SERANG – Selasa (12/3) sekira pukul 21.30, Siti Aisyah tiba di kampung halamanya, Kampung Ranca Sumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Malam itu, malam pertama ia menginap di kampung kelahirannya setelah lebih dari dua tahun bekerja di luar Banten hingga ke Malaysia.
Rabu (13/3) pagi, wartawan dari berbagai media belum bisa menemui Siti Aisyah untuk wawancara. Rumahnya masih tertutup. Namun sekira pukul 11.00 WIB, Siti Aisyah baru membuka pintu rumahnya untuk memberikan keterangan kepada awak media. Ia ditemani orangtuanya, Asriya dan Jubaedah, dan keluarga terdekat.
Siti Aisyah yang terlihat ceria mengungkapkan kegembiraannya setelah kembali ke kampung halaman. Ia mengaku bahagia sudah kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya.
“Saya enggak bisa berkata apa-apa lagi, yang pasti saya sangat bahagia bisa berkumpul dengan keluarga saya, dengan orang-orang yang saya sayangi. Saya mendokan teman saya supaya bisa bebas seperti saya,” katanya.
Aisyah mengaku belum mempunyai rencana akan melakukan apa setelah Senin (11/3) dibebaskan dari jeratan hukum dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, di Malaysia.
Ia juga belum terpikirkan untuk bekerja ke luar negeri lagi. “Semoga ke depannya lebih baik lagi,” ujarnya. (Abdul Rozak)
SERANG – Rumah Siti Aisyah di Kampung Ranca Sumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Rabu (13/3) pagi masih tertutup. Wartawan dari berbagai media belum bebas menemui Siti Aisyah untuk diwawancarai.
Namun sekira pukul 11.00 WIB, Siti Aisyah baru membuka pintu rumahnya untuk memberikan keterangan kepada awak media. Ia ditemani orangtuanya, Asriya dan Jubaedah, dan keluarga terdekat.
Siti Aisyah yang terlihat ceria mengungkapkan kegembiraannya setelah kembali ke kampung halamannya. Ia mengaku bahagia sudah kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya.
“Saya enggak bisa berkata apa-apa lagi, yang pasti saya sangat bahagia bisa berkumpul dengan keluarga saya, dengan orang-orang yang saya sayangi. Saya mendokan teman saya supaya bisa bebas seperti saya,” katanya.
Aisyah mengaku belum mempunyai rencana akan melakukan apa setelah Senin (11/3) dibebaskan dari jeratan hukum dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, di Malaysia.
Ia juga belum terpikirkan untuk bekerja ke luar negeri lagi. “Semoga ke depannya lebih baik lagi,” ujarnya. (Abdul Rozak)









