SERANG – PKS semakin gencar menyiapkan bakal calon kepala daerah wakil kepala daerah untuk diusung di pilkada serentak 2020. Bahkan, empat kader perempuan telah ditetapkan masuk bursa kandidat oleh DPW PKS Banten.
Ketua DPW PKS Provinsi Banten Sanuji Pentamarta mengungkapkan, saat ini sudah ada empat kader perempuan terbaik PKS yang disiapkan ikut maju dalam pilkada serentak 2020 di Banten. “Empat kader perempuan ini disiapkan untuk Pilkada Kota Cilegon, Tangsel, dan Pandeglang. Untuk Kabupaten Serang, kami fokus mengusung Najib Hamas,” kata Sanuji kepada Radar Banten usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Banten, di kantor DPW PKS Banten, Kota Serang, Sabtu (1/2).
Sanuji menuturkan, sosok perempuan sangat strategis untuk diusung di Pilkada 2020 dan itu sudah terbukti dalam pilkada sebelumnya di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, dan Tangsel. “Dari delapan kabupaten kota, setengahnya dipimpin politisi perempuan. PKS juga punya kader perempuan terbaik, bahkan di Banten ada sepuluh kader perempuan terpilih menjadi anggota Dewan dalam Pemilu 2019, tiga di antaranya duduk di DPRD Banten,” urainya.
Empat kader perempuan PKS yang disiapkan untuk Pilkada 2020 adalah Siti Khadijah (Kota Tangerang Selatan), Nurul Wasiah (Kabupaten Pandeglang), Nurotul Uyun, dan Qoidatul Sita (Kota Cilegon).
“Empat kader perempuan terbaik PKS kami dorong untuk maju, dengan siapa mereka berpasangan itu strategi dalam membangun koalisi. PKS masih membuka komunikasi dengan semua partai,” tegasnya.
Sanuji berharap, Pilkada 2020 menjadi momentum bagi PKS merekrut lebih banyak lagi kader di empat daerah yang menggelar pilkada. “Dari 661 ribu perolehan suara PKS pada Pemilu 2019 di Banten, setengahnya merupakan pemilih perempuan. Tahun ini, DPW PKS Banten melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) akan mengonsolidasikan pemilih perempuan dalam menyongsong Pilkada Serentak 2020,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BPKK DPW PKS Banten Muni Yuliarni mengatakan, 2020 dicanangkan DPP PKS sebagai tahun rekrutmen kader baru. “Para pemilih PKS yang mayoritas perempuan akan dilakukan pendekatan agar mereka bergabung menjadi kader PKS sehingga proses pembinaannya bisa terlaksana dengan maksimal. Kami akan melakukan road show sejak awal tahun untuk meningkatkan suara PKS di Pilkada 2020 nanti,” katanya.
Menurut Muni, kader perempuan PKS selama ini terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan perolehan suara PKS di pemilu maupun pilkada.
“Bahkan, beberapa nama kader perempuan PKS berpotensi menjadi calon kepala daerah wakil kepala daerah di Pilkada Serentak 2020,” ungkapnya. (den/alt/ira)









