slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

KPK: Pencegahan Korupsi di Pemkot Serang Masih Rendah

Redaksi by Redaksi
31-10-2019 11:03:14
in Berita Utama, Pemerintahan
KPK: Pencegahan Korupsi di Pemkot Serang Masih Rendah

MONITORING KPK: (dari kanan) Korsugah KPK pada Wilayah Banten Sugeng Basuki bersama Walikota Serang Syafrudin dan Inspektur Kota Serang Yudi Suryadi pada saat monitoring dan evaluasi renaksi pencegahan korupsi di Aula Setda Kota Serang, Rabu (30/10).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan agar Pemkot Serang lebih serius menindaklanjuti rencana aksi (renaksi) pencegahan korupsi yang masih rendah.

Berdasarkan penilaian KPK, nilai renaksi Pemkot Serang ini baru mencapai 29 persen. Peringkat ini menempatkan Pemkot Serang berada satu tingkat di atas Kabupaten Pandeglang yang menjadi terendah dengan nilai 17 persen.

Baca Juga :

Menu Makanan MBG di Kota Serang Dikeluhkan, Satgas Terima Enam Aduan

Duh, Ribuan Lulusan SD Tak Bisa Tertampung di SMP Negeri Kota Serang

BKPSDM Kota Serang Jadi Daerah Pertama di Banten Terapkan E-Kinerja Harian

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Koordinator Sub Pencegahan Korupsi pada KPK untuk Wilayah Banten Sugeng Basuki mengatakan, KPK telah membuat monitoring center for prevention (MCP) untuk memonitoring kegiatan pencegahan korupsi di daerah. “Kenapa kita datang ke Kota Serang, karena awalnya melihat MCF Kota Serang rendah, 29 persen,” katanya seusai melakukan monitoring dan evaluasi di Aula Setda Pemkot Serang, Rabu (30/10).

Ada delapan renaksi yang direkomendasikan lembaga antirasuah ini untuk Pemkot Serang. Yakni, terintegrasinya perencanaan dan penganggaran APBD bisa terintegrasi, perizinan online, pendapatan daerah dan assesment pajak.

Kemudian, kapabilitas dan kemampuan aparat pengawas internal pemerintah (APIP), dana kelurahan, manajemen aparatur sipil negara (ASN) dan Kantor Jasa Penilai Publik (KPPJ) barang dan jasa.

Kata Sugeng, permasalahan di Kota Serang sudah melakukan kegiatan pencegahan korupsi hanya saja laporannya belum diupload kepada KPK. “Karena itu KPK tidak bisa menilai maka nilainya nol semua,” ujarnya.

Sugeng meminta laporan progres renaksi perlu lebih diseriusi. Selain laporan data dan informasi yang belum sepenuhnya termutakhirkan, catatan menyangkut tata kelola pelelangan barang dan jasa juga perlu menjadi perhatian.

Dari hasil renaksi yang diterima, Sugeng meminta agar tenaga yang ada Pokja Unit Layanan Terpadu (ULP) tidak rangkap jabatan dari OPD. “Tapi ternyata di Kota Serang karena ada keterbatasan pegawai, masih menjadi pegawai pokja dan pegawai di OPD-nya. Khawatirnya kalau ditekan. Jadi kan (pegawai rangkap jabatan) nggak bisa apa-apa. Makanya KPK memberi tools, semua pokja-pokja harus lepas dari kepegawaian dinas,” jelasnya.

Selain tenaga rangkap jabatan, Sugeng juga menekankan agar seluruh lelang yang sudah dikerjakan harus dilaporkan. Hal itu sangat berpengaruh pada proges MCP yang dicapai Pemkot Serang. “Berapa banyak lelang di sini belum dilaporkan. Kan itu (proyek) sudah dilakukan. Misalnya lelang dalam satu tahun ada berapa banyak,” katanya.

Ia berharap delapan renaksi yang direkomendasikan dapat dijalankan Pemkot Serang. Renaksi dilakukan untuk mencegah potensi penyelewengan yang mengarah pada tindak pidana korupsi. “Semua pada dasarnya rentan. Korupsi itu bisa terjadi karena ada kesempatan dan niatnya. Perbaikan tata kelola itu, sebenarnya menutup kesempatan itu,” ujar Sugeng. (ken/alt/ags)

Tags: KPKPemkot Serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bintang Sains Kecamatan Cibeber: Finalis Siap Tambah Porsi Belajar

Next Post

Pra PON Selam, Banten Lolos Tujuh Nomor Pertandingan

Related Posts

Kota Serang

Menu Makanan MBG di Kota Serang Dikeluhkan, Satgas Terima Enam Aduan

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 22 Mei 2026 11:55

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang mulai menuai sejumlah keluhan dari masyarakat. Satuan Tugas (Satgas)...

Read moreDetails

Duh, Ribuan Lulusan SD Tak Bisa Tertampung di SMP Negeri Kota Serang

BKPSDM Kota Serang Jadi Daerah Pertama di Banten Terapkan E-Kinerja Harian

Wamendagri Apresiasi Langkah Efisiensi Wali Kota Serang 

Pemkot Serang Dapat Bantuan Rp3 Miliar dari Kemenkes untuk Bangun Cath Lab dan CT Scan RSUD Kota Serang

Retribusi Parkir Kota Serang Nunggak Rp130 Juta

DPRD Kota Serang Bakal Panggil Dishub dan Bapenda Terkait Dugaan Kebocoran Retribusi Parkir Rp9 Miliar

Revitalisasi dan Pembangunan Alun-alun Kota Serang Diundur

Pemkot Serang Luncurkan Serang City Tour untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Gandeng TNI AU, Pemkot Serang Bakal Ubah Gunung Gedor Jadi Wisata Paralayang

Next Post
Pra PON Selam, Banten Lolos Tujuh Nomor Pertandingan

Pra PON Selam, Banten Lolos Tujuh Nomor Pertandingan

Gebyar MIPA SMP Plus Assa’adah, Dorong Siswa Inovatif dan Berprestasi

Gebyar MIPA SMP Plus Assa'adah, Dorong Siswa Inovatif dan Berprestasi

Warga Harus Berperan Tekan Angka Kekerasan Terhadap Anak

Warga Harus Berperan Tekan Angka Kekerasan Terhadap Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40
Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

by Fahmi
Jumat, 22 Mei 2026 19:16

Pelaku pembunuh janda, AS (duduk di lantai), setelah ditangkap polisi. (Foto: Polresta Serang Kota)

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 22 Mei 2026 19:02

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, memberikan bantuan pembinaan bagi 20 kampung bedug untuk mendukung Gebrag Ngadu Bedug...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak