CILEGON – Kapal Motor Penumpang (KMP) BSP I terbakar di perairan Merak, Kamis (7/2) sore diduga korsleting listrik di bagian ruang mesin utama kapal.
Penjelasan itu disampaikan perwakilan PT Tri Sumaja Lines selaku pemiik kapal. Kata Kepala Cabang PT Tri Sumaja Lines Parinton Situngkir, berdasarkan laporan nahkoda kapal, percikan api muncul dari kabel lampu di ruang mesin. Api dilaporkan muncul pukul 17.30 WIB.
“Bukan dari mesin percikannya, sebenarnya mesin mah gak kena,” ujar Parinton kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Jumat (8/2).
Sesaat setelah diketahui ada api, lanjut dia, petugas di dalam dek kapal langsung memadamkan api menggunakan 15 alat pemadam api ringan (apar) yang ada di kapal.
Menurutnya, proses pemadaman kurang lebih selama setengah jam. Proses pendinginan pun memakan waktu yang sama. Yang membuat proses pemadaman api sedikit sulit karena api membakar material plastik.
Parinton melanjutkan, api yang membakar ruangan itu tidak besar. Karena berada di area ruang mesin dan proses pemadaman hingga setengah jam, membuat asap mengepul hingga menyebar ke area lain. “Asap itu yang membuat panik,” ujarnya.
Saat ini kapal sedang dalam posisi engker di perairan Merak. Sebelum proses penyelidikan selesai dan mendapatkan izin dari otoritas pelabuhan, kapal tidak akan dipindahkan. (Bayu Mulyana/Aas)









