slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ratusan KIS Pandeglang Dibuang, Polisi Bekuk Satu Orang

Redaksi by Redaksi
15-10-2018 12:51:49
in Berita Utama, Hukum
Ratusan KIS Pandeglang Dibuang, Polisi Bekuk Satu Orang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG – Sebanyak 721 kartu Indonesia sehat (KIS) untuk Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, dibuang di tempat sampah di Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Sabtu (13/10). Salah seorang warga tanpa sengaja menemukan tumpukan kartu KIS dan langsung melaporkan ke polisi.

KIS itu seharusnya diterima oleh 328 kepala keluarga (KK) di tujuh desa di Kecamatan Carita. Setelah menerima laporan dari warga, polisi langsung bergerak cepat dan berhasil membekuk satu orang berinisial U pada hari itu juga (Sabtu, 13/10). Namun, hingga kemarin (14/10) polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut karena masih mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi-saksi lain. U hingga kemarin masih ditahan di Mapolres Pandeglang untuk keperluan penyelidikan.

Kapolres Pandeglang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Lurtianto Amstono mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang, mulai dari pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pihak Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), selaku pihak pendistribusi KIS di Pandeglang, pelaku pembuangan berinisial U, dan beberapa saksi mata. “Kita masih melakukan penyelidikan, mulai dari kemarin (Sabtu, 13/10) sudah dua hari, dan ada beberapa orang yang telah kita mintai keterangan baik dari BPJS, JNE sebagai perusahaan yang mendistribusikan, kemudian dari pihak terkait lainnya serta seorang ibu (ibu dari pelaku U-red) yang membuang kartu BPJS di tempat sampah dekat rumahnya,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (14/10).

Baca Juga :

KIS yang Terbuang di Pandeglang Tak Dibagikan ke Masyarakat

Indra mengaku, belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus tersebut karena masih mengumpulkan dua alat bukti. “Kalau indikasi pelanggarannya sudah ada, bisa kena penipuan atau penggelapan. Dari keterangan saksi, kita sudah mengetahui alur pendistribusian KIS ini,” kata Kapolres.

BPJS Kesehatan bekerja sama dengan JNE. Dari JNE mengirimkan paket KIS itu ke pekerja sosial masyarakat (PSM). “Mereka (PSM-red) menunjuk satu koordinasi kecamatan. Nah, untuk di Kecamatan Carita, kita akan mintai keterangan koordinator PSM-nya yang berinsial M. Kebetulan orangnya saat ini sedang di luar kota,” katanya.

Kata Kapolres, M meminta tolong kepada keponakannya berinisial H untuk menyalurkan KIS di Kecamatan Carita. Lalu H baru menyalurkan ke beberapa tempat saja, namun sebagian lagi tidak disalurkan dan disimpan di rumah temannya yang berinisial U di Kampung Cibenda. “Karena ini barang sudah dua tahun sejak 2016 ada di rumah si U, kemudian oleh ibunya U dibuang ketika sedang membersihkan rumah karena dianggap barang itu tidak berguna,” katanya.

Indra mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan, seperti memintai keterangan  dan mengumpulkan dokumen terkait pendistribusian KIS tersebut. “Hasil penyelidikan untuk sementara kita belum menetapkan tersangka atau menaikkan ke penyidikan karena ada beberapa pihak yang akan kita periksa lagi dan beberapa dokumen yang sedang kita pinta ke BPJS dan JNE. Di dalam dokumen tersebut bisa menggambarkan alur pendistribusian dan berapa biaya yang dikeluarkan untuk menyalurkan KIS,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Irna Narulita mengaku sangat kecewa atas kasus pembuangan kartu KIS tersebut karena merugikan warga miskin di Pandeglang karena tidak bisa menikmati pengobatan gratis. “Saya sangat prihatin, karena pembuangan KIS itu menyebabkan APBD kita jebol juga. Kartu itu harusnya sampai kepada yang berhak, tetapi mungkin ada tangan-tangan yang kami juga tidak paham, kami juga minta kepada pemerintah pusat apabila mendistribusikan KIS, pemerintah daerah harus tahu agar bisa mengawalnya,” katanya.

Irna menerangkan, Pamkab Pandeglang hanya bisa mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk membantu membiayai pengobatan warga miskin di Pandeglang. “Kasihan masyarakat kami terzolimi, hak-haknya harus terpenuhi, kami juga ada anggaran tak terduga Rp4 miliar untuk membantu masyarakat yang sakit, kami hanya mampu membiayai Rp5 juta per orang, harusnya mereka bisa dilayani dari KIS karena kita mengklaim atau menggantinya dari BPJS,” katanya. (Adib F/RBG)

Tags: KIS Dibuang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tak Masuk Daftar Pemilih, Warga Datangi Posko

Next Post

RSUD Cilegon Ajukan Utang ke Bank bjb Rp3,7 Miliar

Related Posts

KIS yang Terbuang di Pandeglang Tak Dibagikan ke Masyarakat
Berita Utama

KIS yang Terbuang di Pandeglang Tak Dibagikan ke Masyarakat

by Redaksi
Selasa, 16 Oktober 2018 12:12

PANDEGLANG - Penyidik Polres Pandeglang menetapkan SH (25) sebagai tersangka kasus pembuangan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kampung Cibenda, Desa...

Read moreDetails
Next Post
Keuangan RSUD Cilegon Kembang Kempis

RSUD Cilegon Ajukan Utang ke Bank bjb Rp3,7 Miliar

Harkopda Tangsel: Satu Koperasi Seribu UKM

Harkopda Tangsel: Satu Koperasi Seribu UKM

Golok Kecamatan Baros: Bernilai Artistik, Tembus Pasar Brunei

Golok Kecamatan Baros: Bernilai Artistik, Tembus Pasar Brunei

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

Senin, 13 Juli 2026 10:12
Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 09:58
Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Senin, 13 Juli 2026 09:40
Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2026 08:45
Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Senin, 13 Juli 2026 08:38
Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Senin, 13 Juli 2026 08:33
Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

Senin, 13 Juli 2026 10:12
Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 09:58
Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Tak Ikuti Tahapan Seleksi, Dua Calon Kadis Gugur

Senin, 13 Juli 2026 09:40
Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Lomba Berburu dan Baksos, Semarak Hari Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2026 08:45
Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Pembinanan Personel

Senin, 13 Juli 2026 08:38
Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Apresiasi untuk Dedikasi Personel Polda Banten

Senin, 13 Juli 2026 08:33

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

Siswa SDN Banyumas 1 Ceria Ikuti MPLS Hari Pertama

by Purnama Irawan
Senin, 13 Juli 2026 10:12

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Siswa baru SDN Banyumas 1, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, mengikuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan...

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

Pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang Butuh Anggaran Rp250 Miliar

by Yusuf Permana
Senin, 13 Juli 2026 09:58

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mematangkan rencana pelebaran Jalan Bojonegara–Serdang, Kabupaten Serang. Berdasarkan Detail Engineering Design (DED)...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak