SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) berperan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Serang. Salah satunya memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah dan mengefektikan pelayanan terhadap pasien.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, RSDP sudah menunjukkan komitmennya menjalankan peran rumah sakit dengan fungsi utamanya melayani masyarakat pada bidang kesehatan. Kata Tatu, arah kebijakan Pemkab Serang saat ini yaitu meningkatkan infrastruktur, kesehatan, serta daya beli masyarakat. Dan kesehatan menjadi salah satu aspek pada sektor peningkatan sumber daya manusia (SDM). “RSDP harus berperan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten, khususnya Kabupaten Serang,” pintanya dalam siaran pers, kemarin.
Menurutnya, RSDP saat ini harus siap menghadapi perubahan zaman. Selain tantangan pada pelayanan pasien melalui program jaminan kesehatan nasional (JKN). “Era revolusi industri saat ini menjadi tantangan bagi RSDP untuk menyusun dan memanfaatkan teknologi, yang pada akhirnya mempermudah asuhan dan akses pasien memanfaatkan pelayanan di RS,” terangnya.
Kondisi ekonomi dan sosial budaya di Indonesia saat ini, kata Tatu, menyebabkan transisi demografis adanya peningkatan populasi lansia, sehingga semakin banyak pasien geriatri. Selain itu, terjadi transisi epidemiologis atau meningkatnya penyakit degeneratif akibat gaya hidup manusia yang memerlukan biaya lebih tinggi dan pengelolaan multi sektoral, juga perilaku masyarakat modern yang pada umumnya menuntut pelayanan medis yang bermutu dan keinginan terlibat pada pengambilan keputusan atau pengelolaan medis masyarakat itu sendiri. “Ini menjadi tantangan RS menyikapinya. Peningkatan kualitas pelayanan dengan tujuan akhir kepuasan konsumen,” ujarnya.
Tatu menambahkan, pasien RS dapat dicapai melalui upaya peningkatan mutu berkelanjutan secara terus menerus menyempurnakan semua proses di RS (continous improvement), peningkatan partispasi dan keterlibatan setiap orang dan satuan kerja RS, serta menerapkan teknik dan cara yang efektif meningkatkan mutu (evidence based practice), Indikasi keberhasilan pelayanan RS, yakni, pasien puas, nyaman, dan senang. RSDP juga harus mempertimbangkan layanan yang lengkap dan terpadu dengan memiliki alat kodekteran dan laboratorium berteknologi digital terkini. Untuk menjaga “Brand Image” yang modern, maka menurut tatu, RSDP harus menerapkan integrated marketing communication yang tepat dan efektif. Bahkan, digital marketing dengan aktivasi media social. “Saya berharap, RSDP semakin maju dan mendapat tempat di hati masyarakat,” harapnya.
Minggu, RSDP melaksanakan upacara peringatan Hari Jadi RSDP ke-81 di halaman RSDP, Jalan Rumah Sakit, Kota Serang, Minggu (18/8). Upacara dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSDP dr Sri Nurhayati dan diikuti seluruh jajaran direksi, dokter, serta pegawai yang ada di RSDP.
Sri mengimbau, rumah sakit tidak tenggelam pada program JKN. Menurutnya, pada era globalisasi RSDP harus melakukan manajemen strategi, termasuk menyusun marketing berbasis teknologi informasi. RSDP juga harus mengatasi kelemahan yang menghambat pada persaingan global, dengan cara menyempurnakan sistem dan prasarana yang mendukung peningkatan mutu pelayanan.
“Implementasi pemberian pelayanan sesuai standar mutlak dan wajib dilaksanakan sebagai upaya menjaga keselamatan pasien dan pemberi pelayanan,” imbaunya.
Sri berharap, seiring penambahan usia RSDP agar terus berbenah diri sehingga pelayanan yang diberikan profesional dan berkualitas. “Sehingga dapat memenuhi harapan dan kepuasan pasien,” harapnya. (zai/ags)









