slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Ketika Jodoh Lama Bersemi Kembali

Aas Arbi by Aas Arbi
22-09-2018 19:17:36
in Sosial Budaya
Ketika Jodoh Lama Bersemi Kembali
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

   Kalau cinta lama bersemi kembali mungkin sudah biasa, kisah yang dialami Yeni (29) dan Jaka (29), keduanya nama samaran, tentu berbeda. Usia muda yang masih belum mampu menentukan keseriusan mengambil keputusan, membuat goresan luka di hidup keduanya.

    “Biasalah, Kang. Yang namanya anak muda mah suka labil.  Waktu itu kejadiannya saat usia saya dan Kang Jaka 21 tahun,” kata Yeni kepada Radar Banten.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

    Dilihat dari penampilannya, mencerminkan kalau Yeni bukan wanita biasa. Kulit putih mulus dengan pakaian modis berhiaskan jam tangan serta kalung di leher, memperindah sosoknya yang glamor. Ketika ditemui di rumahnya di salah satu kompleks di Kota Serang, sikapnya ramah dan senang bicara banyak hal.

    Terlahir dari keluarga berada, masa kecil Yeni penuh warna. Sosoknya yang cantik dan manis, bukan hal sulit baginya mencari teman apalagi pasangan. Bahkan, berdasarkan pengakuannya, saat SMA ia sering berganti pacar. Mulai dari yang biasa, sampai yang paling tampan di sekolah, semua pernah mengisi hatinya. Widih, playgirl juga nih rupanya Teh Yeni!

    “Haha, ya namanya juga masa muda, Kang. Lagi senang-senangnya pacaran, lagian juga kan buat pengalaman,” ungkapnya.

    Anak ketiga dari empat bersaudara itu memang memesona. Sampai beranjak dewasa, ketika Yeni menyelesaikan pendidikan D-3 dan sudah bekerja, kedua orangtua tampak santai dan tidak memaksakan sang anak untuk segera mengakhiri masa lajang. Anehnya, saat itu justru Yeni yang ngebet ingin menikah dengan lelaki pilihan hati, yakni Jaka.

    Jaka bukanlah orang baru di hidup Yeni, ia adalah teman semasa SMA yang lama memendam rasa. Lantaran minder dengan penampilan dan sosok Yeni yang bagai bidadari, Jaka hanya mengagumi tanpa berani menyampaikan isi hati. Maklumlah, berdasarkan keterangan Yeni, Jaka memang tidak terlalu tampan dan berasal dari keluarga yang ekonominya menengah ke bawah.

    Tapi yang namanya cinta, kalau sudah sayang, mau miskin atau punya kekurangan sekalipun, Yeni menerima Jaka apa adanya. Ciyee.

    Yeni bercerita, malam itu ia merasa adalah waktu yang tepat untuk menyatakan keinginan menikah. Sang ayah yang tampak ceria bersenda gurau dengan adik dan ibunya, juga sang kakak yang ketawa-ketiwi menonton televisi, membuat Yeni semakin percaya diri.

“Yeni mau menikah,” sejenak kedua orangtua, adik, dan kakaknya terdiam. Hening tercipta, hanya suara televisi yang mengisi ruang tengah malam itu.

    Bagai mendengar sesuatu yang aneh, sang ayah mengulang pertanyaan seperti apa yang dikatakan anaknya. Hingga kedua kalinya Yeni berbicara, barulah nada serius keluar dari mulut ibu, kakak, dan ayahnya. Berbagai nasihat meluncur deras, menghujam wanita yang tiba-tiba saja ingin menikah. Waduh, dinasihati bagaimana Teh?

    “Ya gitu, bilang kalau saya masih muda, lebih baik jangan menikah dulu. Terus disuruh kerja dulu kumpulin uang segala macam,” tuturnya.

    Mendapat penolakan secara halus dari keluarga, tak membuat Yeni menyerah begitu saja. Keesokan harinya, ia terus merengek minta menikah. Sampai akhirnya datanglah sang kakek yang saat itu ikut ambil peran. Ia memarahi kedua orangtua Yeni. Aih, kok dimarahi?

    “Anak perempuan ingin menikah kok malah dilarang. Lu pada kagak belajar agama sih, harusnya senang anak perempuan sudah ada yang minang,” kata Yeni meniru ucapan kakeknya.

    Seolah tak menunggu waktu lama, dua bulan kemudian, pernikahan pun terlaksana. Yeni dan Jaka tampak berbahagia. Mengikat janji sehidup semati, keduanya resmi menjadi sepasang suami istri.

    Dengan kedua cincin melekat di jari manis, hubungan mereka terikat dan tak mungkin lagi terpisah. Tak hanya itu, kedua keluarga pun saling mengenal dan mencoba membangun hubungan baik. Dengan status barunya, mereka siap mengarungi bahtera rumah tangga.

    Di awal pernikahan, semua tampak tak ada hambatan. Baik Yeni maupun Jaka, sama-sama saling menjaga perasaan. Hingga berjalan dua bulan kemudian, mungkin karena faktor usia, keduanya mengalami pertengkaran hebat. Saling menyalahkan satu sama lain, Jaka sebagai suami tak mampu meredam emosi. Aih, ada apa sih, Teh?

    “Ya biasalah, masalah pasangan baru. Ternyata pas sudah menikah mah beda. Terus kita juga waktu itu kayak merasa enggak saling cocok,” curhatnya.

    Apalah daya, Yeni yang kepalang benci, tak bisa menahan mulutnya mengucap kata cerai. Dengan emosi yang tak tertahankan, Jaka pun mengabulkan. Keduanya berpisah begitu saja. Lagi-lagi, Yeni dimarahi orangtua dan saudara. Katanya, ia sampai dibilang mencoreng nama baik keluarga.

    “Wah, waktu itu hampir semua keluarga pada ngediemin saya, Kang. Cuma ibu yang masih perhatian dan sayang,” ungkapnya.

Meski begitu, Yeni mengaku, perceraian bukanlah akhir dari kehidupan. Dengan wajah cantiknya, ia disenangi banyak orang. Termasuk oleh senior di tempat kerja, apa mau dikata, mungkin memang sudah bakatnya menjalin cinta, sebulan setelah perpisahan dengan Jaka, ia sudah punya pacar baru.

    Menikmati masa muda dengan sering berganti kekasih, Yeni memiliki banyak pengalaman bagaimana menjalani hubungan asmara. Hingga tiga tahun kemudian, banyak teman-temannya menikah. Apa mau dikata, hasrat membangun rumah tangga itu tumbuh lagi.

    Tapi, apesnya, kekasih hati yang selalu menemani justru menikah dengan wanita lain. Yeni pun galau dan sakit hati. Di tengah kebahagiaan teman-teman yang mengakhiri masa lajang, Yeni justru harus menelan pahitnya pengkhianatan. Di usia yang beranjak dewasa, Yeni takut dianggap perawan tua. Aih, karma itu Teh!

    “Ya waktu itu saya sempat mikir begitu. Pokoknya takut banget kalau enggak ada laki-laki yang menikahi,” ungkapnya.

    Hingga suatu hari, berawal dari komentar di status Facebook, sosok lelaki yang dahulu sempat menemani hidupnya datang kembali. Ia adalah Jaka. Tak disangka, mungkin keduanya sama-sama sedang mencari cinta, dengan alasan silaturahmi, bertemulah mereka.

    Sebulan menjalin komunikasi, kesepakatan pun terjadi. Sama-sama merayu orangtua dan keluarga untuk percaya, mereka meminta menikah. Dengan pesta pernikahan sederhana, Jaka dan Yeni menikah lagi. Hebatnya, pernikahan kali ini mereka benar-benar menjadi keluarga harmonis.

    Oalah, ternyata jodoh lama datang lagi. Ada-ada saja nih cerita Teh Yeni. Ya, semoga terus langgeng sampai mati. Amin. (daru-zetizen/zee/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

e-Paper Radar Banten, Sabtu 22 September 2018

Next Post

Piaggio Perluas Jaringan Diler ke Kota Serang

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post

Piaggio Perluas Jaringan Diler ke Kota Serang

PPPK, Solusi untuk Eks Honorer K2

PPPK, Solusi untuk Eks Honorer K2

Gereja Itu Bernama Abbalove

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10
Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Selasa, 16 Juni 2026 19:00
Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Selasa, 16 Juni 2026 18:38
Kinerja Pertamina

Pertamina Catatkan Kinerja Eksplorasi Solid, Tahun 2025 Produksi Tembus 1 Juta BOEPD

Selasa, 16 Juni 2026 18:23
Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Peringati Hari Jadi Bhayangkara ke-80, Polresta Serang Kota Gelar Lomba Marhaban

Selasa, 16 Juni 2026 17:49
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian di Kasemen Serang

Selasa, 16 Juni 2026 16:44
BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

BPN Banten Tegaskan PTSL Gratis, Warga Diminta Lapor Jika Ada Pungli

Selasa, 16 Juni 2026 16:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

Muharram Momentum Menata Masa Depan 

by Redaksi
Selasa, 16 Juni 2026 19:00

Penulis : DR. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc, Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi) Bulan Pertama Hijriah Muharram adalah bulan...

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

Sahruji Bantah Dicopot DPW PPP Banten, Sebut Uhen Zuhaeni Salah Alamat

by Adam Fadillah
Selasa, 16 Juni 2026 18:38

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, membantah pernyataan yang menyebut dirinya telah digantikan dari jabatan Ketua DPC...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak