RANGKASBITUNG – Pasien yang menderita batuk dan sesak nafas berinisial R diisolasi di salah satu ruangan di RSUD Adjidarmo. Sekarang pasien masih dalam perawatan dan menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyakit apa yang diderita oleh warga Lebak tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Firman Rahmatullah menyatakan, sampai sekarang Dinkes belum bisa memastikan penyakit apa yang diderita R, termasuk terjangkit corona virus. Hasil diagnosa sementara tim medis rumah sakit, R divonis menderita penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) yang mengarah kepada bronkitis.
“R ini bekerja di Jakarta sebagai penjual buah dan tidak pernah kontak dengan orang asing. Beberapa hari lalu, R sakit batuk dan mengeluhkan sesak nafas. Karena itu, dia pulang ke kampungnya. Di masyarakat kan udah menyebar informasi mengenai corona virus. Untuk itu, R diantar orangtuanya dan RT setempat ke Puskesmas setelah itu dirujuk ke RSUD Adjidarmo,” kata Firman Rahmatullah kepada wartawan, Kamis (12/3).
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi berbagai informasi mengenai corona virus. Karena sampai sekarang tidak ada warga Lebak yang terpapar virus asal negeri tirai bambu tersebut.
“Seperti imbauan Bupati Lebak, kita harus tetap tenang. Pasien dari Cisimeut sedang kita tangani dan tinggal menunggu hasil lab-nya,” terangnya. (Mastur)










