CILEGON – Walikota Cilegon Edi Ariadi mengisyaratkan untuk maju pada Pilkada Cilegon 2020 mendatang. Secara pribadi, Edi mengaku, memiliki keinginan untuk maju dalam kontestasi pemilihan pasangan walikota dan wakil walikota Cilegon periode lima tahun mendatang.
Terlebih, secara aturan, Edi masih bisa untuk kembali maju sebagai calon walikota karena pada dua pilkada sebelumnya ia hanya sebagai calon wakil walikota mendampingi Tb Iman Ariyadi. “Kalau secara pribadi sih mau. Tapi, satu hal yang memberatkan saya adalah keluarga, anak dan istri. Syahwat saya mah ada, ya karena itu saja,” ujar Edi kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Menurut Edi, sejauh ini istrinya, Lili Muflihah, dan kedua anaknya, Annisa Febi dan Dwi Agustin, belum memberikan restu. Namun, dia tidak mengetahui secara persis apa alasan orang yang sangat ia cintai itu. “Sayang sama saya kali yah. Barang kali capek,” papar Edi.
Dikatakan Edi, restu ketiga orang itu menjadi satu-satunya kunci penentu apakah ia akan kembali maju atau tidak. Jika restu itu ada, ia siap bersaing dengan kandidat lain untuk melanjutkan kepemimpinannya di Kota Baja lima tahun mendatang.
Edi mengakui, sejumlah partai dan tokoh politik sudah menjajaki komunikasi dengan dirinya. Bahkan, ada tokoh yang siap berada di posisi calon wakil walikota jika ia bersedia maju.
Ditanya terkait partai mana saja yang sudah mendekat, Edi enggan membeberkan semuanya. Namun, beberapa di antaranya adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Begitu juga saat ditanya terkait tokoh politik siapa saja yang sudah merapat dan bersedia menjadi pendampingnya pada pilkada nanti, Edi menolak menjawab. “Janganlah, yang jelas ada,” ujar mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon itu.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Cilegon Erick Rebiin membenarkan partainya telah membangun komunikasi dengan Edi Ariadi. Jajaran pengurus DPW NasDem Provinsi Banten dan DPD NasDem Cilegon memang sempat menjalin silaturahmi dengan Edi beberapa waktu lalu. “Tapi, itu silaturahmi biasa,” ujar Erick.
Kata Erick, dalam waktu dekat Partai NasDem akan membuka penjaringan calon walikota dan wakil walikota Cilegon. Nantinya, mekanisme itulah yang akan digunakan NasDem dalam penetapan dukungan terhadap pasangan calon walikota dan wakil walikota.
Meski telah membangun komunikasi dengan Edi, Erick menekankan bahwa peluang kandidat lain untuk mendapatkan dukungan dari NasDem masih terbuka. “Silakan nanti mendaftar, semuanya masih terbuka,” paparnya. (bam/ibm/ira)









