LEBAK – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi warga suku adat Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Senin (14/10). Rini bersama rombongan jalan kaki menuju Kampung Cibeo untuk menemui dan berdiskusi dengan tokoh adat Baduy Dalam.
Pantauan Radar Banten, sebelum ke Baduy, Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Utama BUMN dan Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengunjungi Desa Keboncau, Kecamatan Bojongmanik.
Di sini, dia menyerahkan bantuan uang sebesar Rp1.479.000.000. Bantuan ini untuk warga korban kebakaran, pendidikan, peralatan usaha, pembangunan leuit, pembangunan kios, dan bantuan sarana dan prasarana pendidikan.
Setelah itu, Rini bersama rombongan langsung menuju Kampung Cibeo dengan berjalan kaki. “Saya ingin suku Baduy tetap menjaga kelestarian alam dan budayanya. Kita harus menghargai dan membantu agar budaya mereka tetap dipertahankan,” kata Rini usai mengunjungi Kampung Cibeo di Baduy Dalam, Senin (14/10).
Selama ini, kata dia, suku Baduy memiliki komitmen dalam menjaga kelestarian alam dan budaya. Bahkan, mereka teguh mempertahankan nilai-nilai leluhur yang telah diwariskan secara turun temurun. “Keberadaan suku Baduy telah memberikan kontribusi yang besar terhadap masyarakat Banten,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Rini pun berencana akan membantu memperbaiki akses jalan, rest area bagi pengunjung, dan menata lokasi masuk kawasan adat Baduy. “Saya sebenarnya sudah lama akan berkunjung ke Baduy, karena sebelumnya Pak Mursyid datang ke kantor dan meminta saya melihat langsung kondisi Baduy. Namun, saya baru berkesempatan ke sini, karena ada agenda kunjungan ke daerah lain, sehingga membuat saya batal beberapa kali ke sini,” jelasnya.
Rini bersama BUMN memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Baduy dan pembangunan leuit (lumbung padi warga Baduy). Total bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Baduy dan sekitarnya kurang lebih Rp1,4 miliar.
Dia berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga meringankan beban masyarakat adat Baduy yang tertimpa musibah kebakaran beberapa waktu lalu. “Warga Baduy juga meminta kepada Presiden terkait dengan lahan ladang untuk bercocok tanam yang sudah sempit. Rini akan mengupayakan dan mengomunikasikan aspirasi dari masyarakat Baduy,” jelasnya.
Rini berjanji, akan mengupayakan penataan rest area di lokasi adat Baduy. Hal itu agar masyarakat dari luar daerah yang akan berkunjung ke Baduy bisa beristirahat di rest area tersebut sebelum melakukan perjalanan ke Baduy Dalam.
“Nanti kita upayakan penataan rest area dan jalan ke sini agar pengunjung bisa nyaman berkunjung ke suku Baduy,” ungkapnya.
Ayah Mursyid, tokoh masyarakat adat Baduy mengapresiasi kunjungan Menteri BUMN RI bersama rombongan ke Cibeo, Baduy Dalam. Bahkan, Menteri Kabinet Kerja ini memberikan bantuan kepada korban kebakaran dan bantuan lainnya kepada masyarakat Baduy.
“Bantuan yang diberikan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat Baduy dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, pengamanan kunjungan Menteri BUMN ke Baduy Dalam cukup ketat. Puluhan anggota Satuan Brimob Polda Banten, anggota Shabara, tim Gegana Polda Banten, anggota Polres Lebak, dan TNI bersiaga di lokasi. Tim gegana Polda Banten juga menyisir lokasi yang akan dikunjungi Menteri BUMN. (tur/zis)









