CILEGON – Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2 milik PT Krakatau Steel (KS).
Pembangunan unit produksi terbaru itu disebut menelan biaya investasi sebesar Rp7,5 triliun.
Direktur Utama PT KS Silmy Karim dalam sambutannya menjelaskan, pabrik HSM dibangun dengan investasi Rp7,5 triliun di atas lahan seluas 25 hektar.
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 1,5 juta ton pertahun. Dengan kapasitas tersebut, total produksi Hot Rolled Coil (HRC) PT KS menjadi 3,9 juta ton per tahun.
“Dan pabrik ini adalah pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan produk HRC dengan ketebalan 1,4 mm,” ujar Silmy, Selasa (21/9).
Pembangunan pabrik ini selain meningkatkan kapasitas produksi nasional, juga dalam rangka meningkatkan daya saing produk baja produksi Indonesia.
Menurut Silmy, hal itu terjadi karena pabrik baru tersebut lebih efisien bisa memangkas biaya operasi sebesar 25 persen
Pabrik tersebut pun diklaim Silmy menggunakan teknologi otomasi terkini 4.0, produk yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang baik.
“Oleh sebab itu produk HRC HSM 2 nantinya akan diutamakan untuk mengisi pangsa pasar otomotif yang membutuhkan kualitas baja terbaik,” tuturnya. (Bayu Mulyana)










