CILEGON – Muhammad Vande Liguna terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cilegon dalam Muscab VI yang berlangsung di The Royale Krakatau Cilegon, Kamis (8/8). Ia terpilih secara aklamasi setelah calon ketua lainnya, Enan Ewok, kekurangan persyaratan.
Vande Liguna mengatakan, sebagai ketua umum HIPMI Cilegon yang baru ia siap mengembangkan organisasi tersebut. Ia juga mengajak para pengusaha pemula di Kota Cilegon agar siap menghadapi industri 4.0. “Terima kasih untuk para panitia atas terselenggaranya acara muscab. Mohon dukungannya dari para anggota untuk bersama-sama mengembangkan HIPMI Cilegon,” katanya.
Ketua HIPMI Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) Agus Sandi Maulana mengungkapkan, muscab yang digelar kemarin merupakan kegiatan yang sah sesuai dengan AD ART organisasi yang berlaku. “Semoga HIPMI Cilegon bisa membantu menghimpun karakter anggota yang ada. Muscab di Mambruk tidak sesuai ketentuan organisasi dan penting untuk terus mengawal kegiatan pemilihan ini,” katanya.
Walikota Cilegon Edi Ariadi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggarannya Muscab VI HIPMI Cilegon karena pengurus memiliki niat yang baik untuk membentuk organisasi yang kokoh. Lewat HIPMI, para pengusaha muda bisa bertukar pikiran sehingga memberikan manfaat untuk Cilegon. “Pemda mendukung sesuatu hal yang positif,” katanya.
Ia optimistis, pengusaha muda Cilegon yang tergabung dalam HIPMI bisa terus sukses dan berkembang menjadi pengusaha nasional karena banyak pengusaha yang berhasil menjadi politikus dan ekonom. “Yang penting sebagai pengusaha jangan pantang menyerah. Ketua dan pengurus HIPMI yang baru terus semangat untuk menyambut investasi di Kota Cilegon,” katanya.
Kadisperindag Provinsi Banten Babar Soeharso mengatakan, keberadaan HIPMI Cilegon bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menumbuhkan generasi dan meningkatkan wirausaha. Itu sesuai dengan landasan dibentuknya HIPMI pada 10 Juni 1972.
“HIPMI ini bisa menjadi mitra dalam mengembangkan jiwa usaha di generasi muda dan beragam kegiatan bisa diselaraskan kewirausahaan,” katanya. (skn/ibm/ira)










