LEBAK, RADARBANTUAN.CO.ID- Desa Kanekes atau biasa disebut Desa Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak akhirnya mulai tahun 2026 mau menerima bantuan Dana Desa (DD), alokasi dana desa (ADD) dan Bantuan Provinsi tahun 2026.
Sebelumnya, warga Baduy selalu menolak bantuan DD sejak mulai digulirkan pemerintah tahun 2014.
Warga di sana masih menjaga adat istiadat leluhur ini menolak bantuan keuangan dari pemerintah, karena khawatir akan bertentangan dengan adat istiadat, merusak kelestarian alam dan budaya mereka, serta mempersulit administrasi pelaporan, memilih hidup mandiri sesuai tradisi leluhur.
“Ya, kemarin kita ada musyawarah, hasil musyawarah Desa Kanekes siap menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten berupa ADD, dari Provinsi Banprov dan dari Pusat DD. Namun mereka meminta sedikit diskresi karena secara aturan adat mereka tidak diperkenankan membangun secara fisik, maka alokasi bantuan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan adat di Desa Kanekes,” kata Asda I Setda Lebak Alkadri, Kamis 25 Desember 2025.
Alkadri mengatakan, kesediaan Desa Kanekes menerima bantuan keuangan dari pemerintah setelah Pemkab Lebak yang dihadiri Asda I Setda Lebak, Inspektur Inspektorat Lebak, DPMD Lebak,Camat Leuwidamar, Jaro Kanekes dan perwakilan dari lembaga tokoh adat Baduy melakukan musyawarah terkait dengan rencana bantuan keuangan dari pemerintah kepada desa Kanekes.
“Kita akan kembali menyurati permohonan ke Kementerian Desa untuk DD Desa Kanekes. Namun, kita menunggu surat usulan dari desa Kanekes terlebih dahulu,” kata mantan Kabag Humas Setda Lebak ini.
Alkadri menambahkan, selain DD yang akan diusulkan ke Kementerian Desa, Desa Kanekes juga akan menerima bantuan ADD, DBH termasuk dari Provinsi pada tahun anggaran 2026.
“Dana yang sifatnya masih dikelola oleh daerah seperti add, dbh termasuk dana Provinsi bisa diterima tahun 2026, diperkirakan bisa mencapai Rp 700 juta. Sementara untuk DD dari pemerintah pusat kita nunggu usulan dari desa selanjutnya dilanjutkan ke kementerian Desa Karena usulan DD terakhir itu di Agustus,” katanya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











