slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pupuk Subsidi Naik tapi Langka, Petani Menjerit

Redaksi by Redaksi
20-01-2021 14:38:50
in Berita Utama, Umum
Pupuk Subsidi Naik tapi Langka, Petani Menjerit

Seorang petani sedang merawat padi dari hama keong sawah di area persawahan Lingkungan Dangder, Panancangan, Cipocokjaya, Kota Serang, Selasa (19/1). Petani mengaku keberatan dengan kenaikan harga pupuk bersubsidi.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG-Sejak dua tahun terakhir, petani di Banten mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi. Pupuk sulit ditemukan di kios-kios resmi.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Serang. Para petani kesulitan menemukan pupuk bersubsidi di seluruh kecamatan di Kabupaten Serang.

Baca Juga :

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Informasi yang dihimpun Radar Banten, kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Serang disebabkan oleh penyaluran pupuk yang masih terkendala. Salah satu penyebabnya keterlambatan terutama di tingkat kabupaten kota dalam menerbitkan Surat Keputusan (SK) alokasi pupuk bersubsidi 2021.

Para petani yang sedang memasuki masa tanam tak punya pilihan lain selain membeli pupuk non subsidi. Bagi petani yang perekonomiannya mampu, terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga lebih tinggi yakni Rp6 ribu per kilo.

Begitu pula bagi petani yang kurang mampu, tetap membeli pupuk non subsidi namun pembelian pupuk menyesuaikan kondisi keuangan, tidak mencukupi dosis yang dibutuhkan.

Seperti yang diungkapkan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Serang Subagyo. Kata dia, kelangkaan pupuk bersubsidi sangat membebani petani dalam menjalankan usaha pertaniannya. “Biaya tanam jadi lebih mahal, pasti bakal berdampak pada hasil panen nanti,” keluh Subagyo, Selasa (19/1).

Karena kelangkaan pupuk ini, kata Subagyo, banyak para petani yang terpaksa harus mengurangi jumlah produksi. Padahal, di sisi lain, para petani diminta untuk terus meningkatkan hasil produksi. “Gimana hasil mau naik, pupuknya aja susah,” tukasnya.

Hal senada dikeluhkan oleh petani di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Suprianto yang masih kebingungan menunggu kiriman pupuk bersubsidi di kios resmi. “Tiap hari ke kios mau beli pupuk, jawabannya belum ada terus,” katanya.

Suprianto mengaku lebih baik memilih menunggu pupuk bersubsidi lantaran modal yang disiapkan untuk masa tanam pas-pasan. “Nanya-nanya ke petani lain sih katanya nanti juga ada pupuk bersubsidinya, jadi ya nunggu ajalah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal Rusmin mengaku kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayahnya sudah teratasi. Awalnya, para petani kesulitan pupuk karena jatah kuota bulan November dan Desember 2020 sudah habis. “Awal Januari memang kosong, tapi sekarang di kios-kios resmi sudah turun lagi (pupuk bersubsidi-red),” katanya.

Ada delapan kios resmi di Kecamatan Cikeusal yang persediaan pupuk bersubsidinya sudah datang. Namun, harga pupuk bersubsidi mengalami kenaikan. Dari Rp90 ribu per karung, jadi Rp110 ribu. Kenaikan ini terjadi pada semua jenis pupuk mulai dari pupuk Urea, ZA, dan NPK dengan komposisi N : P : K = 15 : 15 : 15 dan 20 : 10 : 10, kecuali pupuk SP 36 yang tidak naik. “Saya juga enggak tahu kenapa harganya naik, itu mah kan dari distributornya yang menentukan,” ungkapnya.

KEBERATAN HARGA NAIK

Terpisah, Iwan, petani di Kampung/Desa/Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, mengaku keberatan kenaikan harga pupuk. Kata dia,  biaya yang dikeluarkan para petani semakin besar dan tidak sebanding dengan hasil panen. “Berat ke ongkos. Kalau bisa sebaiknya jangan dinaikin, karena kalau terus seperti itu, kami sebagai petani yang dirugikan,” katanya.

Maksum, petani di Kampung/Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak tepat karena di waktu yang bersamaan maayarakat khususnya petani sedang kesulitan perekonomian akibat pandemi Covid-19. “Kenapa harus dinaikkan harganya? Kan selama ini kita banyak menyampaikan mengenai kesulitan kami mendapatkan pupuk. Kenapa pas ada pupuk, justru harganya malah dinaikkan,” katanya.

Muhamad Taufik, petani Kampung/Kelurahan, Kecamatan Pandeglang berharap kepada pemerintah agar mempertimbangkan kebijakan yang memberatkan petani. “Harusnya dipikirkan dulu matang-matang dampak dari dinaikannya harga pupuk itu. Jangan sampai, kami sebagai petani yang terus-terusan dirugikan,” katanya.

Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA) Kabupaten Pandeglang Anton Haerul Samsi menolak kenaikan harga pupuk bersubsidi. Kebijakan itu dinilai memberatkan dan merugikan petani di Pandeglang.

Dia menilai, menaikkan harga pupuk bersubsidi di tengah melemahnya perekonomian masyarakat  kurang tepat. Soalnya, kata dia, selain memberatkan petani, dinaikan harga pupuk bersubsidi bisa membuat petani mengalami kerugian. “Enggak tepatlah kalau dinaikkan. Jelas kami menolak kenaikan pupuk bersubsidi ini,” katanya.

Anton menilai, kenaikan pupuk bersubsidi bisa menumbuhkan antipati masyarakat terhadap pemerintah.  “Para petani ini sebelumnya kesulitan mendapatkan pupuk. Nah, sekarang setelah ada, harga pupuk malah menjadi naik. Makanya, akan kita bahas persoalan ini dengan semua pihak terkait,” katanya.

KEBIJAKAN NASIONAL

Terkait harga pupuk subsidi yang naik, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, hal itu merupakan kebijakan nasional. Sedangkan, kebijakan Pemprov Banten yang sedang berjalan adalah mendorong petani Banten meningkatkan penggunaan pupuk organik, baik pupuk organik yang dibuat oleh kelompok tani maupun pupuk organik subsidi. “Mulai mengurangi penggunaan pupuk anorganik atau pupuk subsidi,” ujarnya.

Kata dia, meskipun pupuk anorganik subsidi tetap dibutuhkan, tetapi penggunaannya harus bijak dengan bersamaan mulai mempergunakan pupuk organik. Tahapan menuju keseimbangan baru antara pengunaan pupuk anorganik atau subsidi dan penggunaan pupuk organik membutuhkan waktu. Namun, hal itu tetap dengan tujuan akhirnya adalah ketahanan pangan di Banten tetap bisa dipertahankan dan ditingkatkan.

Ia mengatakan, saat ini, Pemprov juga memberikan bantuan kepada petani seperti memberikan bantuan unit pengolahan pupuk organik. Kemudian, ada juga bantuan ternak sapi atau kerbau yang dimanfaatkan limbah kotorannya menjadi pupuk organik, tetapi petani dapat nilai tambah dari protein hewaninya. “Selanjutnya, ada integrasi sapi dengan tanaman perkebunan seperti karet atau sawit,” urai Agus.

Berikutnya, lanjut dia, Pemprov juga memberikan pelatihan atau pemberdayaan petani untuk memanfaatkan limbah, baik limbah rumah tangga dan tanaman yang disinergikan dengan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik.  (Dib-nna-mg06/alt)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Penetapan Pemenang 2 Pilkada Ditunda

Next Post

Edi Puji Kinerja Syafrudin

Related Posts

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.
Pandeglang

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

by Purnama Irawan
Rabu, 6 Mei 2026 22:45

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mendatangi Kementerian PPN/Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Kunjungan itu dalam rangka melakukan...

Read moreDetails

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Setahun, Bus Sekolah Gratis Tangsel Layani 98 Ribu Pelajar

Bau Menyengat di Aliran Kali Terminal Pakupatan, DLH Kota Serang Segera Usut

Harga BBM Naik, Dishub Tangsel Pertahankan Layanan Bus Sekolah Gratis

Wakil Bupati Intan Resmikan Bank Sampah Unit Puspem Kabupaten Tangerang

Tiongkok dan Singapura Jadi Investor Terbesar di Banten Awal Tahun Ini

Amir Hamzah Monitoring Dapur MBG, Tekankan Hal Ini ke SPPG

Next Post
Edi Puji Kinerja Syafrudin

Edi Puji Kinerja Syafrudin

Pedagang Daging Merugi

Pedagang Daging Merugi

Dapat Fasilitas Pembebasan Etil Alkohol, FollowMe Berani Ekspor Sendiri

Dapat Fasilitas Pembebasan Etil Alkohol, FollowMe Berani Ekspor Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 6 Mei 2026 22:45
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Rabu, 6 Mei 2026 22:36
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Rabu, 6 Mei 2026 22:23
Wali Kota Serang, Budi Rustandi

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 22:08
Penampakan 5 bus sekolah gratis yang terparkir di halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Tangsel.

Setahun, Bus Sekolah Gratis Tangsel Layani 98 Ribu Pelajar

Rabu, 6 Mei 2026 21:51
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi

Bau Menyengat di Aliran Kali Terminal Pakupatan, DLH Kota Serang Segera Usut

Rabu, 6 Mei 2026 21:40
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 6 Mei 2026 22:45
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Rabu, 6 Mei 2026 22:36
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Rabu, 6 Mei 2026 22:23
Wali Kota Serang, Budi Rustandi

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 22:08
Penampakan 5 bus sekolah gratis yang terparkir di halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Tangsel.

Setahun, Bus Sekolah Gratis Tangsel Layani 98 Ribu Pelajar

Rabu, 6 Mei 2026 21:51
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi

Bau Menyengat di Aliran Kali Terminal Pakupatan, DLH Kota Serang Segera Usut

Rabu, 6 Mei 2026 21:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

by Purnama Irawan
Rabu, 6 Mei 2026 22:45

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mendatangi Kementerian PPN/Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Kunjungan itu dalam rangka melakukan...

Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

by Purnama Irawan
Rabu, 6 Mei 2026 22:36

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Golkar Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan  menjadi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak