Pendaftaran CASN Diperpanjang Hingga Malam Ini
SERANG – Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) yang harusnya ditutup pada Senin (25/11) kemarin diperpanjang hingga malam ini. Hingga kemarin sore, jumlah pendaftar CASN Pemprov Banten mencapai 7.052 orang. Sedangkan formasi CASN Pemprov hanya 254 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengaku perpanjangan masa pendaftaran itu merupakan kebijakan pemerintah pusat. “Kami hanya mengikuti ketentuan dari pusat saja,” ujar Komarudin, Selasa (26/11).
Dari jumlah itu, Komarudin mengatakan, berkas yang sudah diverifikasi sebanyak 5.194 orang. Dari yang sudah diverifikasi, ada 2.131 orang yang tidak memenuhi syarat. Sedangkan pendaftar yang memenuhi syarat 3.062 orang.
Kata dia, masih ada 1.858 berkas yang belum diverifikasi. “Kami targetkan Jumat (29/11-red) rampung, walaupun pemerintah pusat menargetkan Senin (2/12-red),” terangnya.
Ia mengaku verifikasi dilakukan di kantor BKD Provinsi Banten di KP3B, Kota Serang. Selain memverifikasi, pihaknya juga menyiapkan tempat dan peralatan komputer. Sedangkan aplikasi dan server oleh BKN. Untuk penerimaan CASN itu, BKD mengalokasikan anggaran sekira Rp700 juta untuk pelaksanaan tes, mulai dari tempat, peralatan, genset, hingga konsumsi panitia.
Mantan Pj Bupati Tangerang ini mengungkapkan, semua formasi CASN Pemprov diminati. “Semua ada pelamarnya termasuk untuk formasi disabilitas,” tuturnya.
Diketahui, formasi CASN Pemprov yakni 254 orang. Jumlah itu terdiri dari 222 tenaga pendidikan dan tenaga teknis 31 orang. Dari jumlah itu, Komarudin mengungkapkan, lima orang disiapkan untuk formasi disabilitas. Yaitu tiga orang tunadaksa untuk formasi ahli pertama guru bimbingan konseling dengan kualifikasi S-1 Pendidikan Bimbingan Konseling, satu orang formasi analis sistem informasi dengan kualifikasi pendidikan S-1 Komputer, dan satu orang Pengelola Teknologi Informasi dengan kualifikasi S1 Teknik Informatika. Kata dia, seluruh formasi untuk disabilitas ada pelamarnya. “Mereka tetap diseleksi,” ujarnya.
Komarudin mengungkapkan, sejauh ini belum terlihat formasi mana saja yang paling diminati lantaran verifikasi masih berlangsung. Hanya saja, karena formasi guru paling banyak, maka itulah yang paling banyak pelamarnya.
Namun, ia mengatakan, tren tahun ini para pelamar justru mendaftar untuk lokasi yang jauh, misalnya tenaga pengajar di Lebak. “Biasanya yang dekat yang diminati. Sekarang justru yang jauh,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Banten Asep Hidayat mengapresiasi perpanjangan masa pendaftaran seleksi CPNS di Pemprov Banten. Menurutnya, masih banyak masyarakat Banten yang kesulitan melakukan pendaftaran lantaran terkendala hal-hal teknis. Namun begitu, pihaknya belum menerima laporan apakah semua formasi ada peminatnya atau tidak. “Kami belum menerima laporannya, dalam waktu dekat kita akan koordinasi dengan BKD,” katanya.
Ia pun meminta BKD Banten untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi CPNS dengan matang. “Nanti kita akan cek bagaimana persiapannya di lapangan,” ujarnya. (nna-den/air/ags)










