slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Harga Kedelai Tinggi, Anggota DPRD Banten dari PSI Minta Pemprov Jangan Diam

Redaksi by Redaksi
17-03-2021 17:33:00
in Berita Utama, Umum
Harga Kedelai Tinggi, Anggota DPRD Banten dari PSI Minta Pemprov Jangan Diam
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kenaikan harga kedelai dirasakan perajin tempe dan tahu di Banten. Semua kota dan kabupaten merasakannya, salah satunya Kota Serang. Kenaikan harga kedelai terjadi dalam 6 bulan berturut-turut, hingga saat ini. Bahkan pernah terjadi peningkatan harga sampai empat kali dalam satu bulan.

Demikian diungkapkan anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maretta Dian Arthanti, Rabu (17/3/2021).

“Kedelai adalah bahan baku utama bagi perajin tempe. Kenaikan yang begitu besar sangat berdampak terhadap ekonomi perajin tempe se-Banten,” ujar Maretta.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten ini menegaskan, dampak pandemi korona terhadap ekonomi sangat berat. Masyarakat secara umum mengalami penurunan kemampuan konsumsi termasuk konsumsi makanan harian. Salah satu yang menjadi penyelamat asupan protein bagi rakyat dengan harga terjangkau adalah tempe dan tahu.

“Kenaikan harga kedelai yang dialami perajin di Banten, tak hanya memukul margin perajin, namun juga berpotensi mengganggu kontinyuitas suplai tempe bagi masyarakat menengah bawah. Pemprov jangan diam saja. Ini masalah rakyat kecil yang butuh perhatian,” tegas Maretta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PSI Banten.

Harga kedelai yang bagus kualitasnya semula ada di kisaran Rp 7.500 per kilogram (kg), namun saat ini harganya melonjak dalam jangka pendek hingga Rp 10.200 per kg di tangan perajin tahu dan tempe.

Melihat persoalan tersebut, Maretta bersama Pengurus PSI Serang Nanang dan Riad, langsung turun ke lapangan, menemui perajin tahu tempe di Kopti Serang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Selasa (16/3/2021).

“Kenaikan harga kedelai mengakibatkan perajin kesulitan mempertahankan skala usahanya. Konsumsi kedelai untuk diolah jadi tempe dan tahu terus merosot. Tentu kondisi ini memprihatinkan,” kata Maretta.

Dalam dialognya dengan Ketua Kopti Serang, Dadan dan perajin tahu tempe yang ditemui, akibat kenaikan harga kedelai ini diperoleh informasi bahwa perajin hanya mampu memproduksi 50 kg kedelai per hari dengan keuntungan saat ini hanya bisa mencapai 50 persen dari keuntungan sebelum kenaikan harga. Perajin tidak bisa menaikkan harga jual karena tidak ada konsumen yang mampu membeli tempe tahu hasil produksinya.

“Ini yang membuat pasar tempe dan tahu berbeda. Konsumennya yang banyak adalah menengah bawah. Akibatnya, produksi sangat elastis terhadap harga. Jika ada kenaikan harga produk, konsumsi akan turun. Ini yang dirasakan perajin,” ujarnya.

Me urut Maretta, perajin akhirnya menyiasati dengan mengurangi ukuran tahu tempe yang dijualnya, meskipun masih belum bisa mencapai keuntungan yang diharapkan seperti sebelumnya. Daya beli masyarakat tidak bisa dipaksakan mengikuti lonjakan harga kedelai ini.

Masih cukup beruntung bagi perajin tahu tempe yang tergabung dalam Kopti (Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia) karena Kopti masih memiliki kebijakan untuk memberikan pinjaman bagi anggotanya karena dampak kenaikan ini. Bila tidak, maka biasanya perajin bisa terlilit hutang pada rentenir.

“Perlu dipastikan bantuan usaha kecil pemprov bisa menyasar ke perajin tahu tempe. Pemprov juga wajib mengajak serta kota dan kabupaten di Banten untuk serentak turun membantu perajin tahu tempe,” tegas Maretta.

Maretta mengaku sedih saat interaksi dengan perajin. Saat ini untuk bertahan hidup sungguh berat. Hal-hal yang sederhana seperti memberikan uang jajan pada anak dan cucu menjadi sungguh sulit dilakukan mereka.

“Sebagai seorang ibu, tentu saya sedih melihat keluarga perajin tempe dan tahu bahkan tak mampu memberikan uang jajan untuk anak cucunya. Ini hal sederhana yang biasa dilakukan untuk membahagiakan anak cucunya,” katanya.

Penurunan pendapatan dibenarkan oleh Dadan. Kopti pun keberadaannya makin berat. Semangat koperasi yang dibangun dari awal adalah untuk menyejahterakan anggotanya jadi terimbas karena menurunnya pendapatan pengrajin. Namun demikian, Kopti tetap berkomitmen memberikan bantuan bagi anggotanya membutuhkan.

Baca Juga :

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Upaya Kopti untuk memperjuangkan nasibnya ke pemerintah pusat tidak mendapat respon positif. Kopti berharap kembali pada kebijakan awal agar Bulog yang menangani import kedelai dan didistribusikan melalui Kopti. Saat ini pasar terlalu bebas menentukan harga dari importir. Fungsi pengawasan terhadap harga yang berkembang cenderung tidak terkontrol karena harga terkesan dibiarkan ditentukan oleh importir.

