Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan persentase produk UMKM Indonesia yang masuk pasat internasional baru 15 persen. Data per Mei 2021 ini terbilang masih kecil.
Dibandingkan negara tetangga, masih kalah. Seperti Malaysia mengekspor produk UMKM hampir 20 pesen dan Thailand yang mendekati 30 persen.
Dari data itu menunjukkan bahwa peluang ekspor produk UMKM Indonesia sangat besar. Berikut ini kiat bagi pelaku usaha untuk menembus pasar internasional:
Teliti Potensi Pasar
Untuk menjawab bagaimana peluang produk masyarakat menembus pasar internasional, pengusaha harus meneliti potensi pasarnya. Ini bisa dilakukan dengan cara melihat potensi sebuah produk untuk diekspor berdasarkan data transaksi ekspor sebelumnya.
Dengan memiliki segmentasi pasar dan meneliti potensinya, setidaknya akan mengetahui kemungkinan peluang yang bisa dimanfaatkan. Cobalah fokus pada potensi pasar internasional yang bisa ditembus produk lokal, seperti usaha pakain, kedai kopi, bahan makanan, dan masih banyak lagi.











