• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pelajaran Kuburan

Redaksi by Redaksi
Sabtu, 6 April 2019 08:12
in Berita Utama, Catatan Dahlan Iskan
Pelajaran Kuburan

Sepanjang hari kemarin saja hampir 500 km. Saya menyusuri jalan tol. Yang sudah lama ingin saya lalui. Yang videonya banyak beredar di Indonesia. Yang melintas di sela-sela gunung. Atau di sela sungai. Yang disebut “jalan tol di atas awan”.

Itulah jalan tol di wilayah pedalaman Tiongkok. Di dekat perbatasan. Antara Sichuan dan Yunnan. Antara Chengdu dan Kunming. Di ketinggian sekitar 1.500 meter.

RelatedPosts

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Incar Pengemudi Tak Pakai Sabuk Pengaman

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Incar Pengemudi Tak Pakai Sabuk Pengaman

Rabu, 28 Oktober 2026 11:42
Jelang Nataru 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Subsidi Sembako Rp 200 Juta

Jelang Nataru 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Subsidi Sembako Rp 200 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 11:32
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Sekda Cilegon untuk Generasi Muda

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Sekda Cilegon untuk Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 11:26

Jumat kemarin adalah hari libur nasional di sana. Hari leluhur. Cing Ming. Atau, di Indonesia, sering disebut Cing Bing. Hari ke kuburan.

Sudah lima tahun ini Tiongkok menjadikan Cing Ming sebagai hari libur. Rupanya, biar komunis juga harus mulai menghormati leluhur.

Budaya ini ternyata tidak bisa dihapus oleh komunis sekali pun.

“Kita harus berangkat agak pagi,” ujar Pak Bei yang mengemudikan mobil kemarin.

“Kenapa,” tanya saya. 

“Sangat mungkin jalan macet. Banyak orang ke kampung halaman,” katanya.

Benar saja jam 7.30 jalan di kota Chengdu sudah macet. Demikian juga ketika mulai masuk jalan bebas hambatan. 

Dari jauh saya lihat ada gerbang tol. “Oh.. Itu dia. Macet karena antre bayar,” kata saya.

“Bukan,” jawab pak Bei. “Hari ini tol gratis,” tambahnya.

Hah? Tol gratis? Hari ini? Sejauh 500 km?

“Pemerintah menggratiskan jalan tol di setiap hari libur nasional,” kata pak Bei. “Di seluruh negara,” tambahnya. “Hanya truk dan bus yang bayar.”

“Bagaimana kalau liburnya satu minggu? Seperti di sekitar hari kemerdekaan itu?,” tanya saya.

“Tolnya juga gratis selama seminggu,” jawabnya.

Ups.

Sejak kapan?

“Sudah sejak lima tahun lalu.”

Eman.

Eman?

Entahlah.

Yang jelas saya segera minta maaf padanya. Gara-gara mengantar saya ia tidak bisa ke kuburan kemarin.

“Tidak apa-apa. Jangan minta maaf,” katanya. “Saya sudah ke kuburan hari Minggu yang lalu,” tambahnya.

Saya agak lega. Ternyata bukan hanya ia yang ke kuburan lebih awal. “Banyak juga yang seperti saya. Tidak mau berjejal,” katanya.

Seperti Jumat kemarin. Terbukti memang sampai macet. Waktu ke kuburan itu memang pendek. Hanya pagi sampai sebelum jam 12 siang.

Setelah itu dianggap tidak afdol lagi. Justru bisa celaka. Ibarat matahari sudah mulai surut.

Apakah di negara komunis masih ada kuburan?

Tentu saja sudah tidak ada. Yang disebut kuburan itu adalah rumah abu. Semua jenazah harus dibakar. Abunya disimpan di “apartemen abu”. Pemerintah menyediakan rumah abu itu. Berikut rak-raknya. Yang jumlahnya ribuan.

Abu itu ditempatkan di guci. Atau apa pun. Diberi nomor. Didaftar. Ditempatkan sesuai dengan nomornya. Keturunannya lah yang  menyimpan baik-baik nomor itu. Setiap Cing Ming di depan nomor itulah mereka sembahyang. Sambil meletakkan makanan-makanan kesukaan almarhum.

Itu dulu.

Sekarang pemerintah melarang peziarah membawa makanan. Terlalu sulit menyediakan tempat makanan itu. Juga sulit membuangnya. Kini peziarah hanya boleh membawa seuntai bunga.

Pun letak bunga itu tidak boleh di tempat masing-masing. Cukup diletakkan di satu altar bersama.

Pemerintah juga melarang peziarah naik mobil pribadi. Macet. Tidak ada tempat parkir. Semua harus naik bus. Dari terminal bus. Yang sudah disiapkan secara khusus. Pemerintah setempat sangat sibuk mengatur mudik Cing Ming ini.

Tentu saja masih tetap ada kuburan. Di Tiongkok. Khusus untuk orang Islam. Saya pernah ke kuburan seperti itu. Kesasar. Tapi justru jadi paham tentang kuburan.

Hari itu adalah Idul Fitri. Saya berada di rumah sakit. Ingin saya: ikut salat Id di masjid terdekat.

Saya pun cari taksi. Minta diantar ke tempat orang Islam berkumpul di hari lebaran seperti ini. Sopir taksi itu mengiyakan dengan penuh semangat. “Saya tahu,” katanya.

Saya mulai curiga. Kok jauh banget. Lalu saya tegaskan bahwa saya ingin kumpul dengan orang-orang Islam. Yang akan bersama-sama salat.

“Iya. Saya tahu,” katanya.

Akhirnya saya tersenyum. 

Ternyata saya dibawa ke kuburan.

Istri saya tertawa ngakak. Padahal dia sudah pakai mukena.

Sopir itu tidak salah. Kuburan itu penuh sesak. Dengan orang berpakaian muslim. Berdoa di dekat batu nisan. Lalu makan-makan di situ.

Bersama keluarga. Mereka, umumnya, memang membawa makanan.

Ya sudah.

Kami pun membeli makanan. Banyak sekali warung dadakan di dalam makam itu. 

DI’s Way makan di rest area jalan tol Yaxi. Di ketinggian 1.200 meter di hari Cing Ming

Setelah itu kami kembali ke rumah sakit. Membawa pengalaman baru.

Kuburan pun memberi pelajaran.(Dahlan Iskan)

Tags: Disway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Potret Pendidikan Masa Kolonial di Serang: Sekolah Subur, Serang Pusat Pendidikan

Next Post

Juventus Bisa jadi Juara Pekan Ini, Syaratnya..

Next Post
Juventus Bisa jadi Juara Pekan Ini, Syaratnya..

Juventus Bisa jadi Juara Pekan Ini, Syaratnya..

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Selasa, 27 Oktober 2026 10:14
Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Senin, 26 Oktober 2026 11:18
Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

Senin, 26 Oktober 2026 17:41

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

by Fahmi
Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten, Yuliana Sagala, meninggal dunia pada Senin, 26 Oktober 2026. Ibu...

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Incar Pengemudi Tak Pakai Sabuk Pengaman

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Incar Pengemudi Tak Pakai Sabuk Pengaman

by Mulyadi
Rabu, 28 Oktober 2026 11:42
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID– Polresta Tangerang melalui Satlantas mengingatkan pengemudi kendaraan roda empat agar menggunakan sabuk pengaman saat berkendara dalam pelaksanaan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.