Ketika terjadi kenaikan harga seperti ini, Kopti hanya bisa pasrah menerima harga yang ada. Bahkan bisa terjadi harga di Kopti akan lebih mahal sedikit dibandingkan dengan toko sebelah. Namun demikian, hal ini terjadi karena Koperasi memang menyisihkan alokasi untuk kesejahteraan bersama anggota.

“Pemprov Banten harusnya membantu perajin. Menyampaikan aspirasi ke kementerian dan mencari jalan keluar bersama. Bukan diam saja dan berkilah itu sebagai mekanisme pasar belaka,” jelas Maretta.

Maretta menambahkan, pemerintah pusat maupun daerah kurang berpihak pada masyarakat kecil. Kementerian Pertanian pernah menjanjikan harga kedelai turun pada Januari 2021. Tapi yang terjadi justru sebaliknya.

“Selain menjalin komunikasi dengan kementerian, Pemprov Banten perlu memaksimalkan peran Koperasi seperti Kopti ini. Alangkah baiknya ada pembinaan dan dukungan terutama bagi koperasi yang masih berjuang mewujudkan komitmen anggotanya seperti Kopti Serang ini,” imbuhnya.

Maretta berharap, ranah pembinaan yang bisa dilakukan oleh Pemprov Banten mampu membantu menguatkan kembali fungsi koperasi untuk menyejahterakan anggotanya. Karena selama ini belum ada perhatian dari pemprov untuk mendukung perjuangan Kopti.

“Permintaan kami agar harga kedelai dapat kembali di level Rp 7.500 – Rp 8.500 per kilogram, jangan sampai lebih dari itu. Beri kepastian standar harga kedelai yg dijamin pemerintah,” katanya.

Menurutnya, PSI tergerak untuk mengawal upaya pemerintah dalam upaya pengendalian harga kedelai hingga di perajin. PSI akan bergerak menyuarakan aspirasi jeritan perajin kedelai ini di tiap wilayah kabupaten/kota di Indonesia, agar kiranya pemerintah baik pusat maupun daerah akan serius menanggapi permasalahan ini.

“Kehadiran pemprov sangat penting untuk memastikan ketersediaan kedelai di tingkat perajin agar perajin dapat tetap berproduksi. Jangan sampai perajin tempe gulung tikar,” kata Maretta. (Adv)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengangguran Tembus 25 Ribu, Helldy-Sanuji Ditantang Berkomitmen

Next Post

Respons Keluhan Warga, Helldy Ajak Pejabat PU Lihat Jalan Rusak

Related Posts

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah
Pandeglang

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

by Purnama Irawan
Kamis, 9 Juli 2026 06:48

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, MM Fuhaira Amin, menyarankan kepada Pemkab Pandeglang...

Read moreDetails

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Kantor Pertanahan Lebak Klarifikasi Sengketa Sertifikat HGB di Maja

Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Dinkes Serang Temukan 76 Kasus HIV/AIDS, LSL Dominasi Temuan

Rokok Ilegal Ratusan Ribu Bungkus Diamankan di Pabuaran, Tiga Orang Pelaku Ditangkap

INFORMA dan INFORMA Electronics Raih Tiga Penghargaan Retail Asia Awards 2026

16.680 Siswa Diterima SMP, SPMB Lebak Berjalan Lancar

Next Post
Respons Keluhan Warga, Helldy Ajak Pejabat PU Lihat Jalan Rusak

Respons Keluhan Warga, Helldy Ajak Pejabat PU Lihat Jalan Rusak

Pemprov Banten Sebaiknya Punya Bank Tanah

Pemprov Banten Sebaiknya Punya Bank Tanah

Tenaris SPIJ Berikan Beasiswa

Tenaris SPIJ Berikan Beasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 06:48
Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Kamis, 9 Juli 2026 06:36
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Kamis, 9 Juli 2026 06:10
Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Kamis, 9 Juli 2026 06:06
Kantor Pertanahan Lebak Klarifikasi Sengketa Sertifikat HGB di Maja

Kantor Pertanahan Lebak Klarifikasi Sengketa Sertifikat HGB di Maja

Rabu, 8 Juli 2026 19:11
Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Rabu, 8 Juli 2026 19:09
BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 06:48
Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Kamis, 9 Juli 2026 06:36
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Bupati Tangerang Pimpin Doa Bersama

Kamis, 9 Juli 2026 06:10
Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Tb Agus Umam Terpilih Menjadi Ketua Presidium KAHMI

Kamis, 9 Juli 2026 06:06
Kantor Pertanahan Lebak Klarifikasi Sengketa Sertifikat HGB di Maja

Kantor Pertanahan Lebak Klarifikasi Sengketa Sertifikat HGB di Maja

Rabu, 8 Juli 2026 19:11
Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Wabup Serang Dorong Penguatan Edukasi Sosial Terkait Fenomena LGBT

Rabu, 8 Juli 2026 19:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

BPKD Tegaskan Saldo Kas Tak Hilang, DPRD Beri Saran Bintangi Kegiatan Bersumber dari Pendapatan Daerah

by Purnama Irawan
Kamis, 9 Juli 2026 06:48

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, MM Fuhaira Amin, menyarankan kepada Pemkab Pandeglang...

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

Polisi Tangkap Pria Bawa Upal di Terminal Kadubanen

by Purnama Irawan
Kamis, 9 Juli 2026 06:36

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang menangkap seorang pria berinisial HD (46) yang diduga sebagai pengedar upal (uang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak