SERANG – Sebanyak 15 sekolah baik SMA maupun SMK negeri di Banten masih menumpang. Gubernur Banten Wahidin Halim langsung membuat satuan tugas (satgas) percepatan pembangunan SMA/SMK.
Pria yang akrab disapa WH ini mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada 15 sekolah SMA/SMK negeri yang masih belum mempunyai bangunan alias masih menumpang di sekolah lain. “Dari dulu saya sudah perintahkan untuk membangun sekolah yang masih menumpang, karena pendidikan prioritas kami,” ujar WH, Jumat (16/10).
WH meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk mendata jumlah sekolah yang masih menumpang. Ia juga memerintahkan dan menunjuk Sekda Banten, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membentuk tim satgas percepatan pembangunan SMA/SMK yang bertugas untuk melakukan survei hingga merancang anggaran untuk pembangunan.
WH menerima informasi terkait sekolah yang menumpang di bangunan sekolah lain itu dari masyarakat. Begitu mengetahui informasi itu, orang nomor satu di Banten ini geram dan langsung membentuk satgas.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani bersama Sekda Banten Al Muktabar, BPKAD, serta Bappeda meninjau beberapa lahan yang bakal dibangun sekolah di Kabupaten Lebak. “Kami inventarisasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Kata dia, pembangunan unit sekolah baru akan dilakukan tahun depan sesuai dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur. Pihaknya saat ini masih menginventarisasi lahan yang tersedia. (nna/alt)









