HARI kesepuluh gelaran road show Bintang Sains 2019 di Kecamatan Baros yang berlangsung di Lapangan Futsal Graha Kasaba, Kamis (24/1), cukup kompetitif. Peserta terlihat sangat percaya diri dalam menjawab soal-soal yang dibacakan host selama lomba.
Bintang Sains 2019 di Kecamatan Baros diikuti 208 peserta dari 25 sekolah. Lomba dibagi dua sesi. Di sesi pertama diikuti 104 peserta dan meloloskan 21 peserta ke babak penentuan. Sesi kedua dari 104 peserta tersisa 45 peserta yang masuk babak penentuan sehingga total ada 66 peserta yang bersaing menjadi sepuluh besar. Lomba disaksikan Direktur Radar Banten Mashudi dan Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Aat Supriyadi.

Pada sesi penentuan, mental dan kepercayaan diri peserta benar-benar diuji. Beberapa soal pilihan IPA dan matematika yang dibacakan host di awal masih bisa dijawab peserta. Seperti biasa, peserta mulai berguguran pada pertanyaan esai. Meski begitu, para peserta yang gagal menjadi finalis terlihat ceria saat meninggalkan arena lomba. Ada pula yang menitikkan air mata karena kecewa setelah salah menjawab soal. Salah satunya Joy Marcel Ebit Kasugian, siswa kelas V dari SDN Baros 2 yang tak kuat menahan tangis setelah tereliminasi dari arena lomba.

“Joy menangis karena tak percaya bisa keluar lebih cepat. Maklum, Joy bintang di kelasnya, matematika-nya pintar, tapi pas lomba kelihatan sekali grogi karena di depan layar,” terang guru pendamping Joy, Putri Ekasari, sambil mencoba menenangkan Joy yang meratapi kekecewaan di samping arena lomba.
Sementara itu, kebanggaan menjadi bagian dari Bintang Sains disampaikan siswa kelas V SDN Sidamukti 2 Hafis Setiawan. Menurutnya, event Bintang Sains sudah memotivasinya untuk lebih giat belajar. “Lombanya seru, jadi bikin semangat ingin lebih banyak belajar,” ujarnya.
Peserta pada babak penentuan terus mengerucut hingga terpilih sepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Baros menuju final. Yakni, tiga peserta dari SDN Tejamari 1, tiga peserta dari SDN Tejamari 2, dua peserta dari SDN Tamansari, satu peserta dari SDN Sindangmandi, dan satu peserta dari SDN Parung Sentul. Kesepuluh finalis diberikan medali dan piagam yang diserahkan Aat, Pengawas Kecamatan Baros Salahudin dan Cucu Maemunah, Ketua Forum Komunikasi Guru SD (FKGS) Baros Safiudin, dan Ketua PGRI Kecamatan Baros Dedi Supriyadi.

“Bintang Sains sangat positif, membuat siswa jadi semangat belajar untuk berpacu meraih prestasi,” ungkap Dedi, Ketua PGRI sekaligus Kepala SDN Tejamari 1.
Salah satu peserta yang lolos sebagai sepuluh finalis dari SDN Tamansari, Lilih Solihah mengaku, Bintang Sains sudah menumbuhkan kepercayaan dirinya. “Jadi, pengin ikutan lomba-lomba kayak begini lagi,” ucapnya. (Haidaroh)








