CILEGON – Sopir angkutan kota di Kota Cilegon mengeluhkan jumlah penumpang yang semakin menurun. Bahkan, menurun drastis sejak ada angkutan umum berbasis aplikasi gadget.
Hal tersebut dirasakan oleh Warsito, sopir angkot trayek PCI-Simpang Tiga, Kota Cilegon. Pria 40 tahun yang biasa menunggu penumpang di Terminal Seruni atau dekat pintu keluar Tol Cilegon Timur mengaku sulit mendapatkan penumpang.
“Saya saja sekarang dari jam enam sampai sekarang jam 10.30 belum narik-narik. Enggak ada penumpang,” ujarnya di Terminal Seruni, Rabu (23/1/2019).
Sebelum ada angkutan online berbasis aplikasi, kata ayah anak dua itu, biasanya dalam satu hari bisa mengangkut penumpang hingga lima rit (pulang pergi). Saat ini untuk satu rit saja sangat sulit. “Puncaknya sejak beberapa bulan lalu,” ujarnya.
Ia berharap, ada regulasi dari pemerintah yang mengatur keberadaan angkutan online agar angkot di daerah kembali hidup seperti dulu. “Diatur trayeknya, atau kasih tanda apa gitu di mobilnya,” ungkapnya. (Bayu Mulyana/Aas/Dwi)








