slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Melihat Petilasan Raden Surya Kencana di Kelenteng Boen San Bio

Aas Arbi by Aas Arbi
05-02-2019 09:00:26
in Sosial Budaya
Melihat Petilasan Raden Surya Kencana di Kelenteng Boen San Bio

Altar Raden Surya Kencana di Kelenteng Boen San Bio, Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Pasar Baru, Kota Tangerang.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Etnis Tionghoa sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Banten. Keberadaannya sudah membaur dalam rentang perjalanan waktu yang sangat lama. Pembauran atau akulturasi budaya itu sulit dibedakan. Melekat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari konstruksi bangunan, bahasa, budaya, hingga ragam makanan sehari-hari.

Menelusuri pembauran tersebut, Radar Banten mengunjungi Kelenteng Boen San Bio di Jalan KS Tubun, Koang Jaya, Pasar Baru, Kota Tangerang, Kamis (31/1). Kelenteng terbesar di Tangerang itu dibangun oleh pedagang asal Tiongkok yang bernama Lim Tau Koen pada 1689.

Baca Juga :

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Boen San Bio yang bermakna kebajikan setinggi gunung dibangun untuk menempatkan patung Kim Sin Kongco Hok Tek Tjeng Sin atau Dewa Bumi. Bediri di atas lahan seluas 4.650 meter persegi, kelenteng ini memiliki 14 altar.

Bersama Yan Suharlim, Pembina Yayasan Nimmala Kelenteng Boen San Bio, Radar Banten melihat satu per satu altar tersebut. Dari altar utama hingga ke taman cinta kasih yang menyuguhkan ornamen patung Dewi Kwan Im.

Di pojok taman yang tidak jauh dari patung dewi translasi Avalokitesvara Bodhisattva itu, dijumpai altar bertuliskan ‘Keramat Mbah Raden Surya Kencana’. Menurut pria yang akrab disapa Koh Bebeng, Raden Surya Kencana adalah pengeran keturunan Kerajaan Padjadjaran. Masa itu, Raden Surya Kencana melakukan perjalanan dakwah ke Jakarta dan Tangerang menyebarkan agama Islam.

Saat melakukan dakwah, Surya Kencana sering beristirahat tidak jauh dari Boen San Bio. Tepatnya di bawah pohon ambon di tepi Sungai Cisadane. “Setelah lama tidak datang lagi, warga yang biasanya mendengarkan ceramahnya membuat petilasan dengan gubuk sederhana,” kata Koh Bebeng.

Berjalannya waktu, gubuk itu terkikis abrasi hingga hampir jatuh ke sungai. Pihak kelenteng lalu memindahkan ke dalam. “Awalnya di pinggir Sungai Cisadane, kedua kalinya di seberang kelenteng, dan terakhir kami memindahkan di dalam,” kata pria yang menurut penanggalan China genap berusia 70 tahun ini.

Sejak dipindahkan ke dalam area kelenteng, petilasan Raden Surya banyak didatangi orang termasuk masyarakat muslim. “Banyak yang datang. Itu enggak cuma orang Tangerang, dari Bogor dan luar kota lain ada saja, apalagi kalau pas malam Jumat,” ujar Koh Bebeng.

Di depan petilasan terdapat sesaji dan tempat dupa dari batu alam. Menurut Koh Bebeng, itu sebagai penghormatan warga Tionghoa kepada Raden Surya.

Di dalam ruangan tersebut terdapat sepasang ranjang lengkap kelambu berwarna hijau daun. Ruangan itu dihiasi dengan relief patung macan hitam. Di bagian kiri terdapat Prabu Siliwangi yang ditandai relief patung naga emas.

Bagi muslim yang akan salat dan mengaji di sana, pihak kelenteng sudah menyiapkan perlengkapan salat dan Alquran. “Sehari-hari memang dipakai salat karyawan kita yang Islam,” kata ayah enam anak ini.

Di dalam petilasan Surya Kencana juga terdapat beberapa keris, golok, dan kujang beragam ukuran. Kata Koh Bebeng, benda-benda kuno didapatkan dari beberapa umat yang datang.

