SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiongkok menjadi negara dengan nilai investasi terbesar di Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026. Total investasinya mencapai Rp3,64 triliun.
Di posisi kedua diduduki Singapura yang mencatatkan investasinya sebesar Rp2,13 triliun. Berikutnya ada Jepang dengan total investasi Rp1,53 triliun. Selanjutnya, Perancis dan Hongkong masing-masing berkontribusi sebesar Rp0,77 triliun dan Rp0,75 triliun.
“Kedutaan Prancis beberapa waktu lalu datang ke Banten bersama kamar dagang mereka. Dan mereka menyampaikan bahwa banyak warganya yang berminat untuk berinvestasi di sini,” kata Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia mengatakan, Prancis tertarik terhadap potensi pariwisata alam di Provinsi Banten. Mereka menilai, Banten memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah khususnya di wilayah Banten Selatan. “Mereka senang yang alam-alam begitu, makanya saya arahkan ke Lebak dan Pandeglang,” ungkapnya.
Kata Virgojanti, pemerintah daerah harus terus mempromosikan potensinya masing-masing baik itu sektor pariwisata maupun hilirisasi. Pihaknya juga meminta kepada pemda se Banten untuk kreatif menggunakan kanal media guna mempromosikan potensi tersebut ke dunia luar.
Ia menegaskan, Banten kaya akan segala potensi dan tentunya aman untuk berinvestasi. “Kondisi ekonomi baik nasional maupun Banten juga terus tumbuh dengan baik, untuk itu kami optimis kondisi ini akan memacu pertumbuhan ekonomi positif di masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Rostinah










