URUTAN KEEMPAT
Di Teluk Youtefa, Jayapura, tim dayung gagal menambah medali bagi Kontingen Banten. Di nomor Traditional Boot Race (TBR) 200 Meter Putra, atlet Banten hanya mampu di urutan keempat dengan catatan waktu 00.50.819.
Juara pertama nomor ini diraih Jawa Barat dengan waktu 00.49.059. Posisi kedua diraih Kalimantan Tengah dengan waktu 00.49.098 dan posisi ketiga diraih Papua Barat dengan waktu 00.50.557.
Pelatih Dayung Banten Ahmad Yaman meminta maaf karena timnya tidak bisa lagi menambah perolehan medali untuk Banten. Kemarin (11/10), menjadi hari terakhir perlombaan dayung.
“Kami mohon maaf belum bisa menambah perolehan medali bagi Banten. Tim sudah berupaya maksimal. Kami hanya kalah sepersekian detik dari Papua Barat,” ungkapnya.
“Perlombaan dayung telah usai. Untuk PON Papua, kami berhasil mempersembahkan satu perak dan satu perunggu,” kata Yaman menambahkan.
Perolehan medali dari tim dayung Banten tidak sesuai harapan Yaman. Yakni, bisa membawa pulang satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
“Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Harapan saya untuk PON 2024, (tim dayung-red) Banten bisa berprestasi maksimal melebihi PON Papua,” tegas Yaman.
Saat ini, skuat dayung diisi atlet-atlet muda. Dengan latihan dan pembinaan yang maksimal, Yaman yakin, dayung akan terus eksis menyumbangkan medali bagi Banten. (don)










