SERANG – Pemkab Serang menjalin kerja sama dengan Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Jawa Barat. Kerja sama menyangkut pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta kerja sama untuk pengembangan aspek ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Rektor Unpas Profesor Eddy Jusuf di Bandung, Jumat (23/8).
Rektor Unpas Profesor Eddy Juyuf mengatakan, kerja sama untuk berkolaborasi pada pengembangan pertanian dan perikanan. “Lebih luas, MoU ini untuk meningkatkan pemberdayaan perekonomian masyarakat di Kabupaten Serang,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, masing-masing perguruan tinggi memiliki keunggulan tersendiri. Bersama Unpas, Pemkab Serang bekerja sama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Mulai kerja sama pada bidang ketahanan pangan, pertanian, koperasi dan perdagangan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Serang, serta mendorong daya beli masyarakat.
Menurut Tatu, Kabupaten Serang menjadi salah satu daerah dengan tingkat ketahanan dan swasembada pangan yang aman. Bahkan, produksi pangan di Serang mengalami surplus atau kelebihan produksi setiap tahun. Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Kabupaten Serang, produksi padi pada 2018 mencapai 524.228 ton, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 520.105 ton. Sementara produksi jagung tercapai 639,5 ton dari target produksi 212,1 ton, disusul produksi kedelai mencapai 1.206 ton dari target produksi 757 ton.
“Semua target produksi tanaman pangan tercapai pada 2018. Kabupaten Serang surplus melebihi 100 persen. Bahkan produksi jagung surplus hingga 301,52 persen,” ungkap ibu tiga anak ini. (jek/zai/ags)









