LEBAK – Bupati Iti Octavia Jayabaya melaunching program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kampung Sentral, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (20/6). Jumlah penerima manfaat program BNPT di Lebak kurang lebih sebanyak 106.230 kepala keluarga di 28 kecamatan se-Lebak.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lebak Eka Darmana Putra menyatakan, program BPNT di Lebak sudah mulai dilaksanakan di Lebak. Kegiatan launching dilaksanakan di Rangkasbitung Barat ini menandai penyaluran bantuan di 351 agen di 345 desa kelurahan. Jumlah bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat program BNPT sebesar Rp110 ribu.
Eka menegaskan bantuan tersebut tidak bisa diambil dalam bentuk uang. “Masyarakat hanya menerima bantuan beras dan atau telor di agen-agen yang tersebar di 345 desa dan kelurahan. Agen-agen penyalur akan menerima keuntungan dari margin yang disepakati antara agen dan supplier,” kata Eka Darmana Putra, Kamis (20/6).
Bupati Iti Octavia Jayabaya menyatakan, BPNT diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang tersebar di 28 kecamatan. Masyarakat dapat mengambil bantuan di agen-agen yang telah bekerja sama dengan pihak perbankan. Jumlah agen yang tersedia masih kurang, karena itu Bupati perempuan pertama di Lebak ini meminta kepada pihak perbankan dan pemerintah menambah agen untuk penyaluran bantuan.
“Kalau bisa minimal satu RW satu agen. Kalau sekarang kan satu desa hanya ada satu atau dua agen, sehingga jangkauan masyarakat ada yang jauh. Akibatnya, mereka harus mengeluarkan biaya transportasi untuk mengambil BPNT,” ungkapnya. (Mastur)








