SERANG – Warga Kampung Sukawali, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (19/8) sore, menyerbu bantuan air bersih gratis dari Polres Serang Kota. Warga mengaku sejak dua bulan terakhir kesulitan air bersih akibat dari kemarau berkepanjangan. “Sudah dua bulan kesulitan air,” ujar Anissa, warga sekitar, ditemui Radar Banten di lokasi.
Dia mengatakan, air sumur yang biasa dijadikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kering. “Sampai sekarang belum turun hujan,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Annisa mengaku, terpaksa membeli air isi ulang. Air isi ulang tersebut akan digunakan untuk memasak dan dikonsumsi. Setiap harinya biaya yang dikeluarkan untuk membeli air isi ulang mencapai belasan hingga puluhan ribu rupiah. “Kalau tiap hari beli air isi ulang, Pak,” kata Annisa.
Dia mengaku sangat terbantu dengan bantuan air bersih dari Polres Serang Kota tersebut. Sebab, sejak musim kemarau panjang distribusi air bersih tersebut baru pertama kali diterima. “Baru kali ini Pak ada bantuan air bersih. Bersyukur sudah dibantu sama pak polisi,” ucap Annisa.
Warga lain, Rojali mengaku, di kampung mereka ada sumur bor yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Namun, sumur tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh warga karena kualitas airnya yang buruk. “Airnya rasanya asin, kalau dipakai buat mandi sabunnya enggak keluar busa,” katanya.
Staf Kelurahan Mesjid Priyayi Bahrani yang ditemui di lokasi pendistribusian air bersih mengatakan, musim kemarau telah menimbulkan dampak terhadap sekira 144 kepala keluarga (KK). “Di kita (kelurahan-red) ada sekitar 144 KK. Semenjak sungai kering saja di sini kesulitan air,” ujarnya.
Dia menuturkan, hampir setiap tahunnya pada musim kemarau warga di Kelurahan Priyayi kesulitan air bersih. Biasanya, setiap musim kemarau datang pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mendistribusikan air bersih. “Biasanya ada bantuan air dari Badan Penanggulangan Bencana. Tapi kalau sekarang, baru ini dapat bantuan air bersih,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Firman Affandi mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Polres Serang Kota terhadap masyarakat. Kelurahan Priyayi, Kecamatan Kasemen, kata Kapolres, menjadi salah satu daerah yang terkena dampak musim kemarau panjang di Kota Serang. “Bantuan air bersih ini sebagai kepedulian kita karena banyak warga yang membutuhkannya,” kata Kapolres.
Dia menuturkan, pemberian satu tangki air bersih atau 4.000 ribu liter air kepada warga Sukawali. Rencananya, bantuan air bersih akan diberikan kembali Polres Serang Kota kepada warga di daerah lain di wilayah hukum Polres Serang Kota. “Nanti daerah lain kita akan distribusikan lagi air bersihnya karena banyak yang terkena dampak kemarau panjang,” tutur Kapolres. (mg05/air/ira)








