Selain itu, dalam pemasaran umbi sente dan produk pertanian lainnya, Koperasi PKM sudah menerapkan digitalisasi dengan membuat lapak penjualan di PlayStore dengan nama Gudang Tani. “Tak lama lagi akan berjalan. Sekarang masih tahap trial and error,” ungkap Hendra.
Selain mengembangkan produk umbi sente, Koperasi KMP berencana masuk ke komoditas lain, seperti wortel, umbi beneng, alpukat, duren, dan petai. “Lewat koperasi, kita akan terus mengembangkan potensi sektor pertanian, khususnya yang ada si Pandeglang. Walau kita akui, permodalan Koperasi PKM harus terus mendapat perkuatan agar bisa lebih berkembang lagi,” pungkas Hendra.
Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim optimsitis komunitas petani umbi sente di Cinyurup bakal lebih besar lagi, baik dari sisi kapasitas produksi maupun kualitas produknya. Apalagi model bisnis sudah tercipta dan sudah berjalan dengan baik. “Ada komunitas petani, koperasi, offtaker, hingga pihak-pihak pendukung lainnya, termasuk swasta. Saya yakin Koperasi PKM akan semakin maju,” papar Arif.
“Peluang bisnis umbi sente masih besar. Kebutuhan akan umbi sente sebesar 10 ton, tapi baru bisa dipenuhi 2 ton,” kata Arif dalam siaran pers.
Arif menambahkan, pihaknya akan selalu memberikan dukungan bagi perkuatan kelembagaan koperasi, termasuk pelatihan-pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan anggota. “Sehingga, koperasi bisa lebih mensejahterakan masyarakat petani disini,” ujar Arif.
Dia berharap program Perhutanan Sosial di Cinyurup semakin berkembang dengan mendorong pertumbuhan wisata agro dan desa wisata. “Ini semua menggambarkan bagusnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, Perhutani, dan stakeholder lainnya,” imbuh Arif.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Agus Mintono yang hadir bersama Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Arief Rachman berpesan agar Koperasi PKM mampu menyejahterakan anggotanya yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Agus berharap agar Koperasi PKM mampu menjembatani kepentingan petani dengan industri melalui pola kemitraan. (aas)











