slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Wacana Publik

Nyaris Udahan, Untung Dapat Warisan

Redaksi by Redaksi
19-06-2019 16:18:16
in Wacana Publik
Nyaris Udahan, Untung Dapat Warisan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Kehidupan rumah tangga Roni (37), nama samaran, bagai sayur tanpa garam dengan istrinya, sebut saja Wati (35). Karena mencari nafkah dengan menjadi pegawai toko perabotan milik orangtua istri, Roni menjadi bahan ejekan saudara-saudara istri. Untung Roni dapat warisan sehingga rumah tangganya yang nyaris kandas dapat rujuk kembali. Penasaran dengan kelanjutan ceritanya, kita simak, yuk!

Kejadian itu terjadi sekira lima tahun lalu. Kini, Roni justru menjadi pemilik toko perabotan itu, hasil penjualan tanah warisan orangtua. Keduanya kini hidup bahagia dan sejahtera.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

“Ya malulah disangkanya parasit karena hidup dari warisan keluarga istri. Makanya, lebih baik pergi daripada enggak punya harga diri,” ucapnya. Berapa sih harga diri!

Roni kini menjalani profesi sebagai pedagang di Pasar Cilegon meneruskan usaha orangtua istri. Sejak toko diwariskan ke istrinya dan dikelola oleh Roni, mereka dianggap penyebab masalah di keluarga istri. “Kalau gitu terus (disalahkan-red), saya enggak kuatlah,” keluhnya. Sabar, Bang.

Padahal, Roni terbilang loyal terhadap keluarga istri dari sejak menikah. Ia sering membantu keluarga istri dalam segala urusan. Namun, selama lima tahun berumah tangga, jasanya tak pernah dianggap.Tentu saja semua itu karena persoalan warisan. Beberapa kali Roni dilecehkan saudara-saudara Wati karena hidupnya masih menumpang. Namun, apa daya, Roni mencoba bertahan karena memang tidak mempunyai uang dan pekerjaan saat itu.

Ditemui Radar Banten di Pasar Cilegon, Roni curhat panjang lebar tentang kegelisahannya dulu berumah tangga yang diselingi campur tangan keluarga istri. Roni mengaku terlahir dari keluarga cukup berada. Namun, ia hanya lulusan sekolah dasar (SD) karena dulunya malas sekolah. Ia pun menyesali tingkahnya dulu yang membuatnya kesulitan mencari pekerjaan menjelang dewasa.

“Saya menyesal dulu enggak mau sekolah. Padahal orangtua saya dulunya kaya,” akunya bangga. Kayak apa tuh?

Roni berperawakan kurus tinggi, dagunya berjanggut. Sepintas wajahnya terlihat sangar, tetapi aslinya orang yang ramah. Siapa sangka jika Roni termasuk tipe suami takut istri. Kebetulan sifat istrinya kan galak. Maklum, Wati anak bontot dari empat bersaudara. Kakaknya laki-laki semua. Wati terbiasa membentak dan mengamuk ketika sedang emosi. Namun, ada kelebihan Wati di balik itu. Roni sangat menyayangi Wati karena wajahnya yang cantik, selain penampilannya yang modis.

“Pas punya anak aja badannya (merujuk ke Wati-red) melebar. Tapi, saya tetap bersyukur,” ucapnya. Yang penting masih caem, Bang.

Berdasarkan cerita Roni, Wati yang sekarang lain dengan Wati yang dulu dikenalnya ketika masih muda. Mereka dipertemukan melalui peran teman. Awal-awal bertemu, sikap Wati baik dan perhatian. Selain cantik, tubuhnya juga ideal. Maka, tak heran Roni tergila-gila pada pandangan pertama dibuatnya. Lantaran itu, Roni ngebet ingin meminang Wati untuk dijadikannya pendamping hidup.

Tiga bulan pasca perkenalan, Roni nekat melamar Wati meski masih berstatus pengangguran. Mereka menikah dengan gelaran pesta cukup meriah. Sayangnya, kemeriahan pesta sebagian besar biaya keluarga Wati. Kebetulan Wati berasal dari keluarga berada. “Ya sempat dipermasalahkan juga soal mahar pernikahan. Untungnya enggak sampai gagal menikah,” ujarnya. Minta berapa sih maharnya?

Mengawali rumah tangga, Roni banyak menghabiskan waktu di rumah karena belum punya pekerjaan. Melihat kondisi itu, kakak Wati yang sudah mapan sering menyindir rumah tangga Roni dan Wati. Beruntung Roni selalu dibela Wati. Mungkin karena masih hangat-hangatnya. Namanya juga pasangan baru. Karena pembelaan Wati, Roni mulai masa bodoh dan tak ambil pusing pada omongan kakak iparnya dan hanya fokus terhadap Wati.

“Awal-awal dia (Wati-red) manja banget, apalagi pas di ranjang, gitu lah. Paham kali,” gurau Roni. Iya sih, Bang.

Setahun berumah tangga, Roni dan Wati dikaruniai anak. Saat itu, kebetulan Ibu Wati yang menjaga toko di pasar mulai sakit-sakitan. Ibu mertua pun meminta Roni menggantikannya menjaga toko. Namun, amanah ibunya itu justru membuat geram semua saudara Wati yang menginginkan toko dijual dan hasilnya dibagi-bagi.

“Makanya, mereka benci ke saya karena dipercaya mertua,” kesalnya.

Sejak itu, keributan antar keluarga Wati dan keluarga kakak-kakaknya tak terelakkan. Selama bertahun-tahun Roni menjadi bahan rundungan saudara-saudara Wati. Sampai akhirnya, Roni meninggalkan tokonya karena tak kuat menahan emosi. Roni pun pulang ke rumah orangtuanya dan mengadukan masalah tersebut.   Bahkan, Roni sempat pisah ranjang dengan Wati gara-gara masalah itu selama satu tahun. Untungnya Wati langsung meminta maaf atas perlakuan saudaranya dan rujuk kembali. Orangtua Roni yang tidak terima anaknya dilecehkan, langsung menjual tanahnya dan uangnya diwariskan kepada Roni untuk membeli toko yang dikelola mertuanya. “Saya beli Rp100 juta tuh toko. Uangnya dibagi-bagi saudara istri,” katanya.

Setelah kejadian itu, Roni mengajak Wati pindah rumah, tinggal bersama keluarganya. Hubungannya dengan keluarga istri sampai saat ini merenggang. Namun, mahligai rumah tangga dengan Wati tetap terjaga. “Kalau sudah jadi punya sendiri kan enak. Mau hidup susah bagaimana pun, enggak ada yang nyinyir,” tukasnya. Benar tuh. Untung ada warisan ya, Bang! Selamat deh. (mg06/zai/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Delapan Jeriken Tuak Diamankan dalam Operasi Yustisi

Next Post

KPK : Kepsek Harus Tegas Supaya Kultur Titip Menitip Hilang

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
KPK : Kepsek Harus Tegas Supaya Kultur Titip Menitip Hilang

KPK : Kepsek Harus Tegas Supaya Kultur Titip Menitip Hilang

Gapensi Lebak Bantah Monopoli Proyek

Gapensi Lebak Bantah Monopoli Proyek

Burrito Time

Burrito Time

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

Senin, 15 Juni 2026 11:11
Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Senin, 15 Juni 2026 10:48
CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

Senin, 15 Juni 2026 10:34
Dinkes Banten: Ribuan Kasus Diabetes Ditemukan pada Anak, Salah Satunya pada Bayi

Dinkes Banten: Ribuan Kasus Diabetes Ditemukan pada Anak, Salah Satunya pada Bayi

Senin, 15 Juni 2026 10:22
Piala Dunia 2026: Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2

Piala Dunia 2026: Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2

Senin, 15 Juni 2026 10:04
94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 15 Juni 2026 09:49
Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

Senin, 15 Juni 2026 11:11
Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Senin, 15 Juni 2026 10:48
CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

Senin, 15 Juni 2026 10:34
Dinkes Banten: Ribuan Kasus Diabetes Ditemukan pada Anak, Salah Satunya pada Bayi

Dinkes Banten: Ribuan Kasus Diabetes Ditemukan pada Anak, Salah Satunya pada Bayi

Senin, 15 Juni 2026 10:22
Piala Dunia 2026: Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2

Piala Dunia 2026: Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2

Senin, 15 Juni 2026 10:04
94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 15 Juni 2026 09:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

Usai Tunjuk Plt Ketua PPP Cilegon, DPW PPP Banten Siapkan Agenda Konsolidasi Besar

by Nurandi
Senin, 15 Juni 2026 11:11

Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha. (Foto : DPW PPP Banten)

Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

Staf Ahli Bupati Pandeglang Berdamai dengan Keluarga Korban Kecelakaan Maut

by Fahmi
Senin, 15 Juni 2026 10:48

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, saat membesuk korban kecelakaan di depan SDN Sukaratu 5, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak