LEBAK – Sejumlah warga Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber berharap obyek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur segera kembali dibuka untuk wisatawan. Oleh karena, kini pembangunan jalan oleh Pemprov Banten di Citorek Kidul telah selesai. Sehingga tidak akan lagi mengganggu wisatawan yang berkunjung.
Dedi, warga Ciusul, Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber menerangkan, hingga kini masyarakat dan pengelola obyek wisata tersebut belum mendapatkan kepastian kapan tempat wisata itu akan dibuka kembali.
Walaupun, alasan sebelumnya penutupan obyek wisata tersebut, karena sedang dilaksanakan pembangunan jalan. Apabila tetap dibuka dikhawatirkan akan mengganggu kegiatan pembangunan jalan provinsi.
“Masyarakat di sini meminta pemerintah segera membuka kembali obyek wisata negeri di atas awan itu. Oleh karena jalan beton menuju Gunung Luhur telah selesai dibangun dan sudah digunakan masyarakat,” kata Dedi, Jumat (22/11).
Masyarakat Citorek Kidul, lanjutnya, ingin segera mendapatkan kepastian kapan obyek wisata ini dibuka. Jika ditutup terus menerus maka akan merugikan para pedagang yang berjualan di lokasi tempat wisata itu.
“Masyarakat bertanya-tanya kepada saya dan pemerintah desa. Mereka minta pemerintah segera membuka kembali destinasi wisata negeri di atas awan Gunung Luhur,” katanya.
Dedi mengakui, pendapatan para pedagang yang berjualan di lokasi wisata negeri di atas awan mengalami penurunan pendapatan, sejak kawasan itu ditutup petugas. “Setiap akhir pekan, jumlah pengunjung ke negeri di atas awan mencapai 3.000 sampai 5.000 orang. Tapi setelah ditutup hanya ratusan orang. Bahkan, jika hari biasa hanya bisa dihitung dengan jari,” paparnya.
Edi, warga Citorek Kidul lainnya membenarkan, masyarakat warga di daerahnya berharap obyek wisata alam yang ditutup pemerintah daerah bersama aparat kepolisian segera dibuka.
Sebelumnya, alasan ditutupnya kawasan itu karena pertimbangan pembangunan jalan beton dari Citorek ke Warung Banten. Saat ini, jalan beton sudah selesai dibangun, karena itu masyarakat meminta destinasi wisata negeri di atas awan dibuka kembali. Terlebih, dalam waktu dekat ini akan memasuki libur sekolah.
“Semoga, Pemerintah Daerah bersama kepolisian segera membuka kembali obyek wisata ini. Kasihan masyarakat. Pendapatan mereka berkurang selama ada penutupan tempat itu,” katanya. (tur/zis)










