SERANG – Radar Banten kembali meraih penghargaan sebagai pemenang pertama kategori Pengawasan dan Pengendalian Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa oleh Kantor Bahasa Provinsi Banten tahun 2019, Rabu (23/10). Radar Banten mendapatkan nilai A setelah dilakukan penilaian oleh tim ahli dari Kantor Bahasa Banten.
Objek penilaian meliputi penggunaan bahasa yang baik sesuai ejaan, kalimat, kata per kata, dan paragraf. Penilaian dilakukan dengan melibatkan tim ahli bahasa dari Kantor Bahasa Banten. “Kami berharap Radar (Radar Banten-red) bisa mempertahankan dan terus memperbaiki konten,” ujar Kepala Kantor Bahasa Banten Lutfi Baihaqi saat menyerahkan penghargaan dalam acara puncak Bulan Bahasa yang dihelat MGMP Bahasa Indonesia bekerja sama dengan Kantor Bahasa di Plaza Aspirasi, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (23/10). Sebelumnya pada 2015, Radar Banten juga mendapatkan penghargaan serupa.
Kata Lutfi, media massa punya peran signifikan dalam memberikan pencerahan tata bahasa yang baik dan benar kepada masyarakat. “Media massa punya jangkauan lebih luas dalam menjangkau masyarakat, karena itu media massa harus memberikan pembelajaran yang baik,” ujarnya.
Selama ini, Kantor Bahasa Banten konsen memberikan penghargaan kepada media massa dalam hal penggunaan tata bahasa yang baik. Mereka fokus menilai bahasa, kalimat, ejaan, dan paragraf di semua koran lokal yang terbit di Banten. Dari penilaian itu, tim ahli merangking koran terbaik dalam kategori penggunaan bahasa. Sementara di posisi kedua dalam kategori yang sama diduduki Satelit News dan ketiga Banten Raya (Grup Radar Banten).
Sementara Sekretaris MGMP Bahasa Indonesia Provinsi Banten Nurbadriah mengatakan, acara puncak Bulan Bahasa kemarin juga dimeriahkan dengan pentas seni dan penghargaan kepada pemenang sayembara kategori penulisan bahan bacaan cerita anak berbasis kearifan lokal, dan penulisan bahan bacaan cerita rakyat. Selain itu juga digelar seminar kebahasaan. “Ke depan kami juga akan menerbitkan buku yang berisi tulisan guru-guru mengenai kebudayaan dan wisata Banten,” tegasnya. (alt/air/ags)








