SERANG – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Banten mendirikan 76 posko Karya Bakti Lebaran (KBL) 2019. Sebanyak 750 anggota diterjunkan untuk membantu pemudik di Provinsi Banten.
Koordinator KBL Kwarda Banten 2019 Rudi Hadi menuturkan, posko Lebaran didirikan mulai 29 Mei hingga H+7 lebaran. “Setiap tahun Karya Bakti Lebaran dilakukan Kwarda Banten. Tahun ini kami siagakan 750 personel tersebar di posko-posko yang ditunjuk pengurus Kwarda Banten,” kata Rudi seusai gelar pasukan KBL 2019 di lapangan Kwarda Banten, Kota Serang, Selasa (28/5).
Rudi menambahkan, KBL 2019 merupakan program untuk membantu pihak kepolisian dan Pemprov Banten dalam melayani para pemudik. “Banten kan dilintasi oleh para pemudik ke Sumatera, jadi kami ikut berpartisipasi menyukseskan arus mudik dan arus balik 2019,” ungkapnya.
Rudi melanjutkan, kegiatan karya bakti menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, dan banyak dilalui pemudik. “Semua personel yang diterjunkan di lapangan dibekali tiga tupoksi. Pertama memberikan informasi arah lalu lintas. Kedua aksi fisik yakni membantu para pemudik yang membutuhkan bantuan fisik. Ketiga, aksi sosial yakni memberikan takjil bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.
Ketua Kwarda Banten M Masduki saat memimpin gelar pasukan mengatakan, KBL merupakan agenda kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk bakti pramuka terhadap masyarakat. “Karya bakti Lebaran ini sebagai salah satu wujud anggota pramuka yang ingin membantu pemudik agar selamat sampai tujuan,” ujarnya.
Masduki menambahkan, anggota pramuka yang terlibat dalam KBL harus mengukur beban yang diemban selama bertugas di lapangan. “Jangan dipaksakan kalau tidak mampu atau di luar batas kemampuan. Semua harus sesuai porsinya,” tegas Masduki. (Deni S)









