SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meninjau Pondok Pesantren Riyadul Awamil yang ludes terbakar pada Minggu (16/9) di Kampung Cangkudu, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Rabu (19/9). Pondok Pesantren Riyadul Awamil pun mendapat bantuan dari Pemkab Serang untuk pembangunan fisik sebesar Rp200 juta.
Pantauan Radar Banten, Tatu tiba di Ponpes sekira pukul 16.00 WIB. Ibu tiga anak itu pun langsung mengunjungi kediaman pengasuh ponpes dan berbincang-bincang mengenai musibah yang menimpa ponpes. Tak berapa lama, Tatu pun diajak meninjau lokasi kebakaran dan sempat bersalaman dan berkomunikasi dengan para santri.
Dalam perbincangan itu, Tatu mengaku, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp200 juta agar ponpes bisa dibangun kembali pada APBD perubahan tahun ini. “Kebetulan perubahan belum disahkan, jadi masih bisa diubah untuk membantu pembangunan kamar yang terbakar,” ungkap politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Kata Tatu, bantuan yang akan diberikan berupa pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB). “Sekarang sedang dibuatkan DED (detail engineering design)-nya. Nanti langsung dilaksanakan pembangunan,” tegasnya.
Selain itu, lanjutnya, bantuan juga akan datang dari Bank bjb melalui dana corporate social responsibility (CSR) senilai Rp50 juta. “Saya juga minta ke Bank bjb (bantuan untuk ponpes-red). Kebetulan ada CSR yang bisa digunakan untuk membantu ponpes di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Riyadul Awamil KH Sonhaji menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Pemkab Serang dan Bank bjb. “Alhamdulillah, Ibu Bupati sangat responsif atas kejadian ini sehingga kami sangat terbantu dengan anggaran yang disediakan ini,” ucapnya.
Sesuai DED, kata KH Sonhaji, pembangunan akan dilakukan dimulai dari kamar santri, sekretariat, dapur umum, hingga sarana mandi cuci kakus (MCK). Untuk sementara ini, aktivitas di ponpes tersebut diistirahatkan karena keterbatasan sarana dan masih dalam kondisi berbenah. “Maksimal kita istirahatkan satu bulan, lagi benah-benah dulu,” tandasnya.
Sekadar diketahui, upaya penggalangan bantuan untuk membantu pembangunan Ponpes Riyadul Awamil juga datang dari komunitas mahasiswa dan masyarakat. Informasi penggalangan dana tersebar di media sosial. (Rozak/RBG)










