slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Hampir 10 Ribu Hektare Lahan Sawah di Banten Kekeringan

Redaksi by Redaksi
04-07-2019 12:18:06
in Berita Utama, Umum
Hampir 10 Ribu Hektare Lahan Sawah di Banten Kekeringan

Kondisi petak sawah yang mulai mengering di Lingkungan Butimanik, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Rabu (3/7).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Hingga pertengahan tahun ini, seluas 9.843 hektare lahan persawahan di Provinsi Banten mengalami kekeringan. Namun, belum dilaporkan adanya gagal panen atau puso.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banten Agus M Tauchid mengatakan, sebelum terjadi puso pihaknya memberikan bantuan seperti pinjam pakai pompa air kepada petani. “Kami siapkan 15 sampai 20 unit pompa air yang mobile,” ujar Agus kepada Radar Banten, Rabu (3/7).

Baca Juga :

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Kota Serang Siapkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Rawan

Lebak Usulkan Lahan Cetak Sawah Baru Seluas 100 Hektar

Musim Pancaroba, Warga Banten Diingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Agus menguraikan, 9.843 hektare itu tersebar di empat kabupaten kota di Banten. Jumlah itu terdiri dari kondisi ringan seluas 6.211 hektare, sedang 3.337 hektare, dan berat 295 hektare. Sementara lahan waspada kekeringan di Banten ada 34.566 hektare.

Lahan yang terkena dampak kekeringan paling banyak di Kabupaten Pandeglang, yakni 9.019 hektare. Jumlah itu terdiri dari kondisi ringan seluas 5.403 hektare, sedang 3.321 hektare, dan berat 2.95 hektare dengan umur tanaman 15 sampai 85 hari.

Berikutnya, Kabupaten Lebak seluas 455 hektare dengan kondisi ringan. Lalu, Kabupaten Serang seluas 272 hektare dengan kondisi ringan seluas 256 hektare dan sedang 16 hektare. “Kabupaten Tangerang seluas 97 hektare dengan kondisi ringan,” urainya.

Kata Agus, apabila dalam sepekan ke depan tidak ada hujan, maka kategori kerusakan lahan akan meningkat. Dari yang sebelumnya ringan menjadi sedang, dari sedang menjadi berat, dan dari berat menyebabkan puso. Dengan kondisi itu, pihaknya belum dapat mengetahui berapa kerugian yang akan dialami para petani. “Nanti ketahuan setelah panen, berapa yang gagal panen karena kekeringan. Kalau sekarang tidak bisa,” tuturnya.

Ia mengatakan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Klas II Tangerang Selatan, sebagian wilayah di Banten akan mengalami curah hujan sangat rendah pada Juni. Sedangkan pada Juli kategori curah hujan masuk kategori rendah. “Sehingga wilayah yang terkena kerusakan tanaman akibat kekeringan pada Juli akan terjadi di Serang, Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. Ini sudah terpetakan oleh kami,” terangnya.

Agus mengungkapkan, dengan kondisi itu, Distan melalui Balai Proteksi Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan telah melakukan sejumlah upaya. Salah satunya dengan melakukan pompanisasi dengan metode pinjam pakai ke kelompok tani. Ada 20 unit mesin pompa dari ukuran tiga hingga enam inci. Pihaknya juga menyiapkan brigade alsintan (alat mesin pertanian-red) mobile. Kalau hal itu optimal, maka kemungkinan besar status kekeringan bisa turun, dari berat jadi ringan dan seterusnya.

Selain bantuan alat, pihaknya juga intens memberikan pemahaman terjadi masa tanam. Ia berharap, para petani tidak memaksakan menanam jika memasuki musim kemarau untuk lokasi sawah tadah hujan dan tidak ada sumber air. Ia juga mengarahkan petani memiliki asuransi usaha tanaman padi (AUTP), yang besaran preminya Rp36 ribu per hektare. Apabila terjadi kegagalan, kekeringan, kebanjiran, hama, dan puso klaim asuransinya mencapai Rp4 juta.

Meskipun ribuan hektare lahan pertanian kekeringan, Agus memastikan  tidak memengaruhi terhadap cadangan pangan di Banten. Dari 420 ribu angka tanam, lahan yang terkena kekeringan hanya 2,3 persen berpengaruh terhadap ketahanan pangan.

GANTI POLA TANAM

Dihubungi di tempat berbeda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi Suherdiman Januardi mengatakan, wilayah pertanian yang mengalami kekeringan tersebar di Kecamatan Sumur, Cimanggu, Cibaliung, Cibitung, Cikeusik, Cigeulis, Panimbang, Sobang, Munjul, Angsana, Sindangresmi, dan Picung. Lalu Kecamatan Bojong, Saketi, Cisata, Pagelaran, Patia, Sukaresmi, Carita, dan Kecamatan Mandalawangi.

Untuk mengantisipasi kekeringan tersebut, lanjutnya, instansinya telah melakukan brigade alsintan, menyiapkan pompa serta embung-embung air di setiap desa. “Kami telah melakukan antisipasi dengan mengirim pompa air di wilayah kekeringan yang ada sumber air yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Sedangkan petani yang memiliki lahan pertanian yang jauh dari sumber air disarankan mengganti pola tanam dari padi menjadi palawija. “Dianjurkan melakukan penggantian pola tanam atau komoditas dengan tanaman yang relatif sedikit kebutuhan airnya di antaranya jagung atau palawija,” katanya

DI LEBAK MELUAS

Sementara kekeringan di Lebak terus meluas. Kekeringan paling parah terjadi di  Kecamatan Wanasalam dan Malingping. Di Wanasalam kekeringan tersebar di tujuh desa, yakni Desa Cipedang, Cisarap, Parungpanjang, Parungsari, Cikeusik, Cipeucang, dan Desa Wanasalam.

“Luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan terus bertambah. Data dari UPT Pertanian Kecamatan Wanasalam, luas lahan yang terdampak kekeringan mencapai 369 hektare,” kata Camat Wanasalam Cece Saputra, kemarin.

Alumnus Universitas Lampung (Unila) itu mengakui, Distan Lebak telah memberikan bantuan pompanisasi kepada kelompok tani di Wanasalam. Namun, ketersediaan air permukaan di Wanasalam terbatas. Akibatnya, bantuan pompanisasi belum maksimal.

“Sekarang sudah memasuki musim kemarau sehingga sawah petani di Wanasalam terancam gagal panen,” jelasnya. (nna-tur-dib/alt/ira)

Tags: Kekeringan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hasil Pileg Lima Daerah Digugat

Next Post

LAZ Harfa dan Villa Ternak Cikerai Himpun Hewan Kurban untuk Penyintas Tsunami

Related Posts

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Lebak

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

by Nurabidin
Selasa, 28 April 2026 15:00

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Memaskui musim kemarau 2026, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak merupakan daetah rawan kekeringan dan krisis air bersih. Ke...

Read moreDetails

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Kota Serang Siapkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Rawan

Lebak Usulkan Lahan Cetak Sawah Baru Seluas 100 Hektar

Musim Pancaroba, Warga Banten Diingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Baru Pertengahan Tahun, Lebak Surplus Beras

BPBD Lebak Imbau Masyarakat Waspada Kebakaran Akibat Pembakaran Ilalang

Area Pesawahan di Lebak Terancam Kekeringan

Kekeringan Ancam Pertanian di Lebak, Petani Terancam Gagal Panen

Mei dan Juni Diprediksi Terjadi Kekeringan, BPBD Lebak Imbau Warga Agar Hemat Air

Kekeringan Ancam Lebak Saat Kemarau Panjang

Next Post
LAZ Harfa dan Villa Ternak Cikerai Himpun Hewan Kurban untuk Penyintas Tsunami

LAZ Harfa dan Villa Ternak Cikerai Himpun Hewan Kurban untuk Penyintas Tsunami

Lima Bulan Diresmikan, Lantai 2 Pasar Blok F Sepi

Lima Bulan Diresmikan, Lantai 2 Pasar Blok F Sepi

Waspada Narkoba Berbentuk Kue

Waspada Narkoba Berbentuk Kue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

Minggu, 3 Mei 2026 22:46
Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

Minggu, 3 Mei 2026 22:38
Hardiknas 2026, Mahasiswa UIN Banten Tolak Skema PTN-BH di PTKIN

Hardiknas 2026, Mahasiswa UIN Banten Tolak  Skema PTN-BH di PTKIN

Minggu, 3 Mei 2026 22:31
Beasiswa Cilegon Juare, Hardiknas 2026, KNPI Cilegon,

Hardiknas 2026, KNPI Cilegon Apresiasi Beasiswa Cilegon Juare dan Dorong Penambahan Kuota

Minggu, 3 Mei 2026 22:14
pelecehan seksual anak disabilitas, kasus sodomi di Lebak, kekerasan seksual anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak Banten,

DPRD Banten Prihatin, Bocah Disabilitas Jadi Korban Sodomi Anak di Bawah Umur

Minggu, 3 Mei 2026 18:21
Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Minggu, 3 Mei 2026 17:47
Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

Minggu, 3 Mei 2026 22:46
Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

Minggu, 3 Mei 2026 22:38
Hardiknas 2026, Mahasiswa UIN Banten Tolak Skema PTN-BH di PTKIN

Hardiknas 2026, Mahasiswa UIN Banten Tolak  Skema PTN-BH di PTKIN

Minggu, 3 Mei 2026 22:31
Beasiswa Cilegon Juare, Hardiknas 2026, KNPI Cilegon,

Hardiknas 2026, KNPI Cilegon Apresiasi Beasiswa Cilegon Juare dan Dorong Penambahan Kuota

Minggu, 3 Mei 2026 22:14
pelecehan seksual anak disabilitas, kasus sodomi di Lebak, kekerasan seksual anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak Banten,

DPRD Banten Prihatin, Bocah Disabilitas Jadi Korban Sodomi Anak di Bawah Umur

Minggu, 3 Mei 2026 18:21
Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Minggu, 3 Mei 2026 17:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

Waspada, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Provinsi Banten Sepekan ke Depan

by Yusuf Permana
Minggu, 3 Mei 2026 22:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini waspada akan meningkatnya curah hujan...

Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

Wujudkan Generasi Sehat Bebas NAPZA, Dinkes Bersama BNN Edukasi Tenaga Pendidik

by Purnama Irawan
Minggu, 3 Mei 2026 22:38

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi pencegahan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) Bagi tenaga...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak