• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Ketika Jodoh Lama Bersemi Kembali

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 22 September 2018 19:17
in Sosial Budaya
Ketika Jodoh Lama Bersemi Kembali

   Kalau cinta lama bersemi kembali mungkin sudah biasa, kisah yang dialami Yeni (29) dan Jaka (29), keduanya nama samaran, tentu berbeda. Usia muda yang masih belum mampu menentukan keseriusan mengambil keputusan, membuat goresan luka di hidup keduanya.

    “Biasalah, Kang. Yang namanya anak muda mah suka labil.  Waktu itu kejadiannya saat usia saya dan Kang Jaka 21 tahun,” kata Yeni kepada Radar Banten.

RelatedPosts

Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI, Dorong Pelestarian Budaya Banten

Sabtu, 19 September 2026 08:51
Alfamart

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu, Jangkau 2.800 Penerima Manfaat

Jumat, 18 September 2026 14:00
Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57
GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

GRANAT Tangsel Bangkit, Gandeng BNN dan Dunia Pendidikan Perkuat P4GN

Jumat, 31 Juli 2026 07:05

    Dilihat dari penampilannya, mencerminkan kalau Yeni bukan wanita biasa. Kulit putih mulus dengan pakaian modis berhiaskan jam tangan serta kalung di leher, memperindah sosoknya yang glamor. Ketika ditemui di rumahnya di salah satu kompleks di Kota Serang, sikapnya ramah dan senang bicara banyak hal.

    Terlahir dari keluarga berada, masa kecil Yeni penuh warna. Sosoknya yang cantik dan manis, bukan hal sulit baginya mencari teman apalagi pasangan. Bahkan, berdasarkan pengakuannya, saat SMA ia sering berganti pacar. Mulai dari yang biasa, sampai yang paling tampan di sekolah, semua pernah mengisi hatinya. Widih, playgirl juga nih rupanya Teh Yeni!

    “Haha, ya namanya juga masa muda, Kang. Lagi senang-senangnya pacaran, lagian juga kan buat pengalaman,” ungkapnya.

    Anak ketiga dari empat bersaudara itu memang memesona. Sampai beranjak dewasa, ketika Yeni menyelesaikan pendidikan D-3 dan sudah bekerja, kedua orangtua tampak santai dan tidak memaksakan sang anak untuk segera mengakhiri masa lajang. Anehnya, saat itu justru Yeni yang ngebet ingin menikah dengan lelaki pilihan hati, yakni Jaka.

    Jaka bukanlah orang baru di hidup Yeni, ia adalah teman semasa SMA yang lama memendam rasa. Lantaran minder dengan penampilan dan sosok Yeni yang bagai bidadari, Jaka hanya mengagumi tanpa berani menyampaikan isi hati. Maklumlah, berdasarkan keterangan Yeni, Jaka memang tidak terlalu tampan dan berasal dari keluarga yang ekonominya menengah ke bawah.

    Tapi yang namanya cinta, kalau sudah sayang, mau miskin atau punya kekurangan sekalipun, Yeni menerima Jaka apa adanya. Ciyee.

    Yeni bercerita, malam itu ia merasa adalah waktu yang tepat untuk menyatakan keinginan menikah. Sang ayah yang tampak ceria bersenda gurau dengan adik dan ibunya, juga sang kakak yang ketawa-ketiwi menonton televisi, membuat Yeni semakin percaya diri.

“Yeni mau menikah,” sejenak kedua orangtua, adik, dan kakaknya terdiam. Hening tercipta, hanya suara televisi yang mengisi ruang tengah malam itu.

    Bagai mendengar sesuatu yang aneh, sang ayah mengulang pertanyaan seperti apa yang dikatakan anaknya. Hingga kedua kalinya Yeni berbicara, barulah nada serius keluar dari mulut ibu, kakak, dan ayahnya. Berbagai nasihat meluncur deras, menghujam wanita yang tiba-tiba saja ingin menikah. Waduh, dinasihati bagaimana Teh?

    “Ya gitu, bilang kalau saya masih muda, lebih baik jangan menikah dulu. Terus disuruh kerja dulu kumpulin uang segala macam,” tuturnya.

    Mendapat penolakan secara halus dari keluarga, tak membuat Yeni menyerah begitu saja. Keesokan harinya, ia terus merengek minta menikah. Sampai akhirnya datanglah sang kakek yang saat itu ikut ambil peran. Ia memarahi kedua orangtua Yeni. Aih, kok dimarahi?

    “Anak perempuan ingin menikah kok malah dilarang. Lu pada kagak belajar agama sih, harusnya senang anak perempuan sudah ada yang minang,” kata Yeni meniru ucapan kakeknya.

    Seolah tak menunggu waktu lama, dua bulan kemudian, pernikahan pun terlaksana. Yeni dan Jaka tampak berbahagia. Mengikat janji sehidup semati, keduanya resmi menjadi sepasang suami istri.

    Dengan kedua cincin melekat di jari manis, hubungan mereka terikat dan tak mungkin lagi terpisah. Tak hanya itu, kedua keluarga pun saling mengenal dan mencoba membangun hubungan baik. Dengan status barunya, mereka siap mengarungi bahtera rumah tangga.

    Di awal pernikahan, semua tampak tak ada hambatan. Baik Yeni maupun Jaka, sama-sama saling menjaga perasaan. Hingga berjalan dua bulan kemudian, mungkin karena faktor usia, keduanya mengalami pertengkaran hebat. Saling menyalahkan satu sama lain, Jaka sebagai suami tak mampu meredam emosi. Aih, ada apa sih, Teh?

    “Ya biasalah, masalah pasangan baru. Ternyata pas sudah menikah mah beda. Terus kita juga waktu itu kayak merasa enggak saling cocok,” curhatnya.

    Apalah daya, Yeni yang kepalang benci, tak bisa menahan mulutnya mengucap kata cerai. Dengan emosi yang tak tertahankan, Jaka pun mengabulkan. Keduanya berpisah begitu saja. Lagi-lagi, Yeni dimarahi orangtua dan saudara. Katanya, ia sampai dibilang mencoreng nama baik keluarga.

    “Wah, waktu itu hampir semua keluarga pada ngediemin saya, Kang. Cuma ibu yang masih perhatian dan sayang,” ungkapnya.

Meski begitu, Yeni mengaku, perceraian bukanlah akhir dari kehidupan. Dengan wajah cantiknya, ia disenangi banyak orang. Termasuk oleh senior di tempat kerja, apa mau dikata, mungkin memang sudah bakatnya menjalin cinta, sebulan setelah perpisahan dengan Jaka, ia sudah punya pacar baru.

    Menikmati masa muda dengan sering berganti kekasih, Yeni memiliki banyak pengalaman bagaimana menjalani hubungan asmara. Hingga tiga tahun kemudian, banyak teman-temannya menikah. Apa mau dikata, hasrat membangun rumah tangga itu tumbuh lagi.

    Tapi, apesnya, kekasih hati yang selalu menemani justru menikah dengan wanita lain. Yeni pun galau dan sakit hati. Di tengah kebahagiaan teman-teman yang mengakhiri masa lajang, Yeni justru harus menelan pahitnya pengkhianatan. Di usia yang beranjak dewasa, Yeni takut dianggap perawan tua. Aih, karma itu Teh!

    “Ya waktu itu saya sempat mikir begitu. Pokoknya takut banget kalau enggak ada laki-laki yang menikahi,” ungkapnya.

    Hingga suatu hari, berawal dari komentar di status Facebook, sosok lelaki yang dahulu sempat menemani hidupnya datang kembali. Ia adalah Jaka. Tak disangka, mungkin keduanya sama-sama sedang mencari cinta, dengan alasan silaturahmi, bertemulah mereka.

    Sebulan menjalin komunikasi, kesepakatan pun terjadi. Sama-sama merayu orangtua dan keluarga untuk percaya, mereka meminta menikah. Dengan pesta pernikahan sederhana, Jaka dan Yeni menikah lagi. Hebatnya, pernikahan kali ini mereka benar-benar menjadi keluarga harmonis.

    Oalah, ternyata jodoh lama datang lagi. Ada-ada saja nih cerita Teh Yeni. Ya, semoga terus langgeng sampai mati. Amin. (daru-zetizen/zee/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

e-Paper Radar Banten, Sabtu 22 September 2018

Next Post

Piaggio Perluas Jaringan Diler ke Kota Serang

Next Post

Piaggio Perluas Jaringan Diler ke Kota Serang

Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 10:28
Kadispora Tangsel Mukroni mundur

Kadispora Tangsel Mukroni Mengundurkan Diri, H. Ika Ditunjuk Jadi Plt

Kamis, 1 Oktober 2026 13:33
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Rabu, 30 September 2026 06:34
dua PNS di lebak dikenakan indispiliner

Dua PNS Pemkab Lebak Indisipliner, Satu Dipecat

Selasa, 29 September 2026 16:37
Pelantikan ASN Pemprov Banten

Sekda Banten Lantik 16 Pejabat Fungsional, Berikut Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 13:05
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Keluarga Besar di Rangkasbitung Gelar Syukuran

Kamis, 1 Oktober 2026 16:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polresta Serang Kota

Kapolresta Serang Kota Kawal Aksi FSPMI di KP3B Banten

by Fahmi
Kamis, 1 Oktober 2026 18:44
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menyampaikan sejumlah aspirasi terkait perlindungan dan kesejahteraan pekerja dalam aksi penyampaian...

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

by Purnama Irawan
Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keluarga besar dari pihak ibunda Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto akan menggelar tasyakuran di kompleks Makam Keramat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.