CILEGON – KMP Mutiara Persada III, kapal ferry tujuan Pelabuhan Tanjung Priok-Pelabuhan Panjang, Lampung, terbakar di Perairan Pulau Tunda, Banten, Minggu (9/4), sekira pukul 21.50 WIB. Hingga Senin (10/4) ini kapal tersebut masih mengeluarkan kepulan asap sisa-sisa kebakaran.
Kepala Basarnas Pos SAR Banten Hairoe Amir Abyan menjelaskan, api berasal di ruangan dua deck C bawah. Saat terbakar posisi kapal berada di koordinat 05° 49′ 004″ S – 106° 17′ 42″ E.
Pegawai Stasiun VTS Merak pada Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Hernanto memastikan tidak ada korban jiwa dari kecelakaan laut. Posisi kapal saat ini masih lego jangkar di perairan dekat Pulau Tunda.
“Masih proses evakuasi. Tinggal crew-crew kapalnya saja. Penumpang sekitar 70 orang telah diangkut. Bantuan dari kapal-kapal lain, ada dua kapal kargo, Basarnas, Pol Air, dan semua instansi yang terkait,” ujar Hernanto saat dihubungi Radar Banten Online.
Dugaan sementara penyebab kebakaran, lanjut Hernanto, dari roda ban salah satu mobil di deck C bawah yang meledak dan terbakar. “Penyebabnya kita dapat informasi dari salah satu ban mobil pick up. Proses pemadaman api yang dilakukan dari semalam itu sangat luar biasa,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










