SERANG – Seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Banten diwajibkan membawa tempat minum sendiri sebagai pengganti minuman kemasan. Salah satu kewajiban yang harus dipatuhi pegawai Pemprov itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 660/2443-DLHK/VI/2019 tentang Gerakan Jumat Bersih dan Olahraga di Lingkungan Pemprov Banten yang ditandatangani Sekda Banten Al Muktabar.
Selain membawa tempat air minum sendiri, Pemprov juga mewajibkan pegawai mengganti snack dan makan siang dalam bentuk kemasan prasmanan. Tak hanya itu, poin lain yang juga diwajibkan, yakni mengganti air minuman kemasan pada saat rapat menjadi waterstation dengan menyediakan sarana prasarananya (dispenser, galon air mineral, gelas, dan piring). Ketiga poin itu harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Dalam surat itu, Al mengatakan, dalam upaya meningkatkan kesadaran kebersihan dan kesehatan di lingkungan Pemprov, maka pegawai diwajibkan untuk melaksanakan kegiatan olahraga atau pengajian setiap hari Jumat dan dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih di lingkungan OPD masing-masing.
Kegiatan bersih-bersih sebagai upaya meminimalisasi sampah. Ia mencontohkan implementasi pembatasan timbulan sampah antara lain penggunaan barang dan atau kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai oleh proses alam. Selain itu, dapat juga membatasi penggunaan kantong plastik dan menghindari penggunaan barang dan kemasan sekali pakai. Al mengatakan, efisiensi itu adalah hal yang harus. “Kami berupaya konsen terhadap apa yang diinginkan masyarakat,” ujar Al, Jumat (26/7).
Kata dia, bentuk efisiensi dengan peniadaan adalah hal yang berbeda. Efisiensi adalah pada batas kewajaran dan tidak berlebihan. Ia sendiri melakukan penghematan. “Coba ke ruangan saya, ada minum, tapi ambil sendiri di dispenser,” ungkapnya.
Al mengatakan, hal itu bagian untuk bersahabat dengan lingkungan guna mengurangi sampah. Ia memperhatikan setiap minuman air kemasan yang disediakan saat kegiatan tak habis. Begitupun dengan kue dalam kemasan kotak. “Paling dimakan dua atau setengahnya. Kan sayang, lebih baik disajikan prasmanan. Begitupun dengan air minum, biar ambil sendiri sehingga tahu takaran yang diinginkan,” terang Al. (Rostinah/RBG)










