LEBAK – Progres pembangunan jalan pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Cileles tuntas atau telah mencapai seratus persen. Hasil pembangunan jalan, sarana ibadah, dan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Cipadang dan Desa Pasindangan kini telah dimanfaatkan masyarakat setempat.
Dandim 0603 Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan mengatakan, seluruh pekerjaan fisik yang dilaksanakan anggota TNI, Polri, dan masyarakat di lokasi TMMD telah selesai.
Misalnya, pembukaan jalan sepanjang tujuh kilometer dan lebar tiga meter, pengerasan, rehabilitasi masjid, pembangunan sumur bor dan pembangunan RTLH.
“Saya bersyukur pelaksanaan TMMD ke-106 di Cileles berjalan lancar. Kini semua sarana yang telah dibangun itu sudah digunakan masyarakat,” kata Yudha kepada wartawan, Selasa (29/10).
Dia becerita, selama pelaksanaan program TMMD, masyarakat Cileles berpartisipasi melaksanakan kegiatan pembukaan dan pengerasan jalan. Bahkan, sebagian masyarakat rela berkorban harta untuk mendukung kegiatan yang dipelopori TNI tersebut. “Saya minta hasil pembangunan yang dilaksanakan TNI, Polri, dan masyarakat dijaga dengan baik. Sehingga, hasil pembangunan dapat bertahan lama,” harapnya.
Rencananya, penutupan TMMD ke-106, pada Kamis (31/10) itu akan dilaksanakan di lapangan perkebunan Topasari, Desa Cipadang. Ditutup oleh Inspektorat Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Gausudin Amin Yusuf. “Saya ingin pastikan semua pekerjaan di lapangan tuntas. Karenanya, sebelum penutupan saya cek semua pekerjaan fisik itu,” katanya.
Kepala Desa (kades) Cipadang Jaja mengapresiasi dukungan TNI terhadap pembangunan jalan di daerahnya. “TNI telah memberikan kontribusi terhadap masyarakat di dua desa di Cileles. Mereka selama sebulan membangun jalan dan fasilitas publik lainnya yang kini sudah dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Menurut Jaja, hasil dari pembangunan sarana itu, masyarakat Cipadang dan masyarakat Pasindangan kini tidak perlu lagi berputar arah dengan jarak belasan kilometer untuk menjangkau wilayah desa masing-masing. Namun, cukup melalui jalan yang dibuka TNI tersebut, karena jaraknya lebih dekat. “Harapannya ke depan jalan yang telah dibuka anggota TNI dihotmix oleh Pemkab Lebak. Jadi, kami lebih nyaman ketika melintas di jalan tersebut,” katanya. (tur/zis)









