukin kemesraan,” ungkap Iicih.

Icih sendiri bukan wanita biasa. Katanya, sewaktu muda, ia memiliki wajah nan cantik lengkap dengan kulit putih mulus. Bahkan, dengan kepercayaan diri tingkat tinggi, ia mengaku, sempat jadi primadona desa. Dengan kondisi ekonomi mumpuni, kesempurnaan pun tampak terasa pada dirinya.

Singkat cerita, pesta pernikahan pun digelar meriah. Banyaknya tamu undangan memadati jalan depan rumah, beberapa petugas keamanan dibuat pusing lantaran tersendatnya laju lalu lintas. Mengikat janji sehidup semati, Icih dan Somplak resmi menjadi sepasang suami istri.

Di awal pernikahan, Somplak dan Iicih langsung menempati rumah pribadi yang sebelumnya memang sudah disiapkan. Seolah ingin segera menambah kebahagiaan kedua keluarga, baru beberapa bulan pasca pernikahan, Icih sudah dikabarkan mengandung, hingga akhirnya lahirlah sang buah hati tercinta.

Hingga sepuluh tahun lebih berumah tangga, banyak suka duka yang datang menerpa. Dengan dua anak yang mulai tumbuh remaja, Somplak dan Icih berjuang bersama mendidik serta memberi kehidupan indah bagi putra-putrinya. Dengan harta yang ada, tentu mereka hidup bahagia.

Sampai suatu hari, peristiwa menjengkelkan itu terjadi. Lantaran ada persaingan ketat di tempat kerja, Somplak yang jauh lebih lama mengabdi pada perusahaan, harus tersingkirkan dengan orang baru karena ada hubungan kekerabatan dengan atasan. Kekecewaan menghinggapi dirinya. Sejak saat itu, keluarlah sifat asli Somplak yang sering emosian.

“Sebenarnya sebelum pemecatan juga Kang Somplak suka marah, tapi mungkin karena enggak terima, semenjak kejadian itu, emosinya semakin enggak terkontrol,” aku Icih.

Sampai suatu hari, mungkin lantaran tak tega melihat Icih yang selalu jadi korban amarah, kakak perempuan Somplak diam-diam datang memberi ketenangan. Di pertemuan malam itu, sang kakak mengatakan, sejak kecil Somplak sering dimarahi ayahnya. Hal itu menurun padanya.

Dengan wajah haru ditambah nada bicara nan lembut, sang kakak menguatkan Icih untuk terus bersabar. Saat itu tak ada yang bisa ia lakukan selain mengangguk mengiyakan. Sampai akhirnya, Icih tak mampu lagi bertahan setelah sang suami membentak, bahkan hampir memukul sang buah hati. Aih, itu gimana ceritanya, Teh?

“Anak saya sudah izin mau pulang telat lagi ada kegiatan di sekolah. Pas sampai rumah malam, mukanya kelihatan pucat kecapean gitu, eh malah dibentak-bentak dan mau dipukul. Ya saya enggak terima,” curhat Icih.

Akhirnya, Icih dan kedua buah hatinya pergi dari rumah. Mereka pulang ke rumah orangtua di kampung. Mungkin merasa kehilangan, dua minggu kemudian Somplak sempat datang menjemput, etapi Icih bergeming dan tak mau menemui suami.

Sebulan lebih menjalani hari bagai hidup segan mati tak mau, musibah datang menimpa Somplak. Entah karena stres atau memang takdir sang ilahi, ia sakit demam tinggi. Setiap malam tubuhnya menggigil, ia dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kota Serang. Sejak saat itu, silih berganti teman dan saudara menjenguk.

Hebatnya, meski terakhir kali sering dimarahi, dalam keadaan seperti itu, Somplak kedatangan orang yang sangat dicintainya. Icih dan kedua buah hati setia menemani. Menjaga, merawat, bahkan bangun di tengah malam mengantar Somplak ke kamar kecil, semua dilakukan penuh kasih sayang. Hingga tiga minggu kemudian, Somplak diperbolehkan pulang, kondisinya berangsur membaik.

Di pembaringan kamarnya, Somplak meminta maaf pada sang istri dan anaknya. Ia mengaku merasa berdosa lantaran sudah bersikap keras dan sering marah-marah tak jelas. Sejak saat itu, Somplak perlahan mengubah sikapnya. Ia menjadi sosok suami dan ayah yang penuh perhatian dan menyayangi keluarga.

Subhanallah, semoga rumah tangga Teh Icih dan Kang Somplak langgeng selamanya. Amin. (daru-zetizen/zee/ags)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Donasi Pelanggan Alfamart Capai Rp10 Milliar

Next Post

Mahasiswa Untirta Praktik Mengajar di Filipina dan Thailand

Next Post
Mahasiswa Untirta Praktik Mengajar di Filipina dan Thailand

Mahasiswa Untirta Praktik Mengajar di Filipina dan Thailand

Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44
Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Dilaporkan ke Polda, Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp1,7 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:15
Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35

Pedagang Bawang Kena Tipu dengan Modus COD di Pasar Ciruas, Kerugian Capai Rp 32 Juta

Minggu, 13 September 2026 12:28
Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Normalisasi Kali Parung Kota Serang

Antisipasi Banjir, Kali Parung Kota Serang Dinormalisasi

by Nahrul Muhilmi
Rabu, 16 September 2026 11:47
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID—Pemerintah Kota Serang bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) mulai melakukan normalisasi Kali Parung sebagai langkah antisipasi banjir...

Uji coba sirine peringatan dini tsunami

Uji Coba Sirine Peringatan Dini Tsunami, Warga Diimbau Tidak Panik

by Purnama Irawan
Rabu, 16 September 2026 11:43
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID—BPBD Provinsi Banten melakukan uji coba alat sirine peringatan dini tsunami atau Tsunami Early Warning System (TEWS) yang berlokasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.