Pembauran etnis Tionghoa dengan warga setempat sudah berlangsung sangat lama. Bahkan, di sekitar kelenteng terdapat tempat peribadatan agama lain.

“Tidak lebih dari radius satu kilometer ada tempat ibadah. Di belakang kita ada masjid, seberang jalan gereja, dan samping ada kelenteng. Ini menunjukkan kita sudah membaur tanpa ada masalah,” katanya. (Supriyono)

Tags: Tahun Baru Imlek
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Guo Nian

Next Post

Tak Ada Kenaikan, BPIH Tahun Ini Rp35,2 Juta

Related Posts

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak
Kota Serang

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

by Rostinah
Jumat, 31 Januari 2025 16:42

Sebanyak 888 ribu kendaraan melintas di Tol Tangerang-Merak selama libur panjang.

Read moreDetails

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Rayakan Imlek dengan Promo Spesial Saldo DANA Xuper Angpao!

Jelang Libur Panjang, Disporapar Kabupaten Serang Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata

Perkuat Persaudaraan, Warga Binaan Lapas Cilegon Rayakan Tahun Baru Imlek

Galeri Foto: Suasana Malam Imlek di Vihara Avalokitesvara

Jejak Artefak di Era Kesultanan Banten

Kapolres Serang Kota: Perayaan Imlek Aman dan Lancar

Next Post
Tak Ada Kenaikan, BPIH Tahun Ini Rp35,2 Juta

Tak Ada Kenaikan, BPIH Tahun Ini Rp35,2 Juta

Urusan Pilpres, Forum Hononer K2 Indonesia Bersikap Netral

Urusan Pilpres, Forum Hononer K2 Indonesia Bersikap Netral

Ratusan Musisi Tolak RUU Permusikan

Ratusan Musisi Tolak RUU Permusikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Selasa, 26 Mei 2026 21:18
Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 19:42
Mardiono Ajak Kader PPP Bangkit dan Perkuat Pengabdian untuk Rakyat

Mardiono Ajak Kader PPP Bangkit dan Perkuat Pengabdian untuk Rakyat

Selasa, 26 Mei 2026 19:42
Baron, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Lebak Berbobot 1,07 Ton

Baron, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Lebak Berbobot 1,07 Ton

Selasa, 26 Mei 2026 19:39
Untirta dan PT Natura Alamindo Luncurkan ERJ300, Minuman Herbal Royal Jelly

Untirta dan PT Natura Alamindo Luncurkan ERJ300, Minuman Herbal Royal Jelly

Selasa, 26 Mei 2026 19:36
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Gerindra Nilai Banyak Program Menyentuh Masyarakat

Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Gerindra Nilai Banyak Program Menyentuh Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 19:31
Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Selasa, 26 Mei 2026 21:18
Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 19:42
Mardiono Ajak Kader PPP Bangkit dan Perkuat Pengabdian untuk Rakyat

Mardiono Ajak Kader PPP Bangkit dan Perkuat Pengabdian untuk Rakyat

Selasa, 26 Mei 2026 19:42
Baron, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Lebak Berbobot 1,07 Ton

Baron, Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Lebak Berbobot 1,07 Ton

Selasa, 26 Mei 2026 19:39
Untirta dan PT Natura Alamindo Luncurkan ERJ300, Minuman Herbal Royal Jelly

Untirta dan PT Natura Alamindo Luncurkan ERJ300, Minuman Herbal Royal Jelly

Selasa, 26 Mei 2026 19:36
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Gerindra Nilai Banyak Program Menyentuh Masyarakat

Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Gerindra Nilai Banyak Program Menyentuh Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 19:31

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

Haji dan Makna Perjalanan Spiritual 

by Redaksi
Selasa, 26 Mei 2026 21:18

Penulis :  Dr. KH. Encep Safrudin Muhyi, M.M., M.Sc.,Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi Sabda Rasulullah SAW: مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ،...

Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

Pemkot Tangsel Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Keamanan Pangan Hadapi Idul Adha 2026

by Agung S Pambudi
Selasa, 26 Mei 2026 19:42

TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID— Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkomitmen terus memperketat pengawasan peredaran bahan pangan